Anak di bawah Umur Diduga Curi Sepeda Motor


Senin, 21 Desember 2015 - 01:39:58 WIB
Anak di bawah Umur Diduga Curi Sepeda Motor

Dari informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian, Pelaku RN bersama salah seorang temannya yang beinisial HF (15) warga kunangan Parik rantang Kecamatan Kamang Baru, berniat mengambil sepeda motor milik korban yang ditinggalkan korban saat menunggu durian di jalan antara buluh kasok dan Silongo. Sepeda motor Honda Beat putih dengan nomor polisi BA 2373 KG yang ditinggalkan pemiliknya tersebut dalam keadaan tidak terkunci stang.

Pelaku HF pun langsung melancarkan aksinya dengan mendorong sepeda motor tersebut, yang diikuti oleh pelaku RN dengan mengendarai sepeda motor. Akan tetapi, motor yang dicuri tersebut tak mau hidup. Tak kehabisan akal, HF pun mendorong sepeda motor tersebut sejauh kurang lebih 2 kilometer. Saat berada di jalan datar, kedua pelaku tertangkap tangan oleh korban Ari Yumelda (31) di Kenagarian Kampung Dalam, Kecamatan Lubuk Tarok saat mengetahui sepeda motornya telah hilang. Saat itu pelaku HF yang sedang mendorong sepeda motor hasil curianya bersama RN langsung kabur, namun diketahui oleh korban, kemudian korban mengejar tersangka sambil berteriak.

Baca Juga : Gandeng ACT, Pemprov Sumbar Kirim Ribuan Ton Bantuan Pangan ke Sulbar dan Kalsel

Mendengar teriakan, warga di sekitar lokasi pencurian berdatangan dan mengejar kedua pelaku. Dalam waktu singkat, pelaku RN ditangkap sekitar pukul 01.30 dini hari di rumah salah seorang temannya di Kenagrian kampung Dalam. Sementara pelaku HF berhasil ditangkap pada pukul 08.00 pagi saat hendak keluar dari semak belukar setelah melarikan diri. kedua Pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Lubuk Tarok dan dititipkan ke Polres Sijunjung. Kapolres Sijunjung AKBP, Dwi Sulistyawan melalui Kasatreskrim, Iptu Andriansyah Hasibuan, membenarkan adanya penangkapan kedua pelaku yang diduga melakukan mencuri sepeda motor di Kecamatan Lubuk Tarok.

“Kami sudah mengamankan pelaku dan bukti dua unit motor. Kami juga akan melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus ini,” kata Iptu Andriansyah Hasibuan, Minggu (20/12) di ruang kerjanya.

Baca Juga : Jabatan IP Segera Berakhir, Kemendagri Belum Tetapkan Pjs Gubernur Sumbar

Ia menambahkan, kaerna salah seorang pelakunya merupakan anak di bawah umur, saat ini pihaknya akan memberlakukan sistem diversi untuk penanganannya. Meski demikian, kasus tersebut tetap dilanjutkan.

“Salah seorang pelakunya yang berinisial HF merupakan anak di bawah umur yakni baru berumur 15 tahun. Hal tersebut diperkuat dengan tanda bukti seperti akte kelahiran dan surat lainnya. Pelaku tidak ditahan dengan jaminan pihak keluarga atau pun pihak lainnya yang bisa menjamin pelaku, sebab pelaku masih anak-anak.” ujarnya. (h/ogi)

Baca Juga : Jabatan Gubernur Sumbar Berakhir 12 Februari 2021

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]