BB Terduga Teroris Sijunjung Diserahkan ke Mabes

Polisi Cari Jaringan Iwan Koki di Sumbar


Sabtu, 26 Desember 2015 - 03:26:16 WIB
Polisi Cari Jaringan Iwan Koki di Sumbar

Penyerahan ini sendiri dilangsungkan Kamis (24/12), setelah penggeledahan di kediaman Iwan Koki yang pernah berdomisili di Jorong Kapalo Koto, Nagari Padang Sibusuak, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung.

Kapolda Sumbar Brigjend Pol Drs Bambang Sri Herwanto menyebutkan, barang bukti yang disita dari kediaman pria kelahiran Bukittinggi 40 tahun silam itu dikirim ke Mabes Polri untuk kepentingan penyidikan karena penyidikan kasus ini memang dilakukan terpusat.

Adapun Barang Bukti (BB) yang berhasil disita oleh petugas, kata jebolan Akpol tahun1984 ini adalah bahan perakit untuk pe­le­dak, diantaranya bubuk, cairan keras, dua botol air mi­neral, pipa, serta beberapa ser­buk yang te­rin­dikasi untuk pe­rakitan bahan peledak. Lanjut Bambang, saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan apakah Iwan Koki memiliki jaringan teroris di Su­matera Barat.

“Saat ini masih kita selidiki apakah di Sumbar, terduga ini apakah memiliki jaringan atau tidak. Untuk diketahui, pelaku sendiri memiliki keahlian me­rakit bom,” ungkapnya.

Ia menghimbau kepada ma­sya­rakat agar melaporkan ke Polisi bila menemukan hal-hal yang janggal dan mencurigakan di sekitar tempat tinggal.

“Demi keamanan bersama, saya meminta kepada masyarakat jangan ragu melaporkan kepada polisi bila menemukan hal yang janggal dan mencurigakan di sekitar tempat tinggal. Hal ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat,” himbaunya.

Seperti yang diberitakan se­be­lumnya, Densus 88 sukses mengga­galkan plot teror pe­nge­bo­man dan menangkap dela­pan tersangka di sejumlah tempat di Indonesia, sejak Jumat hingga Sabtu (18/12 dan 19/12).

Operasi penindakan per­tama berlangsung, Jumat (18/12) de­ng­an lokasi di Majenang, Kabupaten Cila­cap sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat itu, tersangka yang di­tangkap ada dua orang, yaitu Iwan alias Koki yang diketahui me­ru­pakan kelahiran Bukittinggi, 9 November 1975 dengan alamat asal Kabupaten Si­junjung, Sum­bar. Kemudian ter­sangka kedua Yud Sya alias Kho. Dia diketahui lahir di Ujung Pandang, 9 No­vem­ber 1986 dengan alamat asal Wonorejo, Mar­po­yan Damai, Pe­kanbaru. (h/mg-adl)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]