MK-Fauzi Laporkan IP-NA ke Bawaslu


Kamis, 17 Desember 2015 - 04:05:41 WIB
MK-Fauzi Laporkan IP-NA ke Bawaslu

Laporan paslon MK-Fauzi berisikan, bahwa ada­nya dugaan penggunaan ijazah palsu oleh NA, dan pelantikan yang dilakukan oleh IP di rumah sakit dae­rah Kota Pariaman enam bulan jelang masa jabatan­nya sebagai gubernur ber­akhir.

Usai laporan tersebut, MK yang juga didampingi oleh pengacaranya Ibrani mengatakan pada laporan kali ini pihaknya mene­mukan bukti-bukti yang baru atas dugaan pelang­garan yang dilakukan paslon IP-NA pada saat penco­blosan berlangsung.

Baca Juga : Tahun 2020, Capaian PAD Perumda AM Kota Padang Melebihi Target

Ia menjelaskan, bukti yang didapatkan pertama yaitu tentang dugaan keti­dak­absahan ijazah dari paslon cawagub NA yang terindikasi palsu mulai dari ijazah SD mau­pun ijazah STM yang tertulis Nasul Ayub bukan Nasrul Abit. Menurutnya, hal tersebut tidak memenuhi syarat pencalonan sebagai wakil gubernur karena dalam demokrasi harus ada kejujuran.

Jadi karena tidak memenuhi syarat itulah ia melaporkan ke Bawaslu, untuk bukti pelaporan kedua IP adalah indikasi pe­ngangkatan kepala RSUD Kota Pariaman dan beberapa stafnya oleh IP yang dilakukan enam bulan sebelum masa tugasnya berakhir sebagai gubernur. Jika dikaitkan dengan hal itu menurut UU Pasal 71 ayat 4, kalau keja­diannya kayak begitu harus dib­a­tal­kan. Oleh karena itu penca­lonannya cacat secara hukum.

Baca Juga : Perumda AM Kota Padang Umumkan Pemenang Lomba Karya Tulis Artikel HUT ke-46 Tahun

Alasan pihak MK-Fauzi baru melaporkannya hari ini, Rabu (16/12) karena pihaknya baru menemukan bukti pada saat sekarang.

Menurut Kuasa Hukum MK-Fauzi, Ibrani, Bawaslu adalah 'wasit' di pilgub ini jadi sesuatu yang berkaitan dengan pelang­garan pilgub baik itu soal admi­nistrasi atau pun pidana, tentu dikembalikan kepada Bawaslu Sumbar.

Baca Juga : Ada 52 Kasus Pernikahan di Bawah Umur di Kota Padang Tahun 2020, Penyebab Utama 'Hamil Duluan'

"Laporan yang disampaikan ke Bawaslu ini adalah substantif, dan kalau tidak didudukan per­soalan hukumnya, berarti ini adalah pelanggaran demokrasi itu sendiri. Kami akan meng­hadirkan saksi dari Panwas Pessel, dan mudah-mudahan dalam lima hari ke depan sudah ada putusannya," ujarnya.

Sementara itu, Anggota Ba­waslu Sumbar bidang penanga­nan pengaduan Aerma Depa mengatakan, laporan yang dima­sukkan oleh paslon MK-Fauzi akan segera diproses dan pada Kamis (17/12) pihaknya akan mengklarifikasi saksi dari MK-Fauzi dan Jumatnya Bawaslu juga akan memanggil saksi dari IP-NA.

Baca Juga : Cuma 2 Menit, Cetak Dokumen Kependudukan di Disdukcapil Kota Padang dengan Anjungan Dukcapil Mandiri

"Laporan yang dimasukan paslon kali ini menyangkut ada­nya temuan terbaru, terkait dugaan ijazah palsu cawagub Nasrul Abit," ujarnya.

Dikatakan juga, dari dua laporan MK-Fauzi tampaknya masalah ijazah Nasrul Abit yang jadi perhatian Bawaslu. Soalnya paslon ini menemukan bukti baru dan juga siapkan saksi.

Terpisah, Ketua tim sukses IP-NA, Sengaja Budi Syukur menyatakan siap membela pasangan calonnya. "Saya akan dampingi dan bela paslon saya. Soalnya dugaan pemalsuan ijazah itu bukan perkara sepele. Apalagi menyangkut nama baik calon wakil gubernur yang bakal menang pada pilgub ini," ujarnya.

Dikatakannya, ada isu atau rencana pelaporan dugaan ijazah paslu oleh calon wakil gubernur Nasrul Abit dari tim sukses paslon MK-Fauzi didapatnya dari beberapa orang yang dikenalnya.

Menanggapi hal tersebut, Budi Syukur selaku ketua tim sukses dari paslon IP-NA tentu saja tidak tinggal diam. Menurutnya orang-orang yang mencari keruh dalam suasana pascapilkada ini harus mengerti apa itu pemalsuan.

"Yang namanya palsu itu, mereka yang benar-benar tidak sekolah atau kuliah namun dapat ijazah. Sementara calon wakil gubernur Nasrul Abit ini ada sekolahnya mulai dari SD hingga perguruan tinggi," ujarnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa Nasrul Abit tidak ada masalahnya dengan ijazahnya. Buktinya kata Budi Syukur, Nasrul Abit itu sudah satu periode Wakil Bupati Pessel, dan jadi Bupati Passel untuk dua periode. (h/mg-rin)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]