Anak vs Sayuran


Sabtu, 26 Desember 2015 - 01:11:51 WIB
Anak vs Sayuran

Berbagai upaya dilaku­kan orangtua agar buah hati mereka mengonsumsi sayu­ran. Mulai dari menam­bahkan saus keju hingga selai kacang pada sayuran. 

Menurut studi terbaru, cara ini ternyata cukup efek­tif untuk membuat anak menyukai sayuran. Tak ha­nya itu, trik tersebut mampu mendorong anak meman­dang sayuran lebih positif. 

Baca Juga : Awas! Inilah Dosa Jariyah yang Terus Mengalir

Seperti dilansir kantor berita Reuters, anak-anak dari prasekolah di Amerika Serikat (AS) diberikan ku­bis Brussel yang telah di­tambah krim keju untuk mengurangi rasa pahit pada sayuran. 

Usai menyantap hida­ngan tersebut, anak-anak ini kemudian mengaku lebih banyak menyantap sayuran. Bahkan, meski sayuran ter­sebut disajikan polos tanpa tambahan apa pun.

Baca Juga : Kolonel TNI Mati Dibunuh Rekan Sendiri Cuma Gara-gara Politik

Menurut para peneliti, strategi memasangkan se­suatu yang baru dengan sesuatu yang sudah disukai seseorang, dapat membantu mendorong anak-anak dan bahkan dewasa unuk m­e­nyantap lebih banyak buah serta sayuran.

“Hal ini memiliki poten­si untuk mengubah kebia­saan makan anak-anak, ter­masuk makan lebih banyak sayuran. Dan, ini pada gili­rannya akan memengaruhi obesitas,” ujar salah seorang peneliti sekaligus psikolog dari Arizona State Uni­versity, Elizabeth Capaldi-Phillips. 

Baca Juga : Apakah Malaikat akan Meninggal Layaknya Manusia?

Dalam penelitian yang dipublikasikan Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, orangtua dari 29 anak-anak berusia antara 3-5 tahun mengisi survei tentang pandangan anak-anak terhadap 11 sayuran. Termasuk, apakah anak-anak ini pernah menyukai, tidak menyukai, atau belum pernah mencoba sayuran.

Kembang kol dan kubus Brussel berada dalam dere­tan sayuran yang paling ti­dak pernah disantap oleh anak-anak. Namun, kedua sayuran ini yang akhirnya digunakan untuk mengukur preferensi anak-anak dalam penelitian. 

Baca Juga : Cegah Korupsi Melalui Simplikasi Jabatan Fungsional

Anak-anak diberikan kembang kol atau kubis Brussel satu kali sehari selama tujuh hari. Mereka makan dalam sebuah ke­lompok yang terdiri atas 5-6 anak yang dipimpin pe­neliti atau guru. Sayuran direbus dan disajikan polos, tanpa krim keju manis, atau dengan krim keju manis.

Setelah periode pengon­disian tersebut, anak-anak kemudian diberi sayuran biasa. Para peneliti me­nemukan bahwa anak-anak yang diberikan kubis Brus­sel dengan krim keju selama tahap pengondisian secara signifikan lebih menyukai sayuran tersebut ketimbang mereka yang hanya di­be­rikan sayuran polos. 

Para peneliti mene­kan­kan bahwa dalam studi ini, anak-anak menyantap sa­yuran yang baru mereka kenal dengan tambahan krim keju sebanyak tujuh kali sebelum akhirnya mau menyantap sayuran polos. Berbeda dari penelitian sebelumnya, di mana anak-anak mencoba beberapa makanan baru 8-10 kali sebelum mereka terbiasa dengan rasanya.

Menurut peneliti, stra­tegi dengan menambahkan rasa pada sayuran tak hanya bekerja pada kubis Brussel, tetapi juga makanan dan sayuran lain.

“Anak-anak mengem­bangkan preferensi maka­nan di usia muda, namun cenderung sangat pilih-pi­lih pada usia ini. Jadi, pen­ting untuk mempertahankan kebiasaan sehat yang akan bertahan sampai dewasa,” ucap peneliti lainnya dari Arizona State University, Devina Wadhera. (h/vvn)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 24 Januari 2021 - 20:56:24 WIB

    Awas! Inilah Dosa Jariyah yang Terus Mengalir

    Awas! Inilah Dosa Jariyah yang Terus Mengalir Sebagai manusia biasa, kesalahan ataupun khilaf merupakan sesuatu hal yang wajar adanya. Hal itu disebabkan karena kita bukan manusia sempurna seperti halnya Rasulullah SAW. Maka, introspeksi diri merupakan salah satu cara ya.
  • Kamis, 21 Januari 2021 - 16:34:07 WIB

    Kolonel TNI Mati Dibunuh Rekan Sendiri Cuma Gara-gara Politik

    Kolonel TNI Mati Dibunuh Rekan Sendiri Cuma Gara-gara Politik Peristiwa kelam pengkhianatan Partai Komunis Indonesia (PKI) menyisakan duka yang sangat mendalam bagi sejumlah korban. Tak hanya enam Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat yang jadi korban pembunuhan di Jakarta, ada pula .
  • Rabu, 20 Januari 2021 - 10:49:13 WIB

    Apakah Malaikat akan Meninggal Layaknya Manusia?

    Apakah Malaikat akan Meninggal Layaknya Manusia? Malaikat adalah salah satu dari sekian makhluk Allah SWT. Hanya saja dia diciptakan dengan sejumlah keistimewaan salah satunya adalah tak pernah melakukan maksiat. .
  • Senin, 21 Desember 2020 - 01:18:17 WIB

    Cegah Korupsi Melalui Simplikasi Jabatan Fungsional

    Cegah Korupsi Melalui Simplikasi Jabatan Fungsional Penyederhanaan organisasi menjadi isu yang kian menarik selama setahun terakhir ini. Dengan terbitnya Peraturan Menteri Pendayagunaan Apratur Negara Reformasi dan Birokrasi (PANRB) Nomor 28/2019 tentang Penyetaraan Jabatan Ad.
  • Ahad, 20 Desember 2020 - 19:33:23 WIB

    Belum Bayar Listrik? Yuk Segera Lunasi Agar Liburan Semakin Nyaman

    Belum Bayar Listrik? Yuk Segera Lunasi Agar Liburan Semakin Nyaman Jelang akhir tahun 2020, PLN gencar melakukan upaya penurunan tunggakan listrik dengan menghimbau masyarakat untuk membayar listrik tepat waktu. Ditargetkan pada akhir tahun 2020 tidak ada lagi pelanggan yang menunggak. Hal i.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]