Juara Bertahan Terdepak di Peringkat 16


Rabu, 16 Desember 2015 - 03:54:15 WIB
Juara Bertahan Terdepak di Peringkat 16

Masing-masing satu gol dari Vardy dan Mahrez hanya mampu dibalas satu gol Chelsea persembahan Loic Remy. Bertindak se­bagai tuan rumah, Leicester langsung menebar ancaman sejak menit pertama. Sayang beberapa kesempatan yang didapat masih gagal mem­buah­kan hasil.

Leicester mendapat pu­ku­lan telak setelah ge­lan­dang andalan mereka, Dan­ny Drinkwater mendapat cedera dan terpaksa harus ditarik keluar di menit 17. Claudio Ranieri me­mu­tus­kan untuk menggantinya dengan Andy King. Se­teng­ah jam laga berjalan, giliran Chelsea yang mendapat mu­si­bah setelah bintang me­reka, Eden Hazard menga­lami cedera. Posisinya pun harus digantikan Pedro Ro­dri­guez.

Baca Juga : PSSI Terbitkan SK Terkait Penghentian Kompetisi

Leicester akhirnya suk­ses memecah kebuntuan di menit 34 lewat gol Vardy yang meneruskan assis brili­an Mahrez. Ini merupakan gol ke-15 Vardy musim ini sekaligus membuatnya me­ngu­asai daftar top skorer.

Tertinggal satu gol mem­buat Chelsea langsung be­ru­saha membalas. Dua menit berselang Nemanja Matic memiliki peluang emas un­tuk menyamakan skor. Sa­yang sundulannya mene­rus­kan sepak pojok Willian ma­sih membentur mistar gawang.

Baca Juga : Kompetisi Ditunda, Para Pemain Timnas Pilih Kursus Pelatih Lisensi C

Chelsea tak henti-henti­nya mengancam pertahanan tuan rumah, sementara Lei­ces­ter pun sesekali me­lan­carkan serangan. Hingga turun tak ada lagi gol yang tercipta dan skor 1-0 untuk keunggulan The Foxes tetap bertahan.

Tak sampai tiga menit usai kembali dari kamar ganti, Leicester sukses me­ng­gandakan keunggulan. Usai menjadi kreator di gol pertama, kali ini giliran Mahrez sendiri yang men­catatkan namanya di papan skor.

Baca Juga : Ini 5 Pesepakbola Dunia yang Kecanduan Kencani Perempuan, Ada yang Sampai 700 Orang?

Mendapat bola di kotak penalti, pemain inter­nasional Aljazair itu me­nari-nari sebelum mele­pas­kan tembakan kaki kiri melengkung yang tak bisa dihadang Thibaut Courtois. Skor kini menjadi 2-0.

Merasa serangan timnya tak berkembang, Jose Mo­urin­ho memutuskan untuk melakukan pergantian de­ng­an menarik keluar kapten John Terry dan memainkan Cesc Fabregas. Masuknya Fabregas membuat se­rang­an Chelsea lebih bervariasi. Umpan brilian Fabregas di menit 62 hampir saja mem­buah­kan gol andai saja Di­ego Costa tak gagal me­nak­lu­k­kan Kasper Schmeichel.

Baca Juga : Frank Lampard Dipecat, Jose Mourinho: Ini Kebrutalan dalam Sepak Bola

Chelsea akhirnya ber­hasil memperkecil skor setelah pemain pengganti, Loic Remy sukses men­cetak gol di menit 77. Di­awali sebuah crossing te­ru­kur Pedro, sundulan Remy tak mampu dihentikan Sch­meichel. Pertandingan pun kembali memanas.

Di sisa waktu, Leicester lebih berkonsentrasi un­tuk bertahan. Ranieri menarik keluar dua pahlawan tim­nya. Mahrez digantikan G­o­k­han Inler se­mentara Var­dy harus bertukar tem­pat de­ngan Shinji Okazaki.

Chelsea berusaha terus menerus meng­gempur per­tahanan Le­icester, namun hingga pe­luit panjang di­bunyikan mereka gagal me­n­cetak gol penyama.

Skor 2-1 untuk ke­me­nang­an Lei­ces­ter pun men­jadi hasil akhir laga ini.

Berkat kemenangan ini, Leicester sukses kembali ke puncak klasemen usai sem­pat diambil alih Arsenal. Sementara Chelsea ter­dam­par di peringkat 16 dengan poin 15 atau hanya satu angka di atas zona de­gradasi. (h/nas)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]