Refleksi 231 Tahun Kota Bukittinggi

Pembenahan Infrastruktur Harus Ditingkatkan


Selasa, 22 Desember 2015 - 03:18:37 WIB
Pembenahan Infrastruktur Harus Ditingkatkan Jam Gadang yang dibangun pada tahun 1926 menjadi Landmark Kota Bukittinggi. Jam Gadang ini sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, sekretaris atau controleur Fort de Kock pada masa pemerintahan Hindia-Belanda.

Ketua DPRD Bukittinggi Beny Yusrial mengatakan, DPRD Bukittinggi pada tahun 2016 mendatang akan ber­peran aktif mendorong pemerintah Kota Bukittinggi melakukan pembenahan infra­struktur yang selama ini menjadi sorotan masyarakat banyak.

Sebut saja permasalahan pelayanan publik, pasar, banjir, masalah kesehatan dan masalah lainnya yang dialami Bukit­tinggi, masih menjadi keluhan masyarakat banyak dan perlu dilakukan kajian dan kerja nyata dari seluruh pihak terkait.

“Tahun depan DPRD Bu­kittinggi akan mendorong peme­rintah untuk membenahi infra­struktur di Bukittinggi. Pemba­ngunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) misalnya perlu diwujudkan untuk mengatasi berbagai permasalahan keseha­tan. Contoh lain, pembenahan Pasar Bawah juga harus dilaku­kan agar pedagang dan pengun­jung di sana merasa lebih nyaman lagi,” ujar Beny Yusrial.

Selama tahun 2015 ini menu­rut Beny Yusrial, DPRD Bukit­tinggi telah melahirkan 15 Perda dan enam diantaranya merupa­kan hasil inisiatif DPRD Bukit­tinggi. Perda yang dilahirkan itu diharap­kan mampu mengubah Kota Bu­kittinggi ke arah yang lebih baik.

Walikota Bukittinggi Terpilih Ramlan Nurmatias mengatakan, kepemimpinan Ramlan-Irwandi siap menjalankan tugas yang menjadi amanah warga Bukit­tinggi setelah nantinya Ramlan-Irwandi dilantik. Menurutnya berbagai permasalahan krusial Bukittinggi seperti masalah par­kir, banjir dan sebagainya akan menjadi program prioritas yang akan dijalankan.

“Tidak tepat rasanya kalau kami menetapkan program kerja 100 hari, karena ketika kami dilantik, kami langsung kerja. Konsolidasi internal dan men­jalin komunikasi dan hubungan baik dengan DPRD serta muspi­da lainnya juga penting dilaku­kan, agar membangun Kota Bu­kit­tinggi ini bisa dilakukan seca­ra bersama-sama,” tutur Ramlan.

Ramlan juga menegaskan, setiap pejabat SKPD di lingku­ngan Pemko Bukittinggi diwajib­kan untuk memahami visi dan misi Pemerintah Kota Bukit­tinggi, sehingga setiap apa yang dilakukan tidak menyimpang dari rel yang telah ditetapkan.

“Pelayanan publik juga perlu ditingkatkan. Misalnya, dalam kepengurusan IMB (Izin Mendi­rikan Bangunan), masyarakat harus mengetahui prosedurnya seperti apa, berapa lama izinnya akan ke luar, berapa biaya yang harus dibayar. Ini sangat penting, agar masyarakat puas dengan setiap pelayanan yang diberikan pemerintah,” ucap Ramlan.

Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota (HJK) Bukit­tinggi yang ke 231, berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan oleh jajaran SKPD Kota Bukit­tinggi, mulai dari tingkat kota, kecamatan hingga ke tingkat kelurahan.

Begitu juga yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bukittingi, yang jauh jauh hari sebelumnya telah mengegelar serangkaian kegiatan untuk me­nyambut dan memeriahkan HJK Bukittingi ke 231 tahun tersebut.

Kepala Disbudpar Kota Bu­kittinggi Melfi Abra menye­butkan, untuk memeriahkan HJK Bukittinggi ke 231, pihak­nya telah melaksanakan serang­kaian kegiatan. Seperti  Festival Kejuaraan Silek dan Randai Tradisional Kota Bukittinggi yang berlangsung dari tanggal 9-14 November 2015 lalu di Ge­dung PGSD Belakang Balok.

Kemudian pada tanggal 21-22 November 2015 digelar kegia­tan pementasan seni Sumarak Keratif 2015 di Pelataran Jam Gadang. Kegiatan tersebut dibu­ka oleh Pj Gubernur Sumbar yang diwakili Sekda Prov Sumbar Ali Asmar.

Dalam pergelaran Sumarak Kreatif ini sebut Melfi ditam­pilkan Festival Panggung Minang Bukittinggi dan Agam. Selain itu juga ditampilkan Pertunjukan Seni Antar Bangsa dari komonitas mancanegara, seperti Cina, Je­pang, India, Tionghoa dan Indo­nesia beserta komonitas lainnya.

Kemudian Pertunjukan Seni Nusantara (Jawa, Sunda, Aceh Dan Minang) serta Creative Mi­nang Dance Competition dan Lomba Penyanyi Minang. 

Pergelaran Sumarak Kreatif 2015 yang dilaksanakan bertu­juan untuk memberikan ruang kepada pelaku ekonomi kreatif bidang seni dan budaya untuk mengekspresikan karya cipta atau ide-ide kreatifnya ke dalam sebuah seni pertunjukan.

“Kegiatan yang digelar juga dimaksudkan untuk memper­kenalkan seni budaya serta mempererat hubungan antar suku dan bangsa yang ada di Sumbar melalui seni pertunjukan,” jelas Melfi.

Selain itu, dalam rangka meme­riahkan HJK Bukittinggi Disbudpar juga menggelar lomba vocal group antar SLTP dan SLTA se-Kota Bukittinggi yang dilaksanakan di RRI Bukittinggi. Kemudian Gebyar HJK ditaman panorama yang diikuti oleh sanggar-sanggar dan komonitas seni se-Bukittinggi.

Dan baru baru ini juga digelar panggung hiburan rakyat yang dikabolarasikan dengan Bukittinggi Ekspo di Lapangan Kantin yang berlangsung selama empat hari. Panggung hiburan rakyat ini menampilkan artis artis rekaman Bukittinggi dan Sumbar serta Paguyuban Multi Etinis yang ada di Bukittinggi. Dalam kegiatan ini juga digelar penam­pilan fashion show, karnaval dan pameran.

“Dalam kegiatan puncak HJK ke 231, juga dilaksanakan makan bajamba di Gor Bermawi Bukittinggi dan malam resepsi. Dan semua rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan untuk memeriahkan HJK itu berlangsung dengan semarak dan meriah. Peringatan puncak HJK Bukittinggi ditandai dengan sidang paripurna DPRD Kota Bukittinggi,” jelas Melfi. (h/wan/tot/ril)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]