Jembatan Pulai Terancam Ambruk


Jumat, 18 Desember 2015 - 02:58:26 WIB
Jembatan Pulai Terancam Ambruk

Kepala Jorong Pulai, Marwin Sayuti menuturkan, jembatan tersebut meru­pakan salah satu urat nadi perekonomian yang meng­hubungkan Kecamatan Tim­­­peh dan Kecamatan Padang Laweh dengan Keca­matan Sitiung. Banyak ma­sya­rakat yang akan ber­aktivitas ke pusat peme­rintahan, melalui jembatan tersebut. Apabila masya­rakat menggunakan jalan alternatif untuk menuju pusat pemerintahan, masya­ra­kat harus melalui wilayah Kabupaten Sijunjung de­ngan jarak tempuh yang cukup jauh dan infrastruktur jalan yang kurang memadai.

“Kami sangat berharap agar Pemerintah Provinsi Sumbar memperbaiki jem­ba­tan itu atau membangun jembatan baru, sebab jem­batan tersebut kondisinya sudah semakin meng­kha­watirkan. Lantainya sudah berlobang-lobang, bautnya sudah banyak yang putus, dan kerusakan lainnya,” ungkap kepada Haluan, Kamis (17/12).

Baca Juga : Pemkab Pessel Wajibkan Aktivitas Galian C Kantongi Izin Operasi

Hal senada juga di­ung­kap­kan oleh Ali Mudin, salah seorang warga Keca­matan Timpeh. Ia sangat berharap kepada Pemprov Sumbar untuk segera mem­bangun jembatan tersebut dengan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Ia tidak menampik bah­wa jembatan itu sudah di­per­baiki selama beberapa kali oleh Pemkab Dhar­masraya. Akan tetapi, kalau dilihat waktu pemba­ngu­nannya, jembatan tersebut sudah tidak layak pakai atau sudah termakan umur kare­na sudah berumur puluhan tahun.

Baca Juga : Sejumlah Pejabat di Kabupaten Pesisir Selatan Batal Divaksin

Sementara itu, Kepala Di­nas Pekerjaan Umum PU, Dharmasraya, Junaedi Yu­nus, saat dikonfrimasi le­wat telepon selulernya, me­nga­kui bahwa jembatan ter­sebut sudah tidak layak di­lewati. Ia juga mengakui bah­wa jem­batan dengan pan­jang 180 meter itu sudah tua karena sudah ada sejak za­man awal program trans­mi­grasi masuk ke Dhar­mas­raya.

“Denzipur, pihak pem­bangun, akan merobohkan jembatan itu. Namun karena penggantinya belum tuntas, maka diperbaiki saja atau direhab total dengan mela­kukan penggantian baut serta bantalan jembatan,” ujar Junaedi.

Baca Juga : Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar Bertambah 158 Kasus, Didominasi dari Kota Padang

Ia menyebutkan, enam bulan yang lalu, pihaknya telah mengajukan anggaran untuk pembangunan jem­batan tersebut sebesar Rp45 miliar kepada Pemprov Sum­bar dan DID-nya juga sudah disiapkan. Akan teta­pi, sampai saat ini belum ada realisasinya. Belum lama ini, tambah Junaedi, jem­batan itu sudah ditinjau oleh Ko­misi IV DPRD Sum­­bar. Ia berharap pem­ba­ngunan jem­batan itu te­rea­lisasi dalam tahun ini. (h/mdi)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]