Siap Kalah, Siap Menang


Rabu, 09 Desember 2015 - 03:14:53 WIB

Suksesi kekuasan di daerah yang dilangsungkan di pengujung tahun 2015 ini diharapkan dapat berjalan aman, lancar, tertib dan demokratis tanpa dinodai oleh kecurangan dan upaya-upaya untuk menggagalkan pelaksanaan Pilkada itu sendiri. Para pasangan calon seyogiayanya memasang niat ‘siap kalah dan siap menang’. Kalau hanya siap menang, banyak orang yang bisa memerankannya. Tapi untuk siap kalah, bukan sesuatu yang gampang. Namun yang perlu digarisbawahi bagi para pasangan calon, peluang kalah jauh lebih besar ketimbang peluang untuk menang.

Agar para kandidat dapat menerima hasil Pilkada dengan baik dan sabar, maka laksanakanlah dengan jujur, adil dan demokratis. Bila di antara calon ada yang curang, maka sulit diharap hasil pilkada dapat diterima secara legowo oleh calon lainnya.  Apalagi jika kecurangan, ketidakindependenan tersebut ada pada penyelenggara Pilkada, yakni KPU dan jajarannya, maka sama saja KPU melakukan bunuh diri. 

Di Sumatera Barat ada 14 pilkada, yakni Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Pilkada Kabupaten Padang Pariaman, Pilkada Kabupaten Agam, Pilkada Kabupaten Pasaman Barat dan Pilkada Kabupaten Pasaman. Berikutnya Pilkada Kota Bukittinggi, Pilkada Kabupaten Limapuluh Kota, Pilkada Kabupaten Tanah Datar, Pilkada Kabupaten Sijunjung, Pilkada Kota Solok, Kabupaten Solok dan Pilkada Kabupaten Dharmasraya. Se­lanjutnya Pilkada Kabupaten Solok Selatan dan Pilkada Kabupaten Pesisir Selatan.

Jumlah pemilih pada Pilkada Gubernur – Wakil Gubernur (Pilgub) Sumbar yang terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 3.481.086 pemilih (laki-laki 1.716.609 dan perempuan 1.764.479). Sedangkan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Sumbar 11.121 TPS. TPS tersebut tersebar pada 19 kota/kabupaten, 179 kecamatan dan 1.130 desa/kelurahan.

Sedangkan DPT 13 kota/kabupaten yang menye­lenggarakan adalah sebagai berikut; Kabupaten Padang Pariaman 275.845 pemilih, Kabupaten Agam 331.364 pemilih, Kabupaten Pasaman Barat 248.154 pemilih, Kabupaten Dharmasraya 133.206 pemilih, Kabupaten Limapuluh Kota 262.738 pemilih, Ka­bupaten Sijunjung 147.278 pemilih dan Kabupaten Solok 284.265 pemilih.

Berikutnya; Kota Bukittinggi 72.450 pemilih, Kabupaten Tanah Datar 266.507 pemilih, Kabupaten Pasaman 187.147 pemilih, Kabupaten Pesisir Selatan 315.998, Kota Solok 44.650 pemilih, dan Kabupaten Solok Selatan 109.761 pemilih.

Siapa pun yang keluar sebagai pemenang harus berjiwa besar. Apa pun hasil Pilkada, semua kita harus menunjukkan kebesaran jiwa. Semua kita harus berjiwa besar mengakui kemenangan itu.

Rakyat Indonesia sangat berharap  Pilkada berjalan, aman, tertib, lancar, demokratis dan sukses. Biduak lalu, kiambang batauik. Setelah Pilkada usai, hubungan masing-masing anggota tim yang berbeda dukungan, jangan pula selesai. Semoga! **

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 06 Juli 2019 - 18:55:58 WIB

    Raih Suara Terbanyak, Zigo Rolanda Siap Lanjutkan Pengabdian di Solok Selatan

    Raih Suara Terbanyak, Zigo Rolanda Siap Lanjutkan Pengabdian di Solok Selatan PADANG, HARIANHALUAN.COM – Sebagai rasa syukur atas dukungan masyarakat dan niat tulusnya membangun kampung halaman, Anggota DPDR Sumbar, Zigo Rolanda memutuskan maju sebagai wakil rakyat di Kabupaten Solok Selatan..
  • Jumat, 17 Mei 2019 - 19:11:22 WIB

    Bidikmisi Untuk Siapa?

    Bidikmisi Untuk Siapa? Siang itu, seorang mahasiswa mengunjungi gedung rektorat kampusnya untuk mengajukan bantuan pendidikan bidikmisi. Melalui salah satu pembantu rektorat, mahasiswa tersebut mengaku tidak mampu secara ekonomi. Setelahnya, pihak .
  • Rabu, 07 Februari 2018 - 09:59:39 WIB

    Minangkabau Summit: Peringatan HPN untuk Siapa?

    Minangkabau Summit: Peringatan HPN untuk Siapa? Menjelang akhir Januari yang lalu, Karni Ilyas kena rundung (bully) karena cuitannya di Twitter tentang kebiasaan buruk pemakaian bahasa Inggris di ruang publik..
  • Kamis, 29 September 2016 - 02:42:55 WIB

    RTKD untuk Siapa?

    RTKD untuk Siapa? RIGHT to Know Day (RTKD) di Indonesia dikenal sebagai Hari Hak untuk Tahu se Dunia, setiap 28 September Indonesia dan dunia memperingatinya..
  • Sabtu, 06 Agustus 2016 - 04:05:58 WIB

    Tuntaskan Persiapan Pemberangkatan JCH

    Hari Selasa, tanggal 8 Agustus 2016 atau hanya tinggal tiga hari lagi, Jemaah Calon Haji (JCH) kloter pertama sudah masuk Asrama Haji Tabing Padang. Besok harinya, kloter pertama berangkat menuju Medinah..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]