KPU Bukittinggi Musnahkan 2.216 Surat Suara


Kamis, 10 Desember 2015 - 02:56:43 WIB
KPU Bukittinggi Musnahkan 2.216 Surat Suara

Total surat suara pemi­lihan yang dimusnahkan oleh KPU Bukittinggi itu berjumlah 2.216 lembar, terdiri surat suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gu­bernur Sumbar berjumlah 458 lembar dan surat suara pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi berjumlah 1.758 lembar.

Divisi Sosialisasi KPU Bukittinggi Benny Aziz me­ngatakan, dari 74.827 jum­lah surat suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gu­bernur Tahun 2015, ditemui sejumlah surat suara yang rusak, setelah dilakukannya penyortiran. Sedangkan su­rat suara pemilihan Wali­kota Bukittinggi dan Wakil Walikota Tahun 2015 yang rusak, ditemui setelah KPU menyortir 76.127 lembar surat suara. Selain itu, KPU juga menemukan kelebihan surat suara sebanyak 1.584 lembar.

Baca Juga : Bupati Khairunas Imbau TP PKK Solok Selatan Tingkatkan Etos Kerja di Era New Normal

Dikatakannya, pemus­naan surat suara ini dila­kukan, agar tidak terjadi penyalahgunahan oleh ok­num yang tidak bertang­gungjawab.

“Jadi pemusnaan surat suara ini kita lakukan sebe­lum penghitungan surat suara sah yang telah di cob­los oleh masyarakat, dan dalam pemusnaan surat sua­ra ini kita disaksikan oleh Panwaslu dan Kepolisian,” ujarnya.

Baca Juga : Dokter Dian Fadly Kunjungi Panti Asuhan dan Santri Tahfiz di Padang Panjang

Selain surat suara pe­milihan  Gubernur dan Wa­kil Gubernur serta surat suara pemilihan Walikota Bukittinggi dan Wakil Wa­likota Tahun 2015, juga terdapat sebanyak 9.150 lembar formulir C6 yang dikembalikan oleh Kelom­pok Penyelenggara Pemu­ngutan Suara (KPPS) Selasa malam.

Dijelaskannya, pengem­balian C6 itu dikarenakan ada ditemui data ganda dan yang telah meninggal dunia serta masyarakat yang pin­dah alamat, tetapi masya­rakat itu sendiri tidak meng­komfirmasikan kepin­dahan­nya, karena merasa masih tinggal di kelurahan yang sama.

Baca Juga : Semarakkan Ramadan, Pemuda Masang Timur Gelar MTQ Tingkat Nagari

“Apabila mereka tidak mendapat C6 tetapi mereka terdaftar sebagai DPT, me­re­ka cukup menujukan in­dititas (KTP) dan nomor DPT yang tertera agar bisa mencoblos. Khusus ma­sya­rakat yang tidak terdaftar di DPT, tapi mereka memiliki KTP Bukittinggi, KPPS te­lah menyediakan waktu un­tuk masyarakat ini menggunakan hak suaranya hingga pukul 13.00WIB,” pungkas Benny Aziz. (h/wan)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]