Ketua DPR Akhirnya Mundur


Kamis, 17 Desember 2015 - 04:13:29 WIB
Ketua DPR Akhirnya Mundur

JAKARTA, HALUAN — Po­litisi Partai Golkar, Setya Novanto, resmi mengajukan pengunduran dirinya seba­gai Ketua Dewan Perwa­kilan Rakyat (DPR), Rabu (16/12) malam. Hal ini dipastikan setelah surat pengunduran diri Novanto disampaikan kepada Mah­ka­mah Kehormatan Dewan.

“Ya, ini surat pengun­duran diri sudah diterima (pimpinan MKD). Ini akan dibacakan,” kata anggota MKD dari Fraksi PAN, Su­kiman, Rabu malam.

Setya Novanto mundur setelah terjerat kasus duga­an pencatutan nama Pre­siden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kal­la demi mendapatkan ke­un­tungan saham dari PT

Freeport Indonesia. Sudirman Said melaporkan hal ini ke MKD karena menganggap Setya Novanto telah melakukan pe­langgaran etika sebagai Ketua DPR.

Lalu, siapa yang akan meng­gantikan pos yang tinggal politisi Golkar tersebut? Ada meka­nisme yang mengaturnya. Un­dang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) mencakup atu­ran soal kondisi ketika salah seorang pimpinan DPR mengun­durkan diri.

Di dalam Pasal 87 ayat 3 undang-undang tersebut dise­butkan bahwa, jika salah seorang pimpinan DPR berhenti da­ri jabatannya, maka anggota pimpinan lainnya menetapkan salah seorang di antara pimpinan untuk melaksanakan tugas sam­pai ada pimpinan definitif.

Pada ayat selanjutnya disebut­kan bahwa pengganti seorang pimpinan DPR harus berasal dari partai politik yang sama. Semen­tara itu, mekanisme penggantian pimpinan DPR diatur dalam peraturan nomor 1 tahun 2014 tentang tata tertib. Penggantian hanya dilakukan untuk pimpinan yang mengundurkan diri, tidak seluruhnya.

Minta Maaf

Novanto sendiri langsung menyampaikan permintaan maaf atas apa yang telah dia lakukan selama ini kepada seluruh rakyat Indonesia.

“Saya mohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas tugas-tugas yang saya jalani. Semuanya demi rakyat, demi bangsa Indonesia,” kata Novanto dalam jumpa pers di rumahnya, Jl Wijaya III, Jakarta Selatan, Rabu (16/12).

Dia berharap kinerja dewan akan lebih baik untuk rakyat Indonesia ke depannya. Dirinya juga berjanji akan tetap berkomit­men sebagai wakil rakyat.

“Ya tentu saya sudah melihat semuanya dengan situasi yang berkembang yang kita ketahui di dalam MKD yang sudah men­jalankan tugas-tugasnya secara baik dan tentu saya menghormati dan menjanjikan ini telah saya lihat yang berkembang dengan dinamika yang ada di masyarakat tentu saya menyadari,” ucap Novanto.

Novanto mengaku telah men­jalan tugas sebagai Ketua DPR sebaik-baiknya sesuai dengan amanah masyarakat. Dia kemu­dian menekankan pengunduran dirinya demi kepentingan mas­yarakat Indonesia.

Sesuai Harapan

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut mundurnya No­vanto telah sesuai harapan mas­yarakat.

“Pastilah, hanya pelan-pelan, tak bisa sekaligus. Tapi setidak­nya orang akan melihat bahwa MKD itu, mempunyai keputusan yang diterima. Dan akibatnya ketuanya mundur. Itu kan sesuai harapan masyarakat,” ujar JK di kediamannya di Jalan Dipo­negoro, Jakarta Pusat.

JK kembali menyebutkan persoalan politik Novanto telah selesai sehingga tidak perlu lagi menilai manuver parpol di MKD DPR RI. “Ya banyak perkiraan, tapi yang penting sudahlah selsai. Tak usah membawa persoalakan ma­nu­ver atau tidak,” terang­nya. (h/cnn/dtc/mat)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]