PDAM Upayakan Perbaikan Layanan, Pelanggan Malah Menunggak


Senin, 28 Desember 2015 - 02:50:50 WIB
PDAM Upayakan Perbaikan Layanan, Pelanggan Malah Menunggak

“Beberapa langkah terus kami benahi termasuk lang­kah perbaikan yang terus dilakukan,” kata Yal­fis, Direktur PDAM Solsel ke­pa­da sejumlah wartawan, Sabtu (26/12).

Ia menjelaskan, pem­be­na­han mulai dari pe­nempa­tan Yuli Sastra Jhon yang seorang PNS dengan penga­laman pamong di berbagai instansi pemerintah, baik Pemprov Sumbar maupun di Solsel. Selain itu juga mengganti dan me­nempat­kan pegawai yang memiliki komitmen untuk memaju­kan PDAM.

Baca Juga : Harga Cabai Rawit di Lubuk Basung Tembus Rp80 Ribu Perkilogram

Pihaknya telah pula me­n­gop­timalkan beberapa unit PDAM dengan dukungan badan pengawas. Akhir dari pembenahan internal itu, kata yalfis, untuk men­du­kung pelayanan yang mak­simal bagi pelanggan.

Selain itu, pihaknya juga melakukan perbaikan ke­luar yang juga menyangkut kepada kewajiban pe­lang­gan terhadah tagihan reke­ning pelanggan setiap bulan.

Baca Juga : Percantik Ibu Kota, DLH Agam Sediakan Ribuan Bibit Tanaman Hias dan Pohon Pelindung

Ia menuturkan, meski pihaknya mengupayakan perbaikan pada semua sum­ber sejak awal tahun ini, serta memaksimalkan fun­gsi instalasi pengolahan air, namun hal itu tidak ber­ban­ding lurus dengan kesadaran masyarakat untuk me­m­bayar kewajibannya setiap bulannya. Padahal, per­baikian yang dilakukan oleh PDAM memerlukan biaya yang cukup besar setiap bulan. Biaya itu untuk me­me­nuhi kebutuhan bahan kimia untuk pengolahan air tersebut.

“Sampai akhir No­vem­ber 2015 ini, pelanggan PDAM bertambah se­ban­yak 1.555 pelanggan. Pada Januari 2015, jumlah pe­lang­gan sebanyak 7.079. Kini menjadi 8.634 pe­lang­gan. Akan tetapi, jumlah kenaikan yang belum per­nah dicapai pada tahun-tahun sebelumnya itu, be­lum juga mampu menutupi biaya operasional PDAM setiap bulan. Ini karena pelanggan yang rutin mem­bayar setiap bulan hanya sekitar 55 persen, sedangkan sisianya menunggak dengan berbagai alasan,” keluhnya.

Baca Juga : Pasokan Berlimpah, Harga Cabai Merah Keriting Turun

Oleh karena itu, ia me­m­­bentuk Tim Pemutusan Sa­m­­bungan Air pada setiap unit untuk menertibkan pelanggan yang menunggak dan menagih tunggakan pel­ang­gan. Tim yang dibentuk 10 Desember 2015 itu di­bentuk untuk me­mak­simal­kan pemasukan PD­AM se­tiap bulan.

Tim itu, kata Yalfis, akan bekerja sampai semua pelanggan yang tertunggak didatangi selama beberapa bulan ke depan. Bagi pe­lang­gan yang enggan untuk membayar serta menolak untuk diputuskan sam­bung­an­nya, PDAM akan men­ye­rah­kan penyelesaian kepada pihak ke tiga.

Baca Juga : Zigo Rolanda: Izin RS Pratama Solsel Belum Keluar, Tenaga Medis Harus Dikembalikan ke Tempat Asal

“Kami akan mencarikan solusi bagi pelanggan yang koperatif untuk membayar akan. Adapun pelanggan yang tidak mau membayar, terpaksa kami putuskan sambungannya. Sampai ha­ri ini, hanya beberapa pe­lang­gan yang enggan untuk membayar tanpa alasan yang jelas. Sementara se­le­bihnya membayar dengan baik,” paparnya. (h/jef)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]