Setelah ke Mabes Polri

Riza Khalid Dilaporkan ke Polda Sumbar


Selasa, 15 Desember 2015 - 03:31:47 WIB
Riza Khalid Dilaporkan ke Polda Sumbar

Terbaru, Forum Insan Kreatif dan Ber­ka­rakter (IKRAR) STIH Pa­dang melaporkan Riza ke Ditreskrimum Polda Sum­bar karena dianggap telah mencemarkan nama baik Sumbar. Sebelumnya, Riza dilaporkan komponen mas­ya­rakat minang lain ke Ma­bes Polri.

Dewan Pelindung Fo­rum IKRAR STIH Padang, Davip Maldian kepada war­ta­wan mengatakan, pernya­taan pe­ngu­saha minyak yang menyebut Sumbar sebagai Provinsi Dajjal adalah se­buah penghinaan, penis­taan dan pelecehan terhadap seluruh warga Sumbar dan etnis Minangkabau. Sehing­ga laporang ke pihak yang berwajib ini meru­pakan jalan terbaik yang harus di­tempuh demi harga diri Sumbar.

“Dajjal itu artinya pembo­hong besar, tukang adu domba, picik dan simbol kejelekan lain­nya. Pernyataan Riza Khalid sungguh sangat disayangkan karena berpotensi menimbulkan keretakan berbangsa dan ber­negara. Mengundang konflik,” ucapnya, Senin (14/12).

Di tempat yang sama, Ketua Forum IKRAR Amrinizal me­nye­butkan, langkah melaporkan Riza Khalid ke pihak yang ber­wajib merupakan bukti kepe­dulian Fo­rum IKRAR terhadap pelanggaran hukum yang menye­babkan seluruh masyarakat Sum­bar merasa terhina dengan tu­duhan yang dianggap tidak ber­dasar tersebut.

“Jelas sekali penghinaan ini harus disikapi. Kami sebagai orang yang belajar hukum, tentu akan taat dan patuh terhadap hukum. di saat Sumbar dituduh dengan ucapan tak berdasar seperti yang disebutkan Riza Khalid, maka sudah kewajiban kami untuk melaporkannya untuk diusut dan diproses secara hu­kum. karena jelas-jelas ia mela­kukan pelang­garan hukum,” tutur Amrinizal.

Dalam mendirikan Bangsa dan Negara Indonesia, lanjutnya, Orang Minang atau Sumbar memiliki peran yang besar. Ter­bukti dengan tercatatnya tokok-tokoh Minang sebagai pejuang bangsa, seperti Proklamator M. Hatta, M. Natsir, M Yamin, Tan Malaka, H. Agus Salim, Tuanku Imam Bonjol, Siti Mangopoh dan puluhan tokoh lainnya. Sehingga, ucapan Riza Khalid terasa sa­ngat-sangat melukai hati mas­yarakat Sumbar.

“Permintaan yang kami se­but­kan dalam laporan itu jelas. Kami meminta Riza Khalid untuk me­narik lagi perkataannya, meng­klarifikasi ucapan yang menyebut Sumbar Provinsi Daj­jal, dan me­nyam­paikan permin­taan maafnya kepada Masyarakat Sumbar. Ini tunturan yang tak bisa ditawar sama sekali,” tegas­nya lagi.

Sementara itu, Penasehat Forum IKRAR Laurensius Arli­man S, SH, SE, M. Kn menam­bahkan, Riza Khalid telah mela­kukan pelanggaran terhadap Pasal 310 Ayat 1  junto Pasal 156 KUHP tentang pencemaran na­ma baik, serta Pasal 28 dalam UU ITE.

“Sebelumnya beberapa lapo­ran telah dibuat oleh kelompok lain. Isi tuntutannya sama. Na­mun, kami tetap mengimbau kepada seluruh Masyarakat Sum­bar, terutama bagi mereka yang memahami persoalan ini,untuk ikut melaporkan Riza Khalid agar proses hukumnya dapat dengan cepat berjalan,” harap­nya. (h/mg-isq)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]