Padang Pariaman Terendah, Dharmasraya Tertinggi

Partisipasi Pemilih di Bawah 60 Persen


Selasa, 15 Desember 2015 - 03:30:34 WIB
Partisipasi Pemilih di Bawah 60 Persen

Dari pengolahan data Haluan dari situs pilkada2015.kpu.go.id hingga Senin (14/12), partisipasi di Kabupaten Padang Pariaman terca­tat terendah yaitu 54,64 persen. Sedangkan partisipasi tertinggi berada di Kabupaten Dharmasraya sebanyak 73,18 persen.  Sementara untuk pemilihan gubernur, partisi­pasi tercatat 59,12 persen. Dengan demikian, ada 40 pemilih yang tak menggunakan hak pilihnya pada Pilkada lalu. Kelompok ini lebih dikenal dengan Golput. Pilgub ini juga mencatat sebanyak 2.338 penyandang disabilitas mengguna­kan hak pilihnya.

Dari 13 kabupaten dan kota serta pemilihan gubernur yang menghe­lat pesta demokrasi saat ini, partisi­pasi pemilih memang menjadi sorotan banyak pihak. Berbagai pihak memprediksi, ini sebagai buah dari “terbatasnya” ruang gerak calon untuk melakukan sosialisasi karena KPU meng-handle  program sosialisasi.

Biasonyo banyak gambar calon (kepala daerah) di sepanjang jalan. Kini agak kurang tampaknyo pak. Jadi, baa urang ka tau Pilkada serentak ko,”kata Ilyas, warga Kurao Pagang, Kota Pa­dang pada Haluan beberapa waktu lalu.

Pengamat Politik Universitas An­dalas, Asrinaldi menyebut, berkaca pada dua Pilkada se­belumnya, yakni Pilgub 2005 yang partisipasinya hanya 64,3 persen, dan Pilgub 2010  yang turun  63,62 persen, memung­kinkan terjadinya penurunan partisipasi di Pilkada ini.

“Pilkada sekarang sosiali­asinya  tidak semasif dulu. So­sialisasi di media pun terbilang  dibatasi. Melihat kondisi ini, ancaman Golput pada Pilkada Sumbar memang akan besar,” ujar Asrinaldi dalam edisi Ha­luan sebelumnya.

Hingga Senin (14/12) pukul 22.00 WIB,  tiga Komisi Pemili­han Umum (KPU) yang belum menyelesaikan scan formulir c1 plano ke website KPU RI. Yaitu, Kabupaten Agam yang baru mengunggah datanya sebanyak 99,56 persen dan Kabupaten Pasaman Barat yang baru me­ngunggah datanya sebanyak 93,18 persen.  Sementara KPU Kabu­paten Kepulauan Mentawai justru lebih rendah, yakni 39,56 persen.

Hal ini menyebabkan, hitung cepat di tingkat provinsi juga belum tuntas, masih sampai 98,64 persen. Meksipun terjadi pergerakan data dari hari ke hari, namun tidak mempengaruhi terhadap hasil hitung cepat yang digelar KPU.

Meskipun tidak bersifat final, berdasarkan rekap KPU Agam yang diunggah di website https://pilkada2015.kpu.go.id/agamkab menempatkan pasangan Indra Catri-Trinda Farhan Satria seba­gai peraih suara terbanyak de­ngan perolehan 53,58 persen atau 93.783 suara dan Irwan Fikri-Chairunas meraih 46,42 persen atau 93.783 suara.

Di Pasaman Barat melalui website https://pilka­da2015.­kpu.go.id/pasamanbaratkab,   menunjukkan pasangan Sya­hi­ran-Yulianto unggul sementara dengan perolehan 38,95 persen atau 57.509 suara dan posisi kedua diraih Zulkenedi Said-Risnawanto dengan perolehan 33,93 persen atau 50.093 suara dan posisi terakhir diraih pasa­ngan Hamsuardi-Kartuni dengan perolehan 27,12 persen atau 40.046 suara.

Kemudian, untuk tingkat gubernur, masih menempatkan pasangan Irwan Prayitno-Nasrul Abit meraih 58,69 persen suara atau 116.2014 suara, unggul di 17 kabupaten kota se Sumbar. Se­men­tara pesaingnya,  Muslim Kasim-Fauzi Bahar memenangi Pilkada di Kabupaten Padang Pariaman dan Mentawai dengan 41,31 persen suara atau 817.982 suara.  (h/eni)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]