Usaha Pemecahan Batu di Dharmasraya Memakan Korban


Rabu, 23 Desember 2015 - 02:48:43 WIB
Usaha Pemecahan Batu di Dharmasraya Memakan Korban

Hal itu dibenarkan oleh Wali Nagari Siguntur Aswad, kepada wartawan saat dijumpai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh. “Saya lewat di jalan yang dekat ke tempat kejadian perkara. Saya diberitahu kejadian itu. Saya langsung melarikan korban ke RSUD,” ungkapnya.

Ia menuturkan, korban kecelakaan kerja di stond cruser tersebut mengalami patah tulang lengan sebelah kanan dan robek sangat lebar. Dari robekan itu darah mengucur.

Baca Juga : Tebar Amal Jariah di Kawasan Pelosok, Audy Joinaldy Apresiasi Konco Arek Sahati

Korban kecelakaan tersebut, kata Aswad, bukan orang lain atau pekerja, melainkan anak kandung pemilik usaha pemecahan batu itu.

Sementara itu, usaha stond cruser yang di kelola oleh H Habi Munas itu diduga tidak mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan.

Baca Juga : Ahli Epidemiologi: Kesuksesan Vaksinasi Tahap Pertama Jadi Tolak Ukur Pelaksaan Selanjutnya

Terkait hal itu, Aswad mengatakan, ia tidak tahu apakah usaha pemecahan batu itu memiliki izin atau tidak karena usaha pemecah batu itu telah berdiri sebelum ia menjabat sebagai walinagari Siguntur.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Dharmasraya, Saikresno,  me­nyebutkan, izin usaha pemecahan batu itu masih abu-abu. “Dulu pernah mengajukan izin ke satu pintu (Badan Perizinan), dan sudah pernah dibahas satu kali. Namun sampai saat ini belum jelas secara pasti tentang izinnya,” ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan ponsel.

Baca Juga : 28 Formasi CPNS Sumbar Masih Kosong, Dokter Spesialis Terbanyak

Saikresno menegaskan, apabila ada yang melakukan operasi kegiatan usaha pertambangan tanpa mengantongi izin lengkap, usaha itu adalah usaha ilegal. Kalau ilegal, pihak berwajib bisa menertibkannya.

H Habi Munas, saat dikonfirmasi terkait izin itu, membantah kalau usaha tersebut tidak memiliki izin. “Ada izinnya kok,” kata Abi Munas mengaikhiri pembicaraan. (h/mg-bdr)

Baca Juga : Heboh Siswa Pakai Jilbab di Padang! Bundo Kanduang: Minang Tak Pernah Terjadi Konflik, Sudahi Pertikaian dan Jangan Diperuncing Lagi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]