Pengamanan Lilin dan Objek Wisata Diperketat


Sabtu, 26 Desember 2015 - 03:04:45 WIB
Pengamanan Lilin dan Objek Wisata Diperketat

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Agam, AKBP Eko Budhi Purwono, Kamis (24/12)mengatakan, pada wilayah hukum Polres Agam tidak ada gereja, oleh sebab itu pengamanan dititikberatkan dalam menjaga kelancaran arus transportasi. “Konsentrasi kita fokus dengan pengamanan arus transportasi dan objek wisata pada Operasi Lilin 2015,” katanya.

Dikatakan Eko, Agam merupakan salah satu wilayah yang strategis karena. dilalui kendaraan masyarakat dari Pasaman Barat, sebagain Padang Pariaman untuk menuju Kota Bukitinggi.

Salah satu ruas jalan penghubungnya adalah  Kelok 44, di Ke­camatan Matur, Simpang Gudang pada Kecamatan Lubuk Basung. Kepolisian siap memaksimalkan serta memperketat pe­ngamanan Lalin serta objek wisata.

Ia menjelaskan, Operasi Lilin 2015 pihaknya mengerahkan 81 personel ke­mudian melibatkan Kodim 0304 Agam, serta SKPD terkait seperti Penanggulangan Bencana Daerah,  Satpol PP, Badan Dinas Pekerja Umum. Jumlah anggota pe­nga­manan bakal ditingkatkan jelang pergantian tahun.

Ia juga meminta kepada masyarakat agar untuk sama-sama menjaga arus lalu lintas sehingga tercipta keamanan dan ketertiban.

Menurut Eko, untuk pengamanan objek wisata dilakukan pada tempat-tempat yang diketahui cukup ramai anatara lain, di Muko-muko Kecamatan Tanjung Raya, Puncak Lawang, Lawang Park di Kecamatan Matur Bandar Mutiara dan Pasi Tiku Kecamatan Mutiara,  Tigo Balai Nan Basa. Pada tempat yang dinilai memiliki resiko cukup tingga pihaknya akan mendirikan pos.

“Ada sejumlah tempat yang kukup rawan seperti Muko-Muko, Lubuk Sao dan Puncak Lawang Bandar Mutiara, Pasi Tiku. Pada titik tersebut akan didirikan pos pelayanan dengan menempatkan sejumlah anggota. Selain itu Polres Agam juga mengerahkan Sat Polair Polres Agam untuk melakukan patroli di sepanjang pantai Tiku, untuk mementau aktivitas pengunjung pantai saat bermain ombak,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk meminimalisir resiko pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat yang memilih objek tujuan wisatanya ke pantai agar menghindari tidak mandi ombak. Sebab, gelombang tersebut kadang tidak menentu, sewaktu-waktu bisa cukup besar sehingga berbahaya bagi pe­ngunjung yang mandi. (h/yat)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]