APBD Sumbar Diprediksi Tak Banyak Dievaluasi Mendagri


Jumat, 18 Desember 2015 - 03:19:44 WIB
APBD Sumbar Diprediksi Tak Banyak Dievaluasi Mendagri

“Kewajiban kewenangan provinsi sudah terpenuhi, anggaran pendidikan di­arahkan di atas 20 persen, Sumbar  menganggarkan 21,6 persen. Bidang kese­hatan  yang diarahkan 10 persen, dianggarkan 14,5 persen.  Lalu belanja  mo­dal kita anggarkan  25,9 persen atau  di atas rata-rata nasional yang  23,5 per­sen,” ujar  Wakil Ketua DPRD Sumbar, Arkadius saat dihu­bungi, Kamis (17/12).

Menurut dia, diskusi awal terkait evaluasi dengan pihak Kemendagri sudah dilakukan. Yakni dengan cara  teleconference. Mo­tode ini adalah metode baru yang digunakan untuk me­nya­makan persepsi terkait pro­gram kegiatan yang se­dang dievaluasi.

Dijelaskannya, dari tele­conference yang dilakukan  Sumbar (DPRD dan Pem­prov) bersama Kemendagri pada beberapa waktu lalu,  Kemendagri hanya me­na­nyakan beberapa program kegiatan yang perlu dije­laskan. Diantaranya, soal bantuan keuangan khusus provinsi untuk kabupaten/kota yang jumlahnya Rp100 miliar lebih.

“Saat teleconference me­mang ditanyakan, namun setelah dijelaskan bahwa Sumbar sudah memenuhi urusan wajib, Kemendagri bisa menerima,” tukasnya.

Disampaikan juga, di tahun  depan bantuan ke­uangan khusus untuk kabu­paten/kota akan direa­lia­sasikan.  Hal ini mengingat, bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung program provinsi dalam mengurangi kesenjangan fiskal di kabu­paten/kota.

“Kabupaten kota juga bagian provinsi, ini pe­nyum­bang indikator kinerja provinsi. Jadi mau tak mau bantuan keuangan khusus memang mesti masuk,” te­gasnya.

Selain itu, Kemendagri juga menyinggung  target Silpa yang mencapai Rp228,5 miliar pada APBD 2016. Terkait Silpa menurut dia, jumlahnya masih normal atau sesuai aturan kemen­terian Keuangan di bawah 6 persen dari jumlah APBD, sedangkan Sumbar hanya 5 persen.

Hal lain yang juga di­diskusikan dengan pihak Kemendagri adalah,  ten­tang beberapa program ser­tifikasi dan  PAUD, yang merupakan kewenangan ka­bupaten, namun di­ma­suk­kan pada APBD. Berkaitan ini, sudah dijelaskan, bahwa sertifikasi itu memang di­biayai oleh Provinsi dari dulu.

“Jadi, tidak akan terlalu banyak dievaluasi, DPRD inginnya APBD tak ter­evaluasi. Kalaupun ada, bahasanya tidak terlalu ful­gar seperti tahun lalu,” ujar Arkadius.

Menurut Arkadius juga, eksekusi APBD Sumbar ta­hun 2016 diprediksi bakal le­bih cepat. Jika sesuai peren­canaan, awal 2016 APBD Sumbar dengan total sekitar Rp4,5 triliun APBD sudah bisa dibelanjakan. Untuk kemudian diman­faat­kan guna memacu pertum­buhan eko­nomi Sumbar.

“Insya Allah awal tahun sudah bisa dibelanjakan. Ranperda APBD 2016 kan sudah disahkan 26 No­vem­ber lalu, ini lebih  cepat. Pemrov sudah mem­berikan APBD ke Pusat, saat ini kita masih me­nunggu evaluasi dari Kemendagri turun,” ujar.

Dia menginformasikan, tentang evaluasi yang belum diterima ini, sesuai tahapan, paling lambat 20 Desember mendatang Sumbar sudah memilikinya. Ini sesuai dengan ketentuan paling lambat 14 hari kerja.

“Setelah sampai, Pem­prov bersama DPRD me­laksanakan klarifikasi terha­dap evaluasi,” tukasnya.

Jika sudah diklarifikasi, R-APBD akan berubah men­jadi APBD. Dengan de­mikian, Pemprov juga sudah bisa menyiapkan Dokumen Pe­lak­sanaan Anggaran (DPA), untuk kemudian dieksekusi.

 ”Jadi, awal tahun 2016 APBD Sumbar sudah bisa dibelanjakan,”  ungkapnya. Ketua Komisi V DPRD Sum­bar, Mockhlasin turut mem­benarkan,  hasil eva­luasi  APBD Sumbar 2016 belum diperoleh dari Kemendagri.

“Namun, dengan met­o­de teleconference yang di­gu­nakan untuk  meng­ko­mu­nikasikan APBD de­ngan Ke­men­dagri, prosesnya me­mang relatif sederhana, di­ha­­rapkan hasil evaluasi juga bisa segera kita terima,” ucap politisi dari Fraksi PKS tersebut.

Mockhlasin juga me­nyebut, kemarin, hampir keseluruhan anggota DPRD tengah ada kegiatan luar (Workshop di Jakarta, red). Sekembalinya dari kegiatan tersebut, hal yang berkaitan dengan APBD  akan di­bicarakan. (h/mg-len)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]