Perajin Ditangkap Polisi

Terompet Tahun Baru Berbahan Kertas Alquran Bikin Heboh


Selasa, 29 Desember 2015 - 03:34:55 WIB
Terompet Tahun Baru Berbahan Kertas Alquran Bikin Heboh

Dari informasi yang di­him­pun Tribun Jateng, tro­mpet berbahan ker­tas Al­qu­ran ditemukan pertama kali oleh seorang pria ber­nama Kiai Kresno Abrory pada Minggu (27/12/2015), pukul 16.00 WIB.

Terompet pertama kali ditemukan di sebuah wa­rung laba modern di daerah Kebondalem, Kabupaten Kendal. “Saat ini masih didalami,” ujar sumber ke­po­lisian dari Polres Kendal kepada Tribun Jateng, Senin (28/12).

Kepolisian masih men­dalami temuan terompet berbahan kertas Alquran, termasuk siapa pengrajin dan dari mana trompet yang dijual di warung laba mo­dern itu dipasok.

Jangan Gunakan Kertas Alquran

Terompet berbahan ker­tas Alquran yang dijual di warung laba modern di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mendapat per­ha­ti­an Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, KH Cholil Na­fis, meminta pembuat te­ro­m­pet dan penjual mem­berikan kebaikan kepada konsumen tanpa harus me­m­buat kehebohan.

“Hendaknya bahan te­ro­m­pet jangan dari kertas yang bertuliskan hal penting, apalagi Alquran. Kertas Alquran itu dimuliakan oleh umat Islam,” ujar Cho­lil kepada Tribun­nnews. com, Senin (28/12).

Ia minta kepolisian se­gera menyita seluruh te­rom­pet yang terbuat dari Al­quran dan kepada pembuat terompet dan penjual harus memberi kebaikan kepada orang lain.

Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terhadap perajin dan penjual te­rom­pet tersebut, polisi harus segera turun tangan, jangan sampai massa yang ber­tindak.

“Polisi harus turun ke lapangan, karena hanya pe­negak hukum yang bisa me­ng­hukum, bukan massa. Massa wajib melaporkan saja, jangan sampai me­ngam­bil tindakan hukum sendiri-sendiri,” imbuh dia.

Ditangkap

Kapolrestabes Se­ma­rang, Kombes Burhanudin, sudah mengantisipasi pe­redaran terompet tahun baru berbahan kertas Al­qu­ran tersebut.

“Saya sudah instruk­si­kan seluruh Kasat (Kepala Satuan), Kapolsek dan ja­jaran­nya mewaspadai pere­daran terompet itu,” kata Burhanudin kepada Tribun Jateng, Senin (28/12/2015).

Burhanudin mem­be­nar­kan terompet berbahan Al­qu­ran itu disuplai dari gu­dang warung laba modern di Jalan Wijayakusuma, Kota Semarang dan kasus ini diambilalih Polda Jateng.

Berdasar hasil pen­ye­li­dikan, sambung Bur­ha­nudin, terompet tersebut dibuat seorang perajin di daerah Solo. “Pembuatnya dari Solo, pelakunya sudah diamankan Polda Jateng,” kata Burhanudin. (h/trn)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]