Dirjen Pajak Mengundurkan Diri


Selasa, 01 Desember 2015 - 20:24:14 WIB
Dirjen Pajak Mengundurkan Diri

JAKARTA, HALUAN — Tak mampu mengejar target, Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Sigit Priadi Pra­mu­dito mengundurkan diri dari jabatannya, Selasa (1/12). Surat pengunduran diri Dir­jen Pajak itu sudah diterima Menteri Keuangan (Men­keu) Bambang PS Bodjo­negoro.

Sigit mundur karena merasa tidak bisa mengejar target pajak tahun ini yang sebesar Rp 1.294 triliun, bahkan tidak mencapai tar­get minimal 85 persen.

Menkeu sendiri telah menunjuk Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Pajak Ken Dwi­jugiastadi yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Dirjen Pajak Kemenkeu.

“Ya sudah, tadi sudah dilantik. Pak Ken Plt,” kata Bambang di kantornya, Ja­karta, Selasa (1/12/2015).

Bambang mengaku, Ken akan menjabat sebagai Plt hingga penunjukan Dir­jen Pajak baru yang definitif. “Alasan? Ya mengundurkan diri. Pakai surat. Alasannya ya karena menganggap tidak mampu mengejar target,” jelasnya.

Sekadar informasi, jika penerimaan pajak hanya mencapai 85-90 persen, maka tunjangan kinerja akan dipotong 15 persen. Hal ini sesuai dengan aturan yang telah disepakati.

Adapun tunjangan ki­nerja yang seharusnya dida­patkan oleh pegawai pajak dimulai dari Rp8 juta untuk pegawai pelaksana lainnya hingga Rp117 juta untuk pejabat eselon I.

Menurut Darussalam, penga­mat pajak dari Danny Darussa­lam Tax Center, sikap Sigit itu merupakan langkah berani yang patut diapresiasi.

“Mundurnya Pak Sigit meru­pa­kan peristiwa langka, patut diapresiasi,” ujar Darussalam seperti dikutip detikFinance, Selasa (1/12/2015).

Darussalam menambahkan, perolehan pajak tidak pernah mencapai target setelah 2008, namun bukan berarti tidak ter­capainya target itu merupakan kesalahan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak. Sebab, target tidak tercapai bukan karena Ditjen Pajak tidak bekerja, me­lainkan target yang ditetapkan itu di luar jangkauan karena terlalu tinggi.

“Siapa pun Dirjen Pajaknya, kalau target pajak tidak realistis, itu tetap tidak akan tercapai,” kata Darussalam

Sebelumnya Sigit dilantik 6 Februari 2015, pria kelahiran 17 Mei 1959 ini merupakan golo­ngan IV/c dan sudah berkarir sejak 1987 di Ditjen Pajak. Gelar pendidikan terakhir dari Sigit adalah Master of Arts in Economics.

Sementara itu, Ken Dwi­jugiasteadi merupakan Staf Ahli Menkeu Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak. Ken sebelumnya bersama Sigit masuk tiga besar dalam seleksi calon dirjen pajak. Sebelum menjadi staf ahli dirjen pajak sempat menjadi Kepala Kanwil Jawa Timur. (h/dtf/okz/met)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM