Merasa Diperas

Pengunjung Pantai Padang Ngadu ke Polisi


Selasa, 29 Desember 2015 - 03:47:11 WIB
Pengunjung Pantai Padang Ngadu ke Polisi

Adalah MG (26) warga Gang Sawo Nomor 52 Kelurahan Purus Kecamatan Padang Barat dan P (23) warga Jala Purus Baru Nomor 10 Kelurahan Purus Kecamatan Padang Barat, diamankan setelah dia menyodorkan minuman botol dengan harga yang tidak wajar kepada Jacky (27) warga  Kuranji dan saudara jauh dari Jacky, yang bernama Riri (22), warga Jambi.

“Mulanya kami sedang berfoto-foto di logo Padang, pada awalnya mereka tidak berani menyodorkan minuman karena masih ada petugas dari Satpol PP Padang, lalu setelah petugas pergi dengan lancangnya mereka memaksa kami berdua untuk membeli minuman yang mereka jual,” ungkap Jacky saat ditemui Haluan di Pospam operasi Lilin Cimpago, Pantai Padang, Kecamatan Padang Barat.

Lanjutnya, harga minuman yang dijual kedua pemuda ini tidak masuk akal. Yaitu Rp. 15 ribu untuk dua minuman teh dari botol tersebut.

“Saya tidak ada dirugikan secara materi, namun karena perlakuan kedua orang ini tidak bisa ditolerir makanya saya laporkan ke polisi yang lagi berada di sekitar Pantai Padang,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsekta Padang Barat, Komisaris Polisi (Kompol) Sumintak saat dite­mui Ha­luan me­ngatakan, bahwa pihaknya telah melepaskan kedua pemuda tersebut pada Senin (28/12) pagi sekitar jam 08.00 WIB setelah kedua orang tersebut dijamin oleh ketua RW setempat dan kedua orang tua pelaku.

“Sebenarnya kedua korban melaporkan ke petugas hanya karena mendapatkan perlakuan tidak me­nyenangkan dari kedua pelaku yang memaksa korban untuk membeli minuman dengan harga yang tidak wajar,” kata Sumintak. Ditambahkan Sumintak, kedua pelaku dibebaskan setelah mereka membuat surat perjanjian di atas materai yang diketahui oleh ketua RW, Polsekta Padang Barat, dan kedua orang tua pelaku untuk tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

“Jika kedua korban memberikan uangnya kepada kedua pelaku untuk membeli teh dalam botol yang dijualnya, maka kemungkinan pelaku akan ditahan lebih lama lagi karen aini sudah masuk dalam tindak pidana,” terangnya. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Padