Pendapatan Juru Parkir di Pantai Padang Naik


Selasa, 29 Desember 2015 - 03:30:03 WIB
Pendapatan Juru Parkir di Pantai Padang Naik

Berdasarkan pantauan di Pantai Padang, Minggu (27/12), pukul 18.00 WIB terjadi kemacetan di sepanjang lokasi tersebut akibat ramainya wisatawan yang berkunjung silih berganti hingga malam.

“Pada musim liburan ini memang terjadi lonjakan pengunjung ke pantai ini sekitar 25 persen dari wisatawan luar daerah dan lima persen dari wisatawan lokal sejak dibangunnya simbol penanda Kota Padang di Pantai ini,” kata salah seorang juru parkir Ade di Pantai Padang, Minggu.

Baca Juga : Warga Sungai Sapiah Padang Mulai Berdatangan Menyambut Kedatangan Jenazah Angga

Ia mengatakan 25 persen wisatawan luar daerah itu sebagian besar berasal dari Jambi, Pekanbaru dan Bengkulu, sedangkan lima persen wisatawan lokal ini mengalami peningkatan dari kunjungan biasa di akhir pekan.

“Dengan adanya lonjakan jumlah wisatawan, tentunya juga meningkatkan pendapatan para juru parkir dan hal ini memberikan keuntungan timbal balik dengan wisatawan yang dapat menikmati keindahan pantai,” ujarnya.

Baca Juga : GOR H Agus Salim Padang Ditutup, Pedagang: Sabtu dan Minggu Harinya Kami

Juru parkir lainnya, Andri menyampaikan bahwa pada musim liburan ini pendapatannya meningkat hingga dua kali lipat jika para pengunjung dapat tertib aturan dan parkir pada lokasi yang ditetapkan.

“Biasanya di sore hari hanya memperoleh pen­dapatan Rp100.000 pada hari kerja dan Rp200.000 pada akhir pekan. Namun dengan adanya musim liburan yang meningkatkan kunjungan wisatawan ini dapat diperoleh hingga Rp400.000 atau Rp500.000 per hari,” jelasnya.

Baca Juga : Layanan Kesehatan Warga Binaan, Rutan Padang Teken MoU dengan Puskesmas Anak Air

Ia mengatakan biaya parkir setiap kendaraan tetap harga standar dan tidak mengalami peningkatan harga sehingga jika ada wisatawan yang mengeluh terkait biaya parkir atau pemalakan liar, dapat langsung melapor pada petugas keamanan yang poskonya berada di sepanjang pantai.

Salah seorang wisatawan yang berasal dari Pekan­baru, Rina (34) mengatakan memilih Pantai Padang sebagai lokasi untuk berlibur dikarenakan adanya landmark baru Kota Padang di lokasi itu yang memperindah tata kota dan menarik untuk dikunjungi.

Baca Juga : Memasuki Musim Kemarau, Perumda AM Kota Padang Minta Warga Hemat Air

“Sangat banyak perubahan yang terjadi di sepanjang pantai ini mulai dari tata kota yang semakin indah termasuk dengan adanya landmark Padang, taman-taman kecil serta pohon-pohon yang baru ditanam dan rapi di sebagian daerah tepi pantai,” ujarnya.

Ia mengatakan saat ini sudah tidak terlalu rentan dengan hujan sehingga dapat leluasa menikmati keindahan pantai dan mendapatkan momen matahari terbenam.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pari­wisata (Disbudpar) Kota Padang Medi Iswandi mengimbau setiap pengunjung objek wisata Pantai Padang itu untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, apalagi pantai itu sudah menjadi landmark baru Kota Padang.

Ia menyampaikan masih banyak wisatawan yang belum sadar akan pentingnya kebersihan dan mem­buang sampah di sembarang tempat, sehingga kawasan itu cepat kotor sebelum sore.

Selain itu terkait jika masih ada pemalakan liar di kawasan pantai itu, ia mengimbau para pengunjung untuk melapor pada pihak berwenang yang berposko di kawasan pantai.

“Jika pengunjung menjadi korban pemalakan dapat langsung lapor dengan membawa barang bukti berupa foto pemalakan tersebut agar dapat segera ditin­daklanjuti,” ujarnya.(h/ows)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]