Anggaran Pokok-pokok Pikiran Dialihkan

Anggota DPRD Sumbar Dapil Padang Protes


Selasa, 29 Desember 2015 - 03:31:02 WIB
Anggota DPRD Sumbar Dapil Padang Protes

Pada pemanggilan yang dilakukan, Kamis (23/12) lalu, tersebut sejumlah ang­gota dewan Dapil I mem­pertanyakan kinerja Dinas Prasjaltarkim. 

Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumbar, Apris yang berasal dari Dapil I menye­but, anggaran Rp12,5 miliar tadi harusnya diperuntuk­kan untuk pembangunan jalan di Sungai Pisang, Pa­dang.

“Namun tanpa pem­beri­ta­huan, secara sepihak ang­garan telah dialihkan untuk membangun kawasan Man­deh di Pessel. Di sini kami minta penjelasan, kenapa itu sampai terjadi,” kata Apris, mempertanyakan persoalan ini pada Kepala Dinas Pars­jaltarkim Sumbar Suprapto.

Sementara itu, Afrizal yang juga berasal dari Dapil I, mengatakan, karena ang­ga­ran untuk daerah Sungai Pisang Padang tak jadi dire­alisasikan, kini ia dan ang­gota DPRD Sumbar dari dapil yang sama dikatakan pembohong oleh ma­syara­kat.

“Padahal dana terse­but sudah disepakati untuk pemabangunan jalan di ka­wa­san itu pada APBD Peru­bahan 2015 ini, tiba-tiba saja dipindahkan. Ini tak bisa diterima, saya mengusulkan agar dibentuk Pansus, dan persoalan ini diusut,” tegas Afrizal.

Menurut dia juga, pem­ba­hasan anggaran untuk Sungai Pisang ini te­lah diba­has sebelum pengesa­han APBD-P 2015. 

Ia dan ka­wan-kawannya mem­perju­ang­kan anggaran untuk ka­wasan yang ada di Kota Padang tersebut de­ngan alasan Sungai Pisang dini­lai pantas mendapatkan anggaran pembangunan. 

Hal itu karena, meski masuk dalam wilayah Kota Padang belum ada jalan yang layak dilalui oleh ma­syarakat sekitar.

“Jika menunggu APBD Padang tentu akan sulit, karena APBD Kota Padang itu juga minim. Makanya, kami perjuangkan melalui anggaran pokok-pokok piki­ran anggota Dapil I. Tapi tahu-tahunya uang yang ada dipindahkan ke Kabupaten Pessel, apa maksudnya ini,” kata Afrizal.

Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Golkar ini ju­ga mengakui, upaya mem­perjuangkan anggaran untuk masyarakat Dapil I tak terlepas dari unsur politik. Karena mereka maju dari Dapil I, jadi yang diprio­ritaskan dibantu memang masyarakat yang telah me­milih mereka saat maju ke kursi legislatif.  

Anggota DPRD Dapil I lainnya, Hidayat ju­ga me­nyam­paikan kekecewaan yang sama. Selain mem­pertanyakan me­nga­pa ang­garan bisa begitu saja dia­lihkan ke kawasan lain, Hidayat meminta agar ada laporan tertulis dari Pras­jaltarkim terkait pemin­dahan proyek tersebut.

Kepala Dinas Pras­jaltar­kim Suprapto menye­but, ada beberapa alasan dila­kukan pemindahan. Per­tama, lahan yang diren­canakan di Sungai Pisang belum dibebaskan oleh Pem­ko Padang.

Kedua, pekerjaan yang ditentukan untuk pem­bu­kaan lahan, bukan untuk pengaspalan jalan. Ketiga, dalam rencana Pemko Pa­dang, telah menganggarkan untuk pengaspalan jalan di Sungai Pisang pada ang­garan 2016 mendatang.

Dengan beberapa alasan tadi, Suprapto melakukan pemindahan pekerjaan ke kawasan Mandeh. Dia mem­bantah kalau itu me­langgar aturan. Pasalnya, pekerjaan proyek di Ka­wasan Mandeh itu tetap masuk dalam nomenklatur yang ditentukan.

Pasalnya, nomenklatur pekerjaan itu adalah se­panjang Jalan Carocok-Man­deh-Sungai Pisang. Artinya, dia mengerjakan proyek di lokasi yang tetap sama dalam nomenklatur. “Pekerjaan jalan yang sepanjang 42 kilometer itu satu paket. Mesti berada di daerah yang berbeda,” ka­tanya.

Dijelaskannya juga, ja­lan tembus Carocok-Man­deh-Sungai Pisang ini ada yang menggunakan dana APBN yang jumlahnya Rp 450 miliar, dan ditambah APBD provinsi, yang di­kerjakan secara mul­ti­years.

“Jadi dana APBD Sum­bar yang berasal dari po­kok-pokok pikiran anggota dewan tadi dipakai untuk membangun ruas jalan yang anggarannya belum masuk proyek APBN,” ucap Suprapto.

Terkait pertemuan Ang­­gota Dapil I dengan pihak Dinas Prasjaltarkim Sum­bar hari itu, hadir juga ang­gota DPRD Dapil I lainnya Albert Hendra Lukman dan Rahmad Saleh. (h/mg-len)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]