Rosnini: Pelantikan Bupati Agar Dipercepat


Selasa, 29 Desember 2015 - 02:43:20 WIB
Rosnini: Pelantikan Bupati Agar Dipercepat

Hal tersebut di­ung­kap­kan Pj. Bupati Padang Pariaman, Rosnini Savitri, Rabu malam (23/12) pada acara rapat pleno terbuka KPU penetepan calon Bu­pati, Wakil Bupati terpilih pada Pilkada 9 Desember kemaren, di aula kantor Bupati di Paritmalintang.

Menurut Bupati pe­rem­puan ini, kenapa harus me­nung­gu hingga Juni men­da­tang, kalau tidak ada per­soalan yang mengharuskan ditunda, sebaiknya di­per­ce­pat saja. "Kalau saya ber­pen­dapat, pelantikan bupati yang defenitif lebih cepat lebih baik," katanya.

Baca Juga : RSUD Lubuk Basung Siapkan 10 Tenaga Medis Penyelenggara Vaksinasi Covid-19

Dikatakannya, "pe­kerja­an rumah" (PR) yang di­beri­kan oleh pejabat Gubernur padanya telah hampir se­lesai dikerjakan. Kalau ada yang tertinggal, PR tersebut akan lebih maksimal di­la­kukan oleh Bupati yang defenitif. Karena bupati yang akan dilantik merupakan Bupati sebelumnya, yakni Ali Mukhni yang lebih me­nge­nal dan dekat dengan masyarakatnya sendiri.

"Karena PR yang di­amanah­kan pada saya oleh Pj Gubernur, merupakan bengkalai-bengkalai pe­ker­ja­an oleh Bupati Ali Muk­hni pada priodenya yang pertaman," katanya.

Baca Juga : Akhir Minggu, Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka di Agam Semakin Diminati

Sekarang Ali Mukhni ditetapkan kembali sebagai Bupati terpilih. Tentunya bengkalai tersebut akan le­bih mudah diselesaikan­nya, ka­rena Ali Mukhni meru­pakan bupati yang sa­ng­at dekat dengan masyara­katnya.

Sebelumnya KPU Pa­dang Pariaman pada rapat pleno terbuka penetapan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pilkada 9 Desemeber kem­baren, dimenangkan oleh pasangan Ali Mukhni Sua­hatri Bur ( AM-SB ) atas Paslon Alfikri Mukhlis - Yulius Danil ( Al-Yuda) dengan perolehan suara 60,67%  (88.157)  ber­ban­ding 39,33% (57.142).

Baca Juga : Pohon Tumbang di Tiku, BPBD Agam Lakukan Pembersihan

Menurut ketua KPU Pa­dang Pariaman, Vifner saat memimpin sidang pleno, walaupun tidak dihadiri oleh pasangan calon Al Yuda. Paslon ini dapat me­ne­rima hasil Pilkada 9 De­sem­ber lalu. Bukti dari paslon yang kalah menerima hasil Pil­kada ini, terlihat dengan tidak adanya guga­t­a­n yang dilakukan  ke Ma­ka­mah Konstitusi ( MK )."Karena tidak adanya per­kara Pilkada Padang Pa­riam­an yang ma­suk ke MK, maka pleno ini dapat kita lakukan," kata ketua KPU didampingi ko­misi­o­ner lainya.

Dihadapan forum yang hadir ketua KPU men­yam­pai­kan salam maaf dari calon Al Yuda yang tidak dapat hadir dalam pleno karena sedang berada di luar daerah. "Sebelum si­da­ng dibuka, saya dapat te­le­pon dari Al Yuda, minta iz­in tidak bisa hadir karena sedang di luar daerah," kata Vifner.

Baca Juga : Harga Cabai Rawit di Lubuk Basung Tembus Rp80 Ribu Perkilogram

    Menurut Vifner, hasil dari pleno ini nantinya akan diteruskan pada Mendagri melalui Gubernur Sumbar untuk ditetapkan sebagai Bupati Padang Pariaman. "Insya Allah, sesuai agenda KPU bersama Mendagri, diperkirakan pelantikan Bupati ini akan dilakukan sekitar Juni 2016 nanti," kata Vifner. (h/ded)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]