Hari Ini Hitung Kabupaten

KPU Tanah Datar: Tidak Ada Bantahan di Tingkat Kecamatan


Rabu, 16 Desember 2015 - 03:49:37 WIB
KPU Tanah Datar: Tidak Ada Bantahan di Tingkat Kecamatan

“Hingga hari ini KPU Tanah Datar tidak ada me­nerima nota keberatan baik dari saksi ke empat pasangan calon, Panwas maupun PPK terkait proses penghitungan di tingkat kecamatan, sean­dainya terdapat keberatan, saksi atau panwas tingkat kecamatan ini dapat me­ngisi formulir DA2-KWK sebagai pengajuan kebe­ratannya, namun hal itu sampai sekarang belum ada dikomunikasikan ke KPU,” sebut Ketua KPU Tanah Datar, Arwin kepada Ha­luan, Selasa (15/12) men­jelaskan.

Tentang hasil perolehan suara pada Pilkada Tanah Datar, KPU akan melak­sanakan pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten hari ini (16/12) pada pukul 09.00 WIB. Untuk pleno rekapitulasi di tingkat kecamatan sudah selesai dilaksanakan.

“Penetapan hasil re­kapitulasi tersebut akan kita laksanakan usai pleno itu, menurut jadwal tanggal 16-18 Desember adalah proses ple­no rekapitulasi penghi­tungan suara tingkat kabu­paten, 17-23 Desember pe­ngu­muman hasil tersebut, jika besok (hari ini, red) pleno rekapitulasi peng­hi­tungan selesai diren­ca­nakan pe­ngu­mumannya lang­­­­s­ung dilak­sanakan pada h­ari beri­kutnya,” sebut Ar­win.

Sementara, Divisi Hu­kum Panwas Tanah Datar, Yusran mengatakan, terkait laporan mengenai indikasi pelanggaran di Kecamatan Lintau Buo Utara oleh pasa­ngan nomor urut satu, telah menerima laporannya ber­nomor 10/LP/Pilbup-2015 dari dua orang mahasiswa yaitu Fitriani dan Yuliani dan laporan dari Taufiq Idris yang merupakan calon wakil bupati nomor urut 2.

“Taufiq Idris mela­por­kan dua item, pertama me­ngenai tidak adanya segel kotak suara di TPS 1 Nagari Balai Tangah Kecamatan Lintau Buo Utara, kemu­dian laporan mengenai ru­sak­nya segel pada amplop C1 di TPS 3 Nagari Balai Tangah Kecamatan Lintau Buo Utara, sedangkan oleh mahasiswa tersebut mela­porkan indikasi politik ua­ng kepada sejumlah ma­hasiswa di Pekanbaru asal Lintau,” sebut Yusran.

Dikatakan, dalam lapo­ran mahasiswa itu tidak ada barang bukti siapa yang memberi dan yang mene­rima uang sejumlah Rp75 ribu yang diindikasikan itu. Lagi pula hal ini masuk dalam wilayah KPU Bang­kinang, Provinsi Riau.

“Secara hukum ini bu­kan wilayah Tanah Datar. Jika pun syarat formil ter­penuhi, akan kami lim­pah­kan ke polisi dan jika tidak prosesnya bisa dihentikan dan paling lampat lima hari sejak laporan itu akan dipe­roleh hasilnya. Mengenai indikasi mobilisasi massa, Panwas menyatakan tidak ada menerima laporan itu,” sebutnya.

Namun demikian, Yus­ran juga menegaskan bahwa dari salinan C1 yang dite­rima di TPS 1 dan TPS 3 Nagari Balai Tangah itu tidak ada berubah hasilnya dengan hasil rekapitulasi yang diterima oleh empat saksi calon dan sama ha­silnya dengan salinan yang didapatkan Panwas.

Berdasarkan hitung ce­pat dengan mengunggah c1 plano, menempatkan pa­sangan nomor urut satu Irdinansyah Tarmizi-Zul­dafri Darma sebagai peraih suara tertinggi, menga­lah­kan tiga pasang calon lain­nya. (h/fma)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]