Salurkan Bantuan Rp4,6 Juta

Mahasiswa STIKes Fort de Kock Bantu Korban Banjir


Sabtu, 19 Desember 2015 - 03:17:10 WIB
Mahasiswa STIKes Fort de Kock Bantu Korban Banjir Mahasiswa STIKes Fort de Kock Bukittinggi yang tergabung dalam Fort de Kock Tanggap Bencana (Fortgana) menggalang dana untuk korban banjir bandang di Kabupaten Pasaman. (HASWANDI)

Penggalangan dana ini dilakukan semenjak Kamis (17/12) hingga Jumat (18/12) kemarin. Selama dua hari aksi tersebut, para ma­ha­siswa ini berhasil me­ngum­pulkan uang sebanyak Rp4.624.500.

“Pada Sabtu (hari ini), kami akan langsung me­ngan­tarkan bantuan ini ke korban banjir bandang di Pasaman. Bantuan yang diberikan itu nantinya akan berbentuk barang, sesuai dengan kebutuhan para kor­ban, seperti sembako, per­leng­kapan bayi, anak-anak, wanita, dan lansia serta kebutuhan lainnya,” ujar Khairani Wirza selaku Komisaris Besar Forgana Bu­kit­tinggi.

Baca Juga : Termin ke Dua Tahap I, Sumbar Terima Lagi 29.880 Dosis Vaksin Sinovac

Tak hanya itu, Fortgana menurut Khairani, juga te­lah mengerahkan maha­siswa STIKes Fort de Kock Bukittinggi untuk mengum­pulkan pakaian bekas layak pakai yang nantinya akan diberikan pada korban ban­jir bandang.

Khairani menjelaskan, Fortgana yang telah terben­tuk semenjak tahun 2009 lalu merupakan organisasi sosial yang dibentuk maha­siswa STIKes Fort de Kock Bukittinggi. Organisasi ini bertujuan untuk mencari bantuan yang akan disa­lurkan kepada orang yang membutuhkan, terutama para korban bencana di wilayah Sumbar dan Indo­nesia umumnya.

Baca Juga : Dinkes Padang Pariaman Terima Vaksin Covid-19 dari Dinkes Provinsi

Dalam protapnya, Fort­­ga­na akan melakukan sur­­vei ke lokasi bencana un­tuk mendapatkan data kor­ban serta bantuan seperti apa yang dibutuhkan kor­ban selama masa tanggap daru­rat. Setelah proses itu dila­lui, barulah tim Fort­gana bergerak untuk meng­­ga­lang dana. Setelah dana berhasil di­kumpulkan, tim Fortgana kem­bali bergerak ke lokasi ben­cana untuk me­nya­lur­kan ban­tuan secara lang­sung, ba­ik dalam bentuk uang mau­pun dalam bentuk ba­rang. Namun biasanya tim ini menyerahkan ban­tuan da­lam bentuk barang, sesuai ke­butuhan para kor­ban ben­ca­na.

Seperti berita sebelum­nya, banjir bandang mener­jang Kampung Paraman Dareh Nagari Aia Mangih Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman pada Selasa (15/12).

Baca Juga : RSUD Tapan Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19 Pada Lintas Sektor

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun banjir bandang telah membuat 409 jiwa dari 230 Kepala Keluarga (KK) me­ngung­si ke tempat aman. Banjir bandang itu juga telah membuat 7 rumah warga mengalami rusak ri­ngan, 4 rumah warga me­ngalami rusak sedang dan 7 rumah warga mengalami rusak berat (satu di­anta­ranya hanyut).

Selain itu, banjir ban­dang juga merusak irigasi sepanjang 250 meter, meru­sak saluran air bersih (PD­AM), serta merusak 2 ben­du­ngan. Pemerintah Kabu­paten Pasaman juga telah menetapkan status Tanggap Darurat Banjir Bandang selama dua minggu atau selama 14 hari, terhitung mulai hari Rabu 16 Desem­ber 2015. (h/wan)

Baca Juga : KKP RI Lepaskan Benih Lobster di Pantai Nagari Sungai Pinang

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]