Festival Pekan Nan Tumpah 2015 Berakhir


Senin, 28 Desember 2015 - 03:27:31 WIB
Festival Pekan Nan Tumpah 2015 Berakhir

Pantauan Haluan, ani­mo pengunjung tak berku­rang meskipun pagelaran festival dua tahunan terse­but telah memasuki hari kelima. Hal ini mem­bukti­kan bahwa ketertarikan ma­syarakat de­ngan kesenian kontem­porer dalam kea­daan yang cukup menggem­birakan.

Kepala Balai Pelestarian Nilai dan Budaya Padang Nurmatias, yang didapuk sebagai penutup Festival Nan Tumpah 2015 menga­takan, menghidupkan kem­bali kecintaan masyarakat dalam melestarikan kese­nian harus terus diper­juang­kan. Sebagaimana selama ini dilakoni oleh berbagai kelompok kesenian. Salah satunya KSNT sebagai tuan rumah Festival Nan Tum­pah 2015 yang merupakan pagelaran festival ketiga.

Baca Juga : Warga Sungai Sapiah Padang Mulai Berdatangan Menyambut Kedatangan Jenazah Angga

“Apa yang telah dila­kukan oleh KSNT merupa­kan con­toh bagaimana meng­hidup­kan napas ber­kesenian di tengah masya­rakat. Karena ini menjadi sesuatu yang penting. Begi­tupun dengan yang digi­atkan oleh kelompok kesenian lain  yang menjadi undangan dalam festival ini. Apresiasi yang setinggi-tingginya la­yak diberikan kepada me­reka,” kata Nurmatias.

Mahatma Muhammad, Ketua KSNT sekaligus ke­tua pelaksana Festival Nan Tumpah 2015 kepada war­tawan mengatakan, sejak hari pertama antusiasme pengunjung sangat menggembirakan.

Baca Juga : GOR H Agus Salim Padang Ditutup, Pedagang: Sabtu dan Minggu Harinya Kami

“T­otal pada tahun ini kami mengundang Imaji, Rumah Drama dan Penu­lisan Kreatif, Teater Sakata Padang Panjang, Sanggar Seni Dayung-Dayung Kayu­tanam, Komunitas Tari Ga­lang serta grup musik or­kestra Seruni dari Univer­sitas Negeri Padang (UNP). Terimakasih tak terhingga atas kesediaan kelompok seni tersebut dalam Festival Nan Tumpah tahun ini, yang akan digelar lagi pada 2017 nanti,” katanya.

Secara berturut-turut sejak hari pertama, Pekan Nan Tumpah 2015 dibuka dengan penampilan Kelom­pok Orkestra Seruni dari UNP yang menyena­ndung­kan 10 komposisi musik orkestra.

Baca Juga : Layanan Kesehatan Warga Binaan, Rutan Padang Teken MoU dengan Puskesmas Anak Air

Di hari kedua, KSNT selaku tuan rumah unjuk kebolehan dalam penam­pilan teater dengan lakon Lomba Keharmonisan Ru­mah Tangga yang ditulis Karta Kusumah dan disut­radarai Andre Pratama.

Memasuki pagelaran hari ketiga, penonton disu­guhi pertunjukan tari kon­tem­porer dari Komunitas Tari Galang dengan penam­pilan tari Galuik2&Galiek dengan koreografer Des­lenda serta penata musik Susandra Jaya.

Baca Juga : Memasuki Musim Kemarau, Perumda AM Kota Padang Minta Warga Hemat Air

Pada hari keempan, pe­non­ton disuguhi kolaborasi teater-musikal Imaji dan Sang­gar Seni Dayung-Da­yung pim­­pinan Yudhistira. Mem­ba­wakan repertoar Den­dang Lain Waktu karya Ib­rahim Ilyas

Kemudian, penampilan dari Teater Sakata Padang Panjang dapat menutup Fes­tival Nan Tumpah 2015 dengan sempurna. Lakon Carito di Bukik Tui karya Tya Setyawati dan langsung di­sut­radarai olehnya sendiri berangkat dari kisah nyata penderitaan warga pe­nam­bang kapur di Bukit Tui, yang terletak di bagian sela­tan Kota Padang Panjang.

Manager Produksi KS­NT Brian Fadhli Fahmi mengata­kan, ajang dua tahu­nan ini rutin digelar guna mewujudkan misi mengak­rabkan seni per­tunjukan kontemporer berba­sis tradisi. (h/mg-isq)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]