Pasaman Miliki RPH Berstandar Nasional


Jumat, 18 Desember 2015 - 02:49:16 WIB
Pasaman Miliki RPH Berstandar Nasional

Pembangunan dan rehab Rumah Potong Hewan (RPH), dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Peternakan. “Un­tuk DAK Bidang Pe­ternakan, kita bangun Ru­mah Potong Hewan (RPH). Rumah potong hewan harus standar nasional dan punya Nomor Kontrol Veteriner (NKV), keluar sertifikat halan dan memiliki sanitasi rumah potong yang baik,” sebutnya.

Hal ini untuk mengim­plementasikan Peraturan daerah (Perda) tentang pe­ngalolaan pasar ternak yang disahkan tahun 2014.

Baca Juga : Pohon Tumbang di Tiku, BPBD Agam Lakukan Pembersihan

Mairita menyebutkan, Kabupaten Pasaman yang terdiri dari 12 kecamatan, baru memiliki satu unit Rumah Potong Hewan. RPH itu terletak di bela­kang pasar lama Lubuk­sikaping.

“Kondisi RPH saat ini jauh dari layak. Dinding yang sudah lapuk, drainase tidak lancar, dan kondisi memprihatinkan lainnya,” sebutnya.

Baca Juga : Harga Cabai Rawit di Lubuk Basung Tembus Rp80 Ribu Perkilogram

Untuk membangun RPH ini, ada dana alokasi khusus untuk peternakan sebesar Rp1,4 miliar. Dana ini akan digunakan untuk membuat RPH yang repre­sentatif lengkap dengan fasilitasnya.

Selain RPH tersebut, ada beberapa Tempat Pemo­tongan Hewan (TPH) yang terdapat di pasar-pasar namun belum dimanfa­atkan. Kebutuhan daging sapi untuk diedarkan di sekitar Lubuksikaping, para pedagang melakukan pemo­tongan di RPH Lubuk­sika­ping, namun untuk kebu­tuhan daging di pasar

Baca Juga : Percantik Ibu Kota, DLH Agam Sediakan Ribuan Bibit Tanaman Hias dan Pohon Pelindung

Rao dan sekitarnya, Sim­pati dan Tigonagari belum terpantau petugas. “Peda­gang daging sapi ini me­motong sendiri di tempat mereka sendiri. Inilah yang akan kita tertibkan di masa menda­tang,” terangnya.  (h/col)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]