Pemerintah Wajib Perhatikan Sekolah Swasta


Senin, 21 Desember 2015 - 01:45:18 WIB
Pemerintah Wajib Perhatikan Sekolah Swasta

Hal ini menjadi sangat penting diingatkan kembali, karena sepanjang sejarah perkembangan pen­didikan di Indonesia, sum­bangsih sekolah swasta ti­dak dapat disanksikan.

Hal itu ditekankan oleh Ketua Majelis Luhur Ta­mansiswa Indonesia Ki Pro­fesor Sri-Edi Swasono, saat membuka Rapat Kerja Da­erah (Rakerda) XXIII Ta­mansiswa Wilayah Su­ma­tera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau (Subaria) di Aula Asrama Haji Tabing Padang, Jumat (20/12).

“Di Sumbar mungkin tidak bergitu menonjol, namun di daerah lain ba­nyak kami temukan bahwa sekolah pemerintah secara tidak langsung me­nye­bab­kan sekolah swasta mati suri. Padahal, di saat negara ini belum memiliki sistem pendidikan yang baik, se­kolah swasta yang menjadi pusat pendidikan. Dari seko­lah swasta lahir orang-orang besar, termasuk dari Ta­mansiswa,” jelasnya kepada Haluan.

Guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indo­nesia itu menambahkan, sudah selayaknya peme­rintah memberikan perha­tian kepada sekolah swasta secara utuh. Karena be­berapa kasus terlihat bahwa nasib sekolah swasta amat memilukan, ia men­con­tohkan sekolah swasta Ta­mansiswa di Payakumbuh yang dulunya memiliki sis­wa sebanyak 300 orang, namun kini yang tersisa tidak sampai 100 orang. Ini diakibatkan keberadaan sekolah umum dengan ba­ngunan mewah di sam­ping­nya, yang membuat sekolah swasta tersebut terkesan mati suri.

Menanggapi hal ini, Plt Gubernur Sumbar Rey­don­nizar Moenek melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Eko­nomi dan Keuangan Han­sastri mengatakan, peme­rintah provinsi telah me­netapkan pendidikan seba­gai penerima alokasi ang­garan dengan muatan paling besar di Sumbar.

“Sudah menjadi kewa­jiban bagi pemerintah untuk memberikan pendidikan yang layak kepada ma­sya­rakat, namun itu belum terselenggara secara penuh, artinya sekolah umum bu­tuh bantuan sekolah swasta. Oleh karena itu kami dari pemerintahan berkewajiban untuk memberi bantuan, baik berupa Bosda atau guru-guru yang ditugaskan di sana,” jelasnya.

Ia melanjutkan, selama ini sekolah swasta men­jalankan system pendidikan yang unggul, oleh karena itu tidak jarang sekolah swasta yang memungut biaya yang tidak bisa dijangkau oleh semua kalangan.

Namun, karena sealur dengan kua­litas yang di­berikan se­hingga tidak men­jadi per­solan. Namun, untuk se­kolah Taman­sis­wa dengan misi men­jangkau semua kalangan, pemerintah pro­vinsi sangat siap untuk mem­bantu.

Sementara itu, ber­da­sarkan laporan Ketua Pa­nitia Penyelenggara Ra­kerda Tamansiswa Wilayah Subaria ke-XXIII Ki H. Irwandi Yusuf me­nyam­paikan, jumlah peserta Ra­kerda yang datang meledak dan di luar dugaan. Lebih dari dua ratus undangan hadir menjadi bukti betapa tingginya animo peserta untuk ambil bagian dalam Rakerda di Sumbar.

“Kami di Cabang Sum­bar mendapat dua tanggung jawab untuk menyeleng­garakan dua iven besar, yai­tu Kemah Bakti Pramuka dan Rakerda. Dalam Ra­kerda nanti akan dibahas bagaimana perkembangan pendidikan Tamansiswa dalam menyambut era gol­balisasi, termasuk MEA yang akan dimulai awal tahun 2016 ini,” pung­kas­nya. (h/mg-isq)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]