PDIP, PKS dan Gerindra Terima Ade Jadi Ketua DPR


Sabtu, 19 Desember 2015 - 03:50:23 WIB
PDIP, PKS dan Gerindra Terima Ade Jadi Ketua DPR

Junimart mengung­kapkan, berdasarkan pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, PDIP tidak pernah memiliki kepentingan terhadap posisi Ketua DPR.

“Kami sih enggak ada masalah dengan usulan Pak Ade (Komaruddin). UU MD3 mengatakan usulan penggantian jadi bagian partai itu sendiri. Kalau Ketua DPR dari Golkar mengundurkan diri, penggantinya ya dari Golkar,” ujar Junimart saat ditemui di gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (18/12/2015).

Baca Juga : Cegah Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah Terorisme, Pemerintah Siapkan Perpres

Menurut Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Jazuli Ju­waini, saat ditemui secara ter­pisah, kocok ulang pimpinan DPR mustahil untuk dilakukan karena tidak tercantum dalam UU MD3. “Saya kira ruang itu tidak ada. Kecuali ada perubahan undang-undang,” katanya men­jelaskan.

Selain itu, menurut Jazuli, apabila merujuk pada UU MD3, pergantian pimpinan dikem­balikan kepada fraksi asal Ketua DPR yang mengundurkan diri. “Itu adalah hak prerogatifnya partai terkait. Fraksi PKS tentu harus menghormati independensi partai politik yang ada. Apa pun keputusannya, bagi PKS tidak ada jalan lain kecuali meng­hargai,” kata Jazuli.

Baca Juga : Kasus Positif Corona di RI 24 Januari Tambah 11.788, Total Menjadi 989.262 Kasus

Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra, Desmond Junaedi Mahesa, justru meminta Fraksi Partai Golkar mengusulkan lebih dari satu orang agar anggota DPR dapat memilih siapa yang lebih layak menduduki jabatan sebagai Ketua DPR. “Lebih baik Golkar mengusulkan lebih dari satu orang, sehingga yang memilih tetap anggota DPR,” kata Des­mond.

Dilantik Tahun Depan

Baca Juga : 21 Wilayah di Bekasi Terendam Banjir, Turap di Jatiasih Longsor

Calon pengganti Setya No­vanto sebagai Ketua Dewan Per­wa­kilan Rakyat, Ade Koma­ruddin, belum dilantik dalam sidang paripurna. “Belum disum­pah,” kata Ade Komaruddin, Jumat (18/12/2015).

Menurut Ade, pelantikan itu akan dilakukan setelah masa reses seluruh anggota DPR, yakni pada 11 Januari 2016. Ade pun menyatakan siap menjabat seba­gai orang nomor satu di DPR itu.

Baca Juga : Nadiem Minta Pemda Tindak Tegas Sekolah yang Minta Siswi Nonmuslim Berhijab

Ade menambahkan, saat ini DPR memiliki banyak tantangan terutama di bidang legislasi, karena saat ini produk undang-undang kurang produktif. Untuk itu, ucap Ade, dia akan mela­kukan komunikasi ke setiap fraksi agar lebih cepat mendapat­kan kesepakatan di Badan Musya­rawah.

Ade melanjutkan, untuk me­naikkan produk legislasi itu dia akan mengusulkan pengurangan kun­jungan ke luar negeri. “Bisa untuk efisiensi anggaran,” ka­tanya. “Ta­hun depan harus lebih produktif.”

Ade ditetapkan sebagai peng­ganti Setya Novanto yang mengundurkan diri dalam rapat harian terbatas Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya digelar Kamis malam di Bakrie Tower, Jakarta. Dengan dipimpin Ketua Umum Aburizal Bakrie, rapat itu memutuskan ada pertu­karan tempat di kursi petinggi Partai Golkar di Dewan Perwa­kilan Rakyat.

Bendahara Umum Golkar Bambang Soesatyo menjelaskan, pertukaran itu terjadi di posisi Ketua DPR dan Ketua Fraksi Golkar. “Ade Komaruddin jadi Ketua DPR,” katanya dalam pesan pendeknya. “Setya No­vanto jadi Ketua Fraksi Golkar.”

Sebelumnya, Setya mengun­durkan diri dari jabatannya seba­gai Ketua DPR karena terseret masalah etik setelah mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pembicaraan lobi per­panjangan kontrak PT Freeport Indonesia. Kasus itu sempat dibahas di Mahkamah Kehor­matan Dewan. Namun MKD tidak memutuskan Setya ber­salah atau tidak karena dia mundur dari jabatannya.

Ade Komaruddin, politisi senior Partai Golkar ini memang tidak begitu banyak tampil di publik melalui media massa namun kiprahnya di politik nasional bukan hal baru.

Anggota DPR empat periode ini dikenal lihai dalam berne­gosiasi dan memiliki relasi poli­tik dari berbagai partai politik.

Pria kelahiran Purwakarta Jawa Barat 20 Mei 1965 ini malang melintang di sejumlah organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan/maha­siswa zaman dahulu kala. (tem/met)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]anhaluan.com