ASN Pegang Peranan Strategis


Jumat, 11 Desember 2015 - 02:55:34 WIB
ASN Pegang Peranan Strategis

Demikian dikatakan Asisten III Setda Pasaman, Asnil dalam membuka kegiatan bimbingan teknis penyusunan SKB bagi ASN di Pemkab Pasaman.

Dikatakan Asnil, kunci yang perlu diperhatikan aparatur adalah profesionalisme, komitmen, integritas dan kemauan untuk perbaikan dalam birokrasi di­per­lukan cara pandang baru dan pola pikir seorang aparatur pemerintahan yang lamban, menuju terwujudnya aparatur birokrasi yang professional dan bertindak cepat dan cepat tanggap.

Baca Juga : Tegas! Bupati Sutan Riska Larang ASN Mudik

Diketahui saat ini, permasalahan umum yang dihadapi birokrasi khususnya di daerah, antara lain produktifitas PNS dinilai belum optimal, sistem pengkajian yang belum didasarkan pada bobot jabatan dan prestasi kerja dan implemantasi sistem pembinaan PNS belum didasarkan pada merit sistem. Akibatnya, reformasi kepegawaian belum berjalan optimal.

Dia menambahkan, banyak perbaikan-perbaikan pada tubuh birokrasi yang dilakukan, guna bersiap menghadapi tantangan global. Oleh karena itu, melalui  bimtek penyusunan sasaran kinerja pegawai dan penilaian prestasi kerja pegawai yang dilaksanakan sekarang, diharapkan mampu menyusun SKP instan dapat membentuk sikap profesionalisme saudara dengan menerapkan mereview ilmu terkait pendidikan dan pelatihan, managemen ASN dan menyusun sasaran kerja pegawai dan melakukan penilaian.

Baca Juga : Kabupaten Dharmasraya Kembail Raih Predikat WTP Keenam Kali

Secara terpisah, tim Bimtek BPKB Sumatera Barat lakukan bimbingan teknis terhadap sasaran penyusunan pegawai pamong belajar SKB Pasaman pada Kamis (10/12) di Lubuk Sikaping.

Menurut Madrian, selaku kepala  tata usaha BPKB Sumatera Barat menyebutkan, SKP wajib bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagai bentuk pe­rtang­gung jawaban dan dapat mengetahui kinerja para pamong belajar yang ada di SKB Pasaman. (h/tos)

PASAMAN, HALUAN — Dalam penyelenggaraan pemerintah dituntut terlaksananya reformasi birokrasi terus didengungkan, agar upaya perubahan dan pembenahan dalam tubuh birokrasi terus dilakukan, dalam kaitannya dengan konteks sub sistim aparatur menjadi pemegang peranan yang strategis.

Demikian dikatakan Asisten III Setda Pasaman, Asnil dalam membuka kegiatan bimbingan teknis penyusunan SKB bagi ASN di Pemkab Pasaman.

Dikatakan Asnil, kunci yang perlu diperhatikan aparatur adalah profesionalisme, komitmen, integritas dan kemauan untuk perbaikan dalam birokrasi di­per­lukan cara pandang baru dan pola pikir seorang aparatur pemerintahan yang lamban, menuju terwujudnya aparatur birokrasi yang professional dan bertindak cepat dan cepat tanggap.

Diketahui saat ini, permasalahan umum yang dihadapi birokrasi khususnya di daerah, antara lain produktifitas PNS dinilai belum optimal, sistem pengkajian yang belum didasarkan pada bobot jabatan dan prestasi kerja dan implemantasi sistem pembinaan PNS belum didasarkan pada merit sistem. Akibatnya, reformasi kepegawaian belum berjalan optimal.

Dia menambahkan, banyak perbaikan-perbaikan pada tubuh birokrasi yang dilakukan, guna bersiap menghadapi tantangan global. Oleh karena itu, melalui  bimtek penyusunan sasaran kinerja pegawai dan penilaian prestasi kerja pegawai yang dilaksanakan sekarang, diharapkan mampu menyusun SKP instan dapat membentuk sikap profesionalisme saudara dengan menerapkan mereview ilmu terkait pendidikan dan pelatihan, managemen ASN dan menyusun sasaran kerja pegawai dan melakukan penilaian.

Secara terpisah, tim Bimtek BPKB Sumatera Barat lakukan bimbingan teknis terhadap sasaran penyusunan pegawai pamong belajar SKB Pasaman pada Kamis (10/12) di Lubuk Sikaping.

Menurut Madrian, selaku kepala  tata usaha BPKB Sumatera Barat menyebutkan, SKP wajib bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagai bentuk pe­rtang­gung jawaban dan dapat mengetahui kinerja para pamong belajar yang ada di SKB Pasaman. (h/tos)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]