Walikota Sambut Positif Seminar Pengelolaan Sumber Daya Air


Rabu, 23 Desember 2015 - 03:06:52 WIB
Walikota Sambut Positif Seminar Pengelolaan Sumber Daya Air

Seminar bertajuk kon­servasi sumber daya air dalam rangka keberlang­sungan sumber air baku bagi PDAM tersebut akan dilak­sanakan pada 28 Desember 2015 mendatang di Hotel Grand Inna Muara.

Dalam jumpa pers di rumah dinasnya, Selasa (22/12), Walikota Padang H. Mahyeldi Dt. Marajo me­nyambut positif seminar yang akan diselenggarakan tersebut. Ia memandang hal itu sebuah terobosan positif guna menyelaraskan ber­bagai pemikiran dan upaya dalam pelaksanaan kon­servasi sumber daya air.

“Ini tentunya suatu upa­ya keberlanjutan dalam pe­ngelolaan sumber daya air di Kota Padang. Dalam se­minar ini diharapkan meng­hasilkan rumusan-rumusan terkait ke­terse­diaan sumber air baku yang aman bagi PDAM,” sebut walikota.

Walikota juga meng­harapkan, PDAM Kota Pa­dang bisa mengelola sumber air baku yang tersedia dan memperluas jaringan se­hingga mampu melayani kebutuhan air masyarakat Kota Padang hingga seratus persen nantinya.

“Hal itu sangat di­mung­kinkan, mengingat keter­sediaan sumber daya air di Kota Padang sangat cukup. Terlebih kita memiliki 6 sungai sendiri, yang hulu dan hilirnya berada dalam wilayah Kota Padang,” ka­tanya.

Ia menambahkan, de­ngan manajemen yang baik kita meminimalisir air dari darat terbuang ke laut se­kaligus mengurangi gena­ngan di tengah kota.

“Untuk mengatasi hal itu, berdasarkan hasil kajian Forum DAS Kota Padang, dibutuhkan 24 embung di hulu sungai sebagai air ca­dangan dan menghambat laju air ke laut,” tukuknya.

Kota Padang yang me­miliki 6 DAS tak semes­tinya bak ayam mati di lumbung atau kehausan di kolam renang. Ketersediaan sumber daya air sangatlah memadai, dan sumber air baku bagi PDAM amat men­cukupi bagi kebutuhan Kota Padang sendiri.

Menurut Akademisi Uni­versitas Andalas yang juga Ketua Forum DAS Kota Padang, Prof. Isril Berd, sumber air yang me­madai tersebut menunggu ma­najemen pengelolaan yang baik. “Bila pengelolaan sudah baik, kita tidak akan pernah kekurangan air. Bah­kan kita tidak akan pernah juga kebanjiran,” sebutnya.

Dikatakan Isril, tiada duanya di dunia kota yang memiliki 6 sungai yang mengalir di wilayahnya sen­diri seperti Kota Padang. Hal inilah yang me­mung­kinkan, Pemerintah Kota memiliki kewenangan da­lam pe­ngelolaan sumber daya air tersebut.

“Tentunya perlu juga koordinasi dengan Peme­rintah Provinsi serta me­libatkan Balai Sungai se­bagai perpanjangan peme­rintah pusat,” tukasnya.

Terkait pelaksanaan se­minar internasional yang dihelat perusahaan plat me­rah ini, Kepala PDAM Pa­dang, Muswendri Evytes mengungkapkan, seminar ini akan menghadirkan key­note speaker Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU­PR), Dr. Firdaus Ali.

Nara sumber akan diha­dirkan diantaranya diha­dir­kan dari Ditjen Pengen­dalian DAS dan Hutan Lindung Kementerian Ling­kungan Hidup dan Ke­hu­tanan RI, Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU­PR, serta dari Manila Water Company Forum ko­muni­kasi DAS Cindanau.

“Dengan dilaksanakan seminar ini, diharapkan dapat menghasilkan pan­dangan, pendapat, dan pemi­kiran antar pihak sehingga sinergi pelaksanaan kon­servasi sumber daya air dan pengelolaan DAS dapat ber­jalan dengan baik,” ungkap Muswendri.(h/ows)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]