KPT Lambuang Bukik Masih dalam Penataan


Kamis, 17 Desember 2015 - 03:45:54 WIB
KPT Lambuang Bukik Masih dalam Penataan

Selain itu, potensi agro­wisata juga akan dikem­bangkan di Kampung Sung­kai yang juga berada di ke­lurahan tersebut.

Plt Lurah Lambuang Bukik Jafri, kepada Haluan mengatakan, penataan yang dimaksudkan adalah me­milah-milah titik manakah yang cocok untuk dijadikan persawahan, perkebunan, peternakan, budidaya pe­rikanan dan kawasan wisata. Sedangkan kondisi terkini, kawasan pertanian terpadu tersebut masih acak dan belum tertata.

“Masih dalam proses penataan. Nanti akan dite­tapkan titik mana yang co­cok untuk area pertanian atau perikanan. Dinas per­tanian terus memantaunya melalui kelompok tani yang berada di Lambuang Bukik. Semoga dalam waktu dekat tahun depan, kawasan per­tanian terpadu itu sudah terealisasi dengan optimal, sehingga benar-benar bisa menjadi model bagi daerah lainnya,” ucap Jafri, Rabu (16/12).

Sebelumnya, Kepala Di­nas Pertanian Peter­nakan Perkebunan dan Kehutanan (Disper­nakhutbun) Kota Padang Dian Fakhri me­ngatakan, kawasan perta­nian terpadu Lambuang Bukik memang telah dipro­yeksikan sebagai pusat pe­ngem­bangan organik. Dika­renakan kawasan tersebut memiliki lahan yang luas.

“Nanti akan ada saling pemanfaatan dalam ka­wa­san pertanian terpadu itu. Contoh, limbah tanaman dapat menjadi pakan ternak, sedangkan kotoran ternak dapat dimanfaatkan sebagai pupuk bagi tanaman ter­sebut. Kalau sudah berjalan dengan baik, baru dapat menjadi percontohan bagi kawasan lain. Selain itu, di sana juga dapat dikem­bang­kan budidaya perikanan dan wisata,” jelas Dian.

Kelurahan Lambuang Bukik sendiri memiliki luas 38.800 hektare (ha) yang terdiri dari 53 ha lahan sawah irigasi teknis, 39 ha sawah irigasi setengah tek­nis dan 25 ha sawah tadah hujan. Selain itu juga terdiri dari 75 ha luas lahan pe­karangan, 111,8 ha perke­bunan karet, kakao dan cengkeh, 10.103 ha luas hutan lindung dan 1.896 ha luas hutan rakyat. Se­dang­kan potensi ternak yang terdapat di sana meliputi ternak sapi, kambing dan unggas.

Jafri juga menjelaskan, pemerintah juga tengah me­lakukan pembangunan jalan dari Sungkai menuju Batu Busuak yang diproyeksikan sebagai kawasan wisata. Sa­at ini, untuk menuju ke Sungkai memang tidak bisa dilalui dengan kendaraan biasa. Sehingga, potensi wisata yang terdapat di ka­wasan tersebut belum dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Nanti jika penataannya sudah selesai, kemudian jalan ke Sungkai juga sudah bagus, barulah kawasan tersebut dapat menjadi eta­lase pertanian Kota Padang. selain itu juga menjadi salah satu pusat agrowisata,” pungkasnya. (h/mg-isq)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]