Curah Hujan Tinggi Sebabkan Longsor di Sawahlunto


Rabu, 16 Desember 2015 - 03:51:43 WIB
Curah Hujan Tinggi Sebabkan Longsor di Sawahlunto Warga memantau longsor dan banjir yang menimpa pemukiman warga di Kelurahan Saringan, Kecamatan Barangin, Sawahlunto, Selasa (14/12). (RIKI YUHERMAN)

Rumah milik Jamal (59), warga Kelurahan Aur Mul­yo, Kecamatan Lembah Segar adalah salah satu rumah yang tertimpa ma­terial longsor batuan, pasir dan juga pepohonan. Akibat longsor tersebut, dinding belakang rumah Jamal ro­boh tertimpa longsoran dari dam belakang rumah yang roboh. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp30 juta.

Longsor juga menerjang rumah milik Aslil (50) di wilayah RT 04 RW 02, Ke­lu­rahan Aur Mulyo. Dam bagian dapur rumah Aslil pecah dan menyebabkan rumah terbagi menjadi dua bagian. Di tempat yang sa­ma, longsor juga menimpa dapur rumah Gunawan (50) yang tepat berada di ba­wahnya.

Baca Juga : Angka Kematian Karena Covid-19 di Sumbar Mencapai 2,22 %

Pada waktu yang ber­samaan, di Kecamatan Ba­rangin dan Talawi juga ter­dapat beberapa titik longsor.

Data dari Badan Ke­satuan Bangsa Politik dan Penanggulangan Bencana Daerah (Kesbangpol PBD) Sawahlunto, setidaknya ter­dapat 21 titik longsor yang terjadi di ti­ga keca­ma­tan yang ada daerah se­tempat.

Baca Juga : Angka Kesembuham Covid-19 di Sumbar Mencapai 91,89 %

Kepala Ba­­dan Ke­bangpol PBD Sa­wah­lunto, As­wen m­e­nga­takan, cu­rah hujan yang tinggi selama bu­lan De­sem­ber me­ng­aki­bat­kan be­bera­pa wi­layah di kota ini ra­wan ben­cana longsor dan banjir. Kon­disi itu di­perparah oleh topografi wila­yah Sawahlunto yang berbukit-bukit, yang banyak pemukiman masyarakat di dalamnya.

“Dari pantaun kami ter­jadi 21 titik longsor di tiga kecamatan, baik itu dam patah, tebing terban, roil ambruk, termasuk beberapa rumah dan jalan yang ter­kena longsoran, bahkan ada beberapa akses jalan yang terpaksa ditutup pasca longsor,’’ sebutnya.

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 34 Orang

Hingga kini, terangnya, tidak ada korban jiwa. Akan tetapi, kerugian diperki­rakan mencapai ratusan juta Rupiah.  Untuk antisipasi awal, pihaknya bersama pihak terkait terus ber­koordinasi dan memberikan bantuan kepada warga yang terkena longsor, seperti evakuasi material barang berharga dan mengosong­kan lokasi bencana.

Saat ini personilnya juga terus memantauan kemung­kinan terjadinya longsor susulan, terutama di wilayah Kelurahan Saringan, Keca­matan Barangin. Tebing setinggi sekitar 35 meter terus mengalami longsor, yang berkemungkinan me­ngancam rumah warga yang ada di bawah sekitar tebing tersebut.

Baca Juga : Ayo Jaga 5M! Jangan Main-main Soal Covid-19

“Kepada warga kami imbau untuk terus me­ning­katkan kewaspadaan, ter­utama selama musim peng­hujan, yang diperkirakan akan terus melanda Sawah­lunto hingga di penghunjung tahun ini,” imbuhnya.(h/mg-rki)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]