Air Terjun Lubuak Tampuruang

Pesona Alam ‘Tersuruk’ di Kota Padang


Sabtu, 26 Desember 2015 - 01:13:44 WIB
Pesona Alam ‘Tersuruk’ di Kota Padang

Terletak di kawasan Guo Belimbing, Kecamatan Kuranji, Padang. Tentu tak butuh waktu lama dari pusat kota untuk sampai ke lokasi tersebut. Pe­sona alam yang ditawarkan pun dijamin mampu membuat pe­ngunjung betah berlama-lama di sana. Betapa tidak, selain bisa melepas dahaga akan olahraga lintas alam dengan jarak tempuh singkat. Suguhan air terjun dan pemandian seolah jadi muara perjalanan yang amat me­nye­garkan.

Untuk menuju ke Air Terjun Lubuak Tampuruang, pe­ngun­jung hanya mengorbankan waktu kurang lebih satu jam dari pusat Kota Padang. Saran terbaik berkunjung ke sana adalah dengan menggunakan sepeda, sekalian berolahraga yang tentu sangat menyenangkan bila dila­kukan di akhir pekan. Namun, tak sedikip pula pengunjung yang datang menggunakan se­peda motor, terutama di hari-hari yang bukan hari libur.

Baca Juga : Ingat! Bukan Urusan Sepele, Tapi Sering Dianggap Sepele

Momo, salah seorang pecinta alam mengatakan, ke Air Terjun Lubuak Tampuruang tidak se­ribet ke lokasi wisata lain yang butuh banyak persiapan. Mes­kipun demikian, tetap dianjur­kan menggunakan sepatu sport dengan cengkraman tapak yang kuat. Karena meskipun jarak yang ditempuh dengan jalan kaki kurang dari 30 menit. Tetap saja pengunjung akan merintangi berbagai jenis medan.

View sebelum tiba di lokasi itu cukup mengasikkan. Air Terjun Lubuak Tampuruang akan terlihat dari kejauhan di sepanjang perjalanan dan ter­kepung gugusan perbukitan. Belum lagi nyanyian satwa yang mengitari di sepanjang per­jalanan. Semarak alam raya sangat terasa selama perjalanan. Ketika sampai ke lokasi, dijamin lelah akan terbayarkan,” jelas Momo.

Baca Juga : Awas! Inilah Dosa Jariyah yang Terus Mengalir

Sebelum masuk ke medan yang harus ditempuh dengan jalan kaki, pengunjung dapat memarkir kendaraan di kedai atau pondok milik masyarakat yang tersedia di lokasi tersebut. Setelah melewati gapura se­lamat datang, pengunjung juga akan disambut gugusan huruf Lubuak Tampuruang yang masih dalam tahap penyelesaian. Mes­kipun demikian sudah banyak pengunjung yang mengabadikan gugusan huruf tersebut.

Beberapa satwa liar yang dapat dijumpai antara lain be­raneka jenis burung, monyet dan beberapa jenis hewan liar lain­nya. Namun, tak akan ditemukan hewan liar yang menakutkan, sebab lokasi tersebut tak terlalu jauh dari permukiman warga Belimbing.

Baca Juga : Kolonel TNI Mati Dibunuh Rekan Sendiri Cuma Gara-gara Politik

Setelah melewati jalan se­tapak yang juga digunakan ma­syarakat setempat untuk menuju ladang, dari kejauhan pe­ngun­jung akan mendengar air terjun mengempas ke Lubuak di ba­wahnya. Semakin perjalanan dilanjutkan, akan tersingkap pemandangan air terjun yang mengalir dari balik tebing nan terjal.

Sebelum tiba di lokasi, pe­ngunjung diminta berhati-hati saat menuruni medan tebing. Terlebih saat kondisi medan tengah licin. Setelah itu, nik­matilah keindahan ciptaan Tu­han berupa air terjun setinggi kurang lebih 20 meter yang mengguyur mata dengan pe­sonanya.

Baca Juga : Apakah Malaikat akan Meninggal Layaknya Manusia?

Dinamakan Lubuak Tam­puruang, menurut warga se­tempat, dikarenakan bentuk kolam tempat jatuhnya air terjun menyerupai bundaran Tam­puruang (batok kelapa).

