Produksi Padi di Padang Pariaman Meningkat


Selasa, 22 Desember 2015 - 02:27:57 WIB
Produksi Padi di Padang Pariaman Meningkat KEPALA BPPSDMP, Pending Dadih Permana, Sekdaprop Sumbar Ali Asmar dan Pj Bupati Padang Pariaman Rosnini Savitri melakukan tanam serentak di Nagari Buayan, Kecamatan Batang Anai, Senin (21/12). (BUSTANUL ARIFIN)

Hal itu berarti adanya komitmen usaha serta ke­bersamaan pemangku ke­pen­tingan dalam memacu swa­sembada pangan nasio­nal.  “Alhamdulillah, terjadi ke­naikan produktivitas padi 5,28 persen dari tahun 2014. Ini adalah yang tertinggi dalam satu dekade,” kata Pending pada pertemuan gerakan pemberdayaan pe­ta­ni terpadu melalui pe­na­naman serentak di Nagari Buayan, Kecamatan Batang Anai, Senin (21/12).

Ia menjelaskan, target panen nasional tahun 2015 yaitu sebesar 77,99 juta ton, dengan luas lahan sebanyak 14,8 juta hektare dengan dua kali panen se-Indonesia. Pencukupan kebutuhan pa­ngan dalam negeri menjadi kunci ketahanan nasional. Tanpa pangan, ketahanan nasional akan runtuh.

Oleh karena itu, kata Pending, Kementerian Per­tanian membantu saluran irigasi tersier sebanyak 2,3 ju­ta hektare sawah ma­sya­rakat dalam mendukung pro­gram swasembada pa­ngan nasional. Bantuan itu diberikan setelah delapan tahun tidak lagi diang­gar­kan.

Kementerian Pertanian juga mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kua­litas penyuluh dan petani yang akan dilaksanakan pada 2016.

“Yang lebih penting, saat ini kami sedang mem­per­juang­kan tenaga penyuluh untuk diangkat menjadi PNS dalam bentuk Pegawai Pe­merintah dengan Per­janjian Kontrak (P3K), se­suai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Sumbar, Ali Asmar men­dukung rencana pemerintah yang akan mengangkat pe­nyuluh pertanian menjadi PNS secara bertahap. Me­nu­rutnya, sektor pertanian, ta­na­man pangan holtikultura ada­lah penyumbang ter­tinggi PDRB sebesar 23,02 persen. “Ini niat yang baik sekali untuk memotivasi para penyuluh pertanian un­tuk menyukseskan program nasional ketahanan pangan nasional,” sebutnya.

Pada tahun ini, kata Ali Asmar, telah disiapkan la­han tanam jajar legowo seluas 10 ribu hektare untuk Sumbar. Padang Pariaman mendapat lahan sebanyak 2.500 hektare (Ha).

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami punya tar­get 3 juta ton panen padi pada tahun 2017. Dengan kerja sama seluruh pihak, insya Allah tercapai,” kata putra Padang Pariaman itu.

Pj Bupati Padang Paria­man, Rosnini Savitri me­nerangkan, untuk meman­faat­kan musim hujan yang sedang berlangsung, telah dilaksanakan pencanangan gerakan tanam serentak di Padang Pariaman pada 13 Desember lalu. Kegiatan itu di­awali dengan pen­ca­na­ngan di tingkat kabupaten dan diteruskan di tingkat keca­matan. Ia berharap gerakan itu dilanjutkan oleh seluruh petani sehingga seluruh sa­wah sudah ditanami.

Ia menuturkan, ber­da­sarkan data BPS, luas tanam di Padang Pariaman sampai Oktober sudah men­capai 59.786 Ha atau 5,76 persen di atas target 2015. Pro­duktivitas rata-rata men­capai 5.4 ton per ha, atau ter­ja­di peningkatan pro­dukt­ivitas 0,31 per Ha. De­ngan demikian, per­kiraan pro­duksi tahun ini men­capai 296.082 per ton gabah kering dengan tambahan produksi mencapai 27.100 per ton dibandingkan tahun 2014 atau sebesar 10,07 persen.

Ia mengharapkan du­kungan dana dan program khusus bidang Pertanian yang untuk petani dan pe­nyuluh di Padang Paria­man, yang berkaitan ke­tahanan pangan seperti upa­ya khusus (UPSUS) pe­ning­katan produksi padi, jagung, kedelai dan komoditi pangan strategis lainnya. (h/bus)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]