24 Embung Akan Dibangun Atasi Krisis Air PDAM


Selasa, 29 Desember 2015 - 03:31:27 WIB
24 Embung Akan Dibangun Atasi Krisis Air PDAM

Dengan adanya embung ini diharapkan nantinya masalah air di Perusahaan Daerah Air Minum (PD­AM) bisa teratasi.

Menurut Walikota Pa­dang Mahyeldi Ansharullah, Senin (28/12), di Padang, di tahun 2016 ada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1,3 mi­liar. Namun, walikota tidak menampik pembebasan la­han menjadi kendala untuk membangun embung ter­sebut.

Padahal koordinasi de­ngan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) sudah diren­canakan jauh sebelumnya. Lagi-lagi untuk pem­beba­san lahan menjadi kendala, apalagi normalisasi di Pa­dang hingga saat ini belum tuntas juga.

“Keterangan dari fo­rum, kita butuh DAS lebih dari 20 embung untuk mena­ngani krisis air. Itupun ma­sih kurang sebenarnya,” tutur Mahyeldi.

Ia menambahkan, sela­ma ini jika hari hujan, Kota Padang kebanjiran dan air melimpah. Yang lebih pa­rah­nya pada saat itu ma­syarakat tidak bisa me­nik­mati air bersih, karena PD­AM biasanya mati atau air kurang bersih. Ketika mu­sim kemarau masalah juga timbul, yakni kekeringan.

“Untuk mengantisipasi itulah kita butuh embung agar air hujan kita tahan dan musim panas kita punya persediaan air,” tandasnya.

Tetapi, kata Mahyeldi, untuk membangun embung tersebut butuh anggaran yang tidak sedikit. Satu embung saja luasnya men­capai 1 Ha.

“Dananya cukup besar,” pungkas Mahyeldi An­sha­rullah.

Di Kota Padang sendiri memiliki 6 DAS yakni DAS Air Timbulun, DAS Bu­ngus, DAS Arau, DAS Ku­ranji, DAS Air Dingin, dan DAS Kandis. Rencananya di setiap DAS akan diba­ngun embung.

Sementara itu, Ketua Forum DAS Kota Padang Isril Berd mengatakan, un­tuk mengantisipasi krisis air di Kota Padang sudah se­harusnya membuat em­bung.  Jika tidak, maka Kota Padang akan krisis air.

“Sama seperti anak ayam mati di lumbung, be­gitu nasib Kota Padang nanti. Kalau tidak membuat terobosan seperti embung tersebut,” kata Isril Berd.

Tetapi, kata Isril Berd, Kota Padang masih belum paham bagaimana pen­ting­nya atau fungsi embung tersebut untuk kelang­su­ngan air di Kota Padang. Padahal dia sebagai aka­demisi yang sering berko­ordinasi dengan pemerintah kota sudah mengingatkan agar semua SKPD, terutama yang berhubungan dengan air bisa membuat embung.

“Kalau saya lihat, baru tiga SKPD yang me­ren­canakan dan akan me­laksanakan itu,” katanya lagi.(h/ows)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]