Tidak hanya satu Lubuak dan air terjun saja yang dapat dinikmati di lokasi tersebut. Karena selain itu, terdapat beberapa Lubuak lain dengan air terjun kecil yang menyurahkan air ke dalamnya. Sungguh se­perti potongan sorga yang jatuh ke dunia.

Pengunjung juga dapat me­nikmati kesegaran dan keje­r­nihan Lubuak Tampuruang de­ngan menyelamkan diri ke da­lamnya. Namun, pengunjung diwanti-wanti untuk menjaga kesopanan dan tata-krama. Ar­tinya, harus menggunakan baju dan celana yang menutup bagian tubuh. Artinya, tak dibolehkan memakai baju renang karena lokasi tersebut adalah objek wisata, bukannya kolam renang.

Selain itu, para pengunjung juga dipantau agar tidak me­lakukan hal yang ganjil yang dapat mengundang bencana bagi warga setempat. “Sama-sama menjaga saja. Boleh bawa pacar ke sini, tapi jangan macam-macam,” ujar Yanris, salah seorang warga Belimbing.

Bicara perhatian, nametag yang dibuat pemerintah guna menyambut kedatangan pe­ngunjung bisa disebut sebagai buktinya. Namun tentu tak cu­kup sampai di situ. Pesona Lubuak Tampuruang dapat di­garap lebih maksimal lagi agar benar-benar bisa menjadi de­s­tinasi wisata keluraga yang diperhitungkan. Karena sejauh ini, hanya satu-dua saja pe­ngunjung yang datang dari luar kota. Artinya, ketertarikan serta promosi Pemko Padang sendiri masih kurang.

Selain jadi objek wisata, lokasi tersebut juga dapat di­maksimalkan sebagai lokasi olahraga lintas alam, tracking, dan triathlon.

Namun, tentu kembali pada pemerintah, apa­kah akan membiarkan saja atau memang ada kemauan mengurus dan mempercantiknya.***

 

Oleh :
JULI ISHAQ PUTRA

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 26 Januari 2021 - 17:32:39 WIB

    Ingat! Bukan Urusan Sepele, Tapi Sering Dianggap Sepele

    Ingat! Bukan Urusan Sepele, Tapi Sering Dianggap Sepele Saat ini rasanya sulit sekali kehidupan tanpa listrik. Bisa dikatakan, kita bergantung sepenuhnya terhadap listrik. Apalagi di era kenormalan baru ini, kita pun menggunakan listrik untuk kehidupan sehari-hari, mulai dari meny.
  • Ahad, 24 Januari 2021 - 20:56:24 WIB

    Awas! Inilah Dosa Jariyah yang Terus Mengalir

    Awas! Inilah Dosa Jariyah yang Terus Mengalir Sebagai manusia biasa, kesalahan ataupun khilaf merupakan sesuatu hal yang wajar adanya. Hal itu disebabkan karena kita bukan manusia sempurna seperti halnya Rasulullah SAW. Maka, introspeksi diri merupakan salah satu cara ya.
  • Kamis, 21 Januari 2021 - 16:34:07 WIB

    Kolonel TNI Mati Dibunuh Rekan Sendiri Cuma Gara-gara Politik

    Kolonel TNI Mati Dibunuh Rekan Sendiri Cuma Gara-gara Politik Peristiwa kelam pengkhianatan Partai Komunis Indonesia (PKI) menyisakan duka yang sangat mendalam bagi sejumlah korban. Tak hanya enam Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat yang jadi korban pembunuhan di Jakarta, ada pula .
  • Rabu, 20 Januari 2021 - 10:49:13 WIB

    Apakah Malaikat akan Meninggal Layaknya Manusia?

    Apakah Malaikat akan Meninggal Layaknya Manusia? Malaikat adalah salah satu dari sekian makhluk Allah SWT. Hanya saja dia diciptakan dengan sejumlah keistimewaan salah satunya adalah tak pernah melakukan maksiat. .
  • Senin, 21 Desember 2020 - 01:18:17 WIB

    Cegah Korupsi Melalui Simplikasi Jabatan Fungsional

    Cegah Korupsi Melalui Simplikasi Jabatan Fungsional Penyederhanaan organisasi menjadi isu yang kian menarik selama setahun terakhir ini. Dengan terbitnya Peraturan Menteri Pendayagunaan Apratur Negara Reformasi dan Birokrasi (PANRB) Nomor 28/2019 tentang Penyetaraan Jabatan Ad.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]