Warga Abai Harapkan Rehabilitasi Rumah Gadang Panjang


Senin, 28 Desember 2015 - 02:53:35 WIB
Warga Abai Harapkan Rehabilitasi Rumah Gadang Panjang Salah satu rumah gadang panjang yang butuh berbaikan di Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari. (JEFLI)

“Kami sebagai anak kemenakan suku Melayu Sigintir khusunya, bersama masyarakat Abai, sangat berharap pemerintah segera merehabilitasi rumah Gadang panjang yang merupakan cagar budaya di Solsel,” ujar Murninjau, seorang warga Abai kepada Haluan, Sabtu (26/2).

Ia menuturkan, rumah adat 21 ruang yang telah ada semenjak jaman penjajahan Belanda dan direnovasi kembali pada 1975 itu masih digunakan untuk kegiatan adat. “Rumah gadang panjang masih difungsikan, misalnya untuk acara pernikahan, musyawarah adat dan kegiatan adat lainya,” sebutnya.

Camat SBH, Gurhanadi menyampaikan, beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Solsel melalui Dinas Budaya Pariwisata dan Pemuda Olahraga telah berkoordinasi terkait pengembangan objek wisata cagar budaya rumah gadang panjang Abai.

“Sebetulnya, pemkab Solsel bukan tidak mau membantu. Akan tetapi, peruntukan dana terkait objek tersebut harus jelas dulu. Apakah berupa hibah atau bantuan. Meski begitu, pemkab telah memasukkan rumah panjang dalam penyusunan Rencana Induk Pengambangan Wisata Daerah (RIPDA 2016-2025),” jelasnya.

Ia mengharapkan, kelestarian bangunan-bangunan yang mengandung nilai sejarah dan budaya yang ada dapat dipertahankan dikarenakan mempunyai nilai dan daya tarik tersendiri.Menurutnya, jika tidak di­per­tahankan, masyarakat akan sulit membangunnya kembali secara swadaya.

Sebelumnya, Pemerintah Solsel melalui RIPDA telah  mempersiapkan pematangan pengembangan objek wisata dan cagar budaya yang ada di daerah setempat. Di antara kawasan tersebut adalah Danau Bontak, Sungai Batang Liki, Museum Ustano Rajo Balun, Hot Water Boom, Rumah Gadang Panjang Abai, kawasan Saribu Rumah Gadang, dan wisata alam lainnya yang diyakini memiliki potensi.

Asisten I Sekdakab Solsel, Basrial  mengatakan, setelah penyusanan RIPDA matang  sebagai  landasan dalam pembuatan peraturan daerah tentang pengem­bangan pariwisata Solsel 2016-2025, penetapan kawasan strategis pariwisata daerah setidaknya mewakili semua wilayah ditingkat kecamatan yang ada di Solsel. (h/jef)







Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 12 Februari 2020 - 15:48:26 WIB

    Warga Sungai Abu Solok Dilaporkan Hilang Empat Hari

    Warga Sungai Abu Solok Dilaporkan Hilang Empat Hari AROSUKA, HARIANHALUAN.COM -- Seorang warga Lubuak Muaro, Nagari Sungai Abu, Kecamatan Giliran Gumanti, Kabupaten Solok, Syafrizal (48) dilaporkan hilang sejak (8/2/2020). Warga setempat dibantu TSR BPBD keb. Solok hingga kini.
  • Senin, 10 Februari 2020 - 13:05:17 WIB
    Sejak 2001 Berjuang Memekarkan Nagari

    Warga Hulu Air Sampaikan Aspirasi ke DPRD 50 Kota

    Warga Hulu Air Sampaikan Aspirasi ke DPRD 50 Kota LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM -- Ratusan warga Nagari Persiapan Hulu Air, Kecamatan Harau menyampaikan aspirasi ke DPRD Limapuluh Kota, Senin (10/1)..
  • Ahad, 02 Februari 2020 - 15:31:25 WIB

    Berlubang, Warga Berharap Perbaikan Jalan di Simpang Lapai Pariaman

    Berlubang, Warga Berharap Perbaikan Jalan di Simpang Lapai Pariaman PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Jalan berlubang di Simpang Lapai Kota Pariaman, membahayakan pengguna jalan, karena berada pada tikungan jalan. Lubang tersebut sudah lama, hampir tiga bulan ini, dapat mengundang celaka bagi pen.
  • Ahad, 02 Februari 2020 - 15:12:40 WIB

    Buka Ikan Larangan, Ratusan Warga Serbu Sungai Batang Kuamang

    Buka Ikan Larangan, Ratusan Warga Serbu Sungai Batang Kuamang PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Buka ikan larangan, ratusan warga Kuamang, Nagari Panti Timur, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman memadati sungai Batang Kuamang, untuk menangkap ikan beramai-ramai, Minggu (2/2/2020) pagi. .
  • Kamis, 23 Januari 2020 - 19:48:55 WIB

    Tipu Warga dengan Modus Uang Miliaran Rupiah, Genius Umar Minta IMD Dibubarkan

    Tipu Warga dengan Modus Uang Miliaran Rupiah, Genius Umar Minta IMD Dibubarkan PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Diduga melakukan penipuan dengan iming-iming masyarakat uang Rp3 miliar setiap bulan, dengan menyetorkan uang Rp1.750.000, organisasi Indonesia Mercusuar Dunia (IMD) diminta tidak melakukan aktiv.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM