Pedagang Objek Wisata Singkarak Keluhkan Razia Polisi


Jumat, 04 Desember 2015 - 03:14:49 WIB

Sejak beberapa bulan terakhir ini, pengunjung sangat sepi dari tamu yang datang, tamu yang datang biasanya kaum muda menggunakan sepeda motor,namun sejak intensifnya razia di Polsek Singkarak setiap hari, banyak tamu yang tidak datang.

“Bahkan ada yang nongkrong saja jauh-jauh men­jelang razia bubar,” ujar Jon, seorang pedagang di kawasan Singkarak kepada Haluan, Rabu (2/12).

Tidak seperti sebelumnya, di Polsek sangat jarang razia di jalan, namun entah bagaimana sejak dua bulan terakhir dalam satu hari itu dua kali razia pada pagi dan sore. Padahal tamu yang sering berkunjung itu, kaum muda menggunakan sepeda motor.

Mereka takut melintas di depan Polsek, karena mungkin saja ada kekurangan dalam kelengkapan kendaraan. Yang sangat kesal sekali, razia tidak hanya di depan Polsek, namun juga jalan alternatif di dermaga dicegat. Polisi mengetahui, karena sepeda motor bisa menghindar melewati Mapolsek.

Sejak setahun lalu, masyarakat yang bermukim di pinggir Danau Singkarak memang lebih banyak mem­buka warung untuk menambah pendapatannya. Bahkan sejak dermaga dibenahi, jumlah pedagang meningkat tajam. Setiap hari, pedagang bisa meraup keuntungan bersih sekitar Rp150.000 sampai Rp 200.000. Tapi sejak intensif razia, pendapatan menurun drastis.

Lantaran sudah mengganggu ekonomi pedagang, menurut Jon, dalam dua hari ini pemuda Singkarak dan ninik mamak bakal mengadakan pertemuan untuk membahas masalah tersebut. Saat ini, beberapa unsur pemuda baru membicarakan dari mulut ke mulut.

Keluhan tentang razia setiap hari tidak hanya dari pedagang, malahan sopir angkutan juga demikian. Soalnya lalu lintas kurang lancar, apalagi posisi razia berada ditikungan jika dari Padang Panjang. Sopir sering membawa kendaraan dalam kecepatan tinggi dari Padang Panjang, namun sering melakukan rem mendadak ketika ada razia dan tidak heran sering terjadi macet. Munculnya kemacetan karena jalan sempit di depan Mapolsek, sementara polisi menghentikan semua kendaraan yang melintas.

Kapolres Solok Kota melalui Kabag Ops Kompol Riva’i kepada Haluan di Mami Hotel, Kota Solok, Kamis lalu, membenarkan kalau razia memang intensif, terutama dalam menyonsong Pemilihan Kepala Daerah.

“Razia dimaksudkan untuk mencegah kemungkinan terjadinya gangguan keamanan. Mereka yang mem­per­soalkan razia, umumnya bagi pengendara yang tidak lengkap surat-surat kendaraannya. Kalau ada polisi yang minta uang saat razia, tolong foto dan laporkan siapa namanya,” tegasnya. (h/alf)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 19 Februari 2020 - 15:25:57 WIB

    Pasar Kotanopan Sempit, Pedagang Pilih Berjualan di Jalan

    Pasar Kotanopan Sempit, Pedagang Pilih Berjualan di Jalan PASAMAN, HARIANHALUAN.COM-Sejumlah pedagang mengaku enggan berjualan di Pasar Kotanopan, Nagari Kotanopan, Kecamatan Rao Utara. Padahal pasar itu baru siap direvitalisasi oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman pada akhir tahun 201.
  • Jumat, 24 Januari 2020 - 19:59:48 WIB

    Pedagang Keluhkan Atap Los Lambuang Bocor, Dinas PUPR Peringatkan Pemborong

    Pedagang Keluhkan Atap Los Lambuang Bocor, Dinas PUPR Peringatkan Pemborong PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Bahagian atap los lambuang Pasar Kuraitaji masih dirasakan ada yang bocor hal itu dapat dirasakan ketika hari hujan, kondisi demikian dapat mengundang ketidak nyamanan pengunjung yang bebelanja d.
  • Jumat, 11 Mei 2018 - 11:26:41 WIB

    44 Kios Penampungan Pedagang Diserahkan ke Pemko

    44 Kios Penampungan Pedagang Diserahkan ke Pemko PADANG, HARIANHALUAN.COM – Jelang rampungnya pembangunan Pasar Atas, Bukittinggi pascakebakaran tahun lalu, pemerintah setempat membangun kios penampungan bagi pedagang.Pada pelaksanaannya, Pemko Bukittinggi tak dibiarkan s.
  • Senin, 18 Desember 2017 - 16:49:33 WIB

    Bank Danamon Serahkan Bantuan untuk Pedagang Pasar Aur Kuning

    Bank Danamon Serahkan Bantuan untuk Pedagang Pasar Aur Kuning BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM – Bentuk kepedulian terhadap korban kebakaran Pasar Aur Kuning Bukittinggi yang terjadi beberapa waktu yang lalu, Bank Danamon melalui Yayasan Danamon Peduli serahkan bantuan berupa tiga unit .
  • Jumat, 10 November 2017 - 11:23:58 WIB

    Pedagang Tolak Usulan Pemko Bukittinggi Relokasi Pasar Atas Buntu

    Pedagang Tolak Usulan Pemko Bukittinggi  Relokasi Pasar Atas Buntu BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM – Sepuluh hari pascakebakaran Pasar Atas Bukittinggi, tempat relokasi pedagang masih belum menemui titik terang. Pemko Bukittinggi dan pedagang masih bersikap tarik ulur dalam menentukan tempat.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM