Rupiah Melemah, Bisnis Umrah Terguncang


Rabu, 16 Desember 2015 - 03:46:12 WIB
Rupiah Melemah, Bisnis Umrah Terguncang

Direktur Utama PT Wahana Mitra Wisata Muharom Ahmad memprediksi, omzet bisnis perjalanan umrah sepanjang 2015 akan mengalami penurunan sekitar 15% ketimbang 2014. Ia menyebut dua momen yang diharapkan menjadi katalis positif pendongkrak minat berumrah, belum menunjukkan tanda-tanda positif.

Misalnya momen peringatan Maulid Nabi Mu­hammad SAW yang biasanya rampai permintaan umrah, untuk tahun ini yang akan jatuh pada 24 Desember 2015 tak menunjukkan ada lonjakan permintaan. Begitu juga musim liburan akhir tahun yang biasanya permintaan membludak, akhir tahun ini tak ada tanda lonjakan besar.

Baca Juga : Jarang Dilirik, Saham Raja Lakban Ini Punya Kas Berlimpah, Seperti Apa Profitabilitasnya?

Muharom menduga, lesunya permintaan perjalanan umrah tahun ini lantaran kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) yang melemah. Kondisi ini membuat ongkos umrah menjadi terasa lebih mahal. “Terlebih saat saat ini rupiah kembali tembus ke level Rp14.000 per dollar,” terang Muharom, Senin (14/12).

Hanya saja Direktur Utama PT Thayiba Tora Tours & Travel Artha Hanif tak sependapat dengan Muharom. Ia malah optimistis bisnis perjalanan umrah yang menyasar segmen kelas menengah atas tak terkena imbas pelemahan rupiah.

Baca Juga : Harga Cabai Rawit di Pasar Raya Padang Makin Pedas, Tembus Rp72.000 Per Kg

“Kalau targetnya middle low, baru bermasalah dengan kurs,” tandas Artha, tanpa memperinci berapa besar pencapaian bisnis umrah yang ia kelola tahun ini.

Sementara PT Wahana Mitra Wisata, penyelenggara umrah PT Thayiba Tora Tours & Travel juga optimistis bakal mengantongi pertumbuhan permintaan perjalanan umrah tahun ini sebesar 15%.

Baca Juga : Dukung Pelaku UMKM, Dua Perusahaan Raksasa Ini Integrasikan Layanan Iklan Digital

Ia menyebut peak season seperti bulan Desember 2015 ini permintaan perjalanan umrah di perusahaan yang ia kelola justru melonjak sekitar 40% jika dibandingkan dengan bulan-bulan biasa. Hanya saja ia tidak memerinci berapa bayak order perjalanan umrah yang ia layani.

Sebagai gambaran, bisnis umrah memang terus mekar di Indonesia. Kondisi ini pula yang merangsang minat maskapai untuk melayani penerbangan langsung menuju Jeddah dari kota-kota besar di Indonesia.  (h/trn)

Baca Juga : Dorong UMKM, Emersia Hotel Sajikan Makanan Hasil Tani di Buffet Sarapan Pagi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]