Pleno Rekapitulasi KPU Agam Diwarnai Demo


Jumat, 18 Desember 2015 - 03:26:19 WIB
Pleno Rekapitulasi KPU Agam Diwarnai Demo MASSA pendukung Cabup/Cawabup Irwan Fikri/Chairunnas yang ingin masuk ke kantor bupati terlibat saling dorong dengan petugas. (RAHMAT HIDAYAT)

Aksi  yang dilakukan masa pendukung  pasangan nomor urut satu itu hampir bersamaan dengan aksi yang dilakukan masyarakat empat jorong di Kenagarian Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya yang mena­makan diri masyarakat Kor­ban Fitnah Zona Merah yan­g mendatangi kantor Badan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) Kabu­paten Agam.

Masyarakat datang ke Kantor Bupati Agam, seki­tar Pukul 13.30 WIB de­ngan menggunakan sepe­da motor, dan sejumlah kenda­raan roda empat. Sebelum merangsek ke Kantor Bu­pati Agam, massa berorasi di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ka­bupaten Agam, yang berada persis ber­hadapan dengan ha­laman kantor bupati.

Baca Juga : BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang di Samudera Hindia Barat Bengkulu

Dalam kesempatan itu me­reka menolak hasil pemi­lihan kepala daerah yang diselengga­rakan KPU Agam. Massa me­nuding pelaksanaan pilkada ba­nyak terja­di pelanggaran. Selang beberapa saat kemudian orator merapatkan barisan untuk maju bersama-sama merangsek masuk ke kantor Bup­ati, tempat pleno KPU Agam dilaksanakan.

Jelang memasuki ger­bang kantor bupati massa ke­mudian dihadang oleh aparat keamanan yang terdiri dari pihak Kepolisian dan TNI. Merasa tidak terima massa kemudian memaksa ma­suk sehingga terjadi dorong-do­rong­an antara pihak penga­manan dengan masyarakat. Anggota keamanan pun sudah menyiapkan water cannon untuk mengan­tisipasi terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Juga : Cuaca di Objek Wisata Sumbar Cerah Berawan Hari Ini, Selamat Berakhir Pekan!

Merasa suasana tidak kon­dusif kemudian Kapolres Agam mencoba menghubungi Calon Bupati Agam, nomor urut satu, Irwan fikri. Selang beberapa saat yang bersangkutan hadir dalam kesempatan itu. Ia juga menyem­patkan diri berorasi meredam kemarahan masa. Karena tidak tahan dengan mengorbankan pendukungnya Irwan Fikri sem­pat tabik tangih.

Aksi tersebut selesai menje­lang shalat ashar, sementara perhitungan surat suara Rapat pleno KPU Agam di aula Kantor bupati tetap berlangsung.

Baca Juga : Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Mencapai 24.080 Kasus

Salah seorang Kordinator Lapangan, Darman Khalid me­nga­takan, tiga hari aksi yang dila­kukan oleh massa pendukung  pasangan calon bupati dan wakil bupati Agam, nomor urut satu Irwan Fikri- Chairu­nas, adalah bentuk respon mereka atas keti­dak­adilan. Kegiatan ini tidak ada yang menyuruh mau­pun yang mensponsori karena murni atas dasar panggilan hati.

“Tidak ada pihak yang me­nyuruh kami. Aksi ini adalah panggilan hati hati untuk menun­tut keadilan.  Aksi yang kami lakukan bukan soal suara tapi masalah keadilan,” katanya ber­ulang.

Baca Juga : Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 112 Orang

Sementara itu Calon Bupati Agam, nomor urut satu, Irwan Fikri menyampaikan rasa bang­ganya kepada relawan simpatisan yang telah berhasil meraih hati serta meraup suara dengan cara yang bersih. Ia juga membantah telah mengkordinir massa untuk melakukan unjuk rasa selama tiga hari belakangan.

Menurutnya, ia selalu me­ngajarkan kepada masanya agar tidak membalas, hal ini sudah dilakukan sejak awal masa kam­panye. Ia tidak pernah mengin­jinkan relawan untuk melakukan tindakan ceroboh maupun mela­kukan aksi yang melanggar hu­kum. Sementara unjuk rasa yang dila­kukan pendukung ke kantor KPU Agam, merupakan inisitif pendukung.

“Demo bukan barang haram dalam berdemokrasi, namun harus dilakukan dengan cara yang baik. Saya sangat berterima­kasih atas kegigihan para relawan, pen­dukung maupun masyarakat yang memilih pada Pilkada Agam, kami ju­ga mengap­resiasi pihak Polri/TNI mela­kukan pengamanan,” jelasnya.

Sementara itu Kapolres Agam, AKBP Eko Budhi Pur­wono, me­ngatakan, pengamaman dalam proses rekapitulasi suara menge­rahkan sekitar 500 ratusan per­sonil. Jumlah ini juga dibagi dengan pengamanan aksi yang dilakukan masyarakat Tanjung Sani di Kantor BPBD Kabupaten Agam, dalam waktu yang hampir bersamaan. 

Untuk mengamankan aksi yang dilakukan massa pendukung  Irwan Fikri- Chairunas, ia secara khusus menelepon Irwan Fikri, untuk bisa hadir dalam kesem­patan itu.  Ia berharap kondisi bisa ber­jalan dengan baik hingga selu­ruh proses tahapan paska pemi­lihan kepala daerah hingga pelan­tikan bupati terpilih nantinya bisa berjalan dengan aman, jauh dari hal-hal yang tidak diinginkan. “ Mari kita sama-sama kita jaga kea­daan agar situasi kondusif tetap ter­jaga di Kabupaten Agam,” jelasnya.

Terpisah Bupati Agam No­mor Urut dua Indra Catri Nan Putiah mengimbau para pendu­kungnya untuk tetap tenang, dan menjaga keamanan di Kabupaten Agam tetap kondusif. Ia juga meng­ingatkan, jangan sampai ada yang terpancing dengan suasana yang terjadi belakangan ini.

Ia berharap agar para pendu­kungnya mampu menyikapi si­tuasi berkembang secara dewasa, dan berlapang dada. “Tetaplah tenang, dan berupaya bersikap dewasa. Yang sangat penting jangan sampai terpancing me­lakukan tindakan yang kurang terpuji,” ungkapnya.

Ia mengaku bangga, dan ber­terima kasih kepada segenap pendukungnya. karena telah mam­pu sejauh ini menahan diri, dan bersikap dewasa memaknai situasi berkembang. Itu sebagai bukti, mayoritas orang Agam sudah dewasa dalam ber­politik. (h/yat)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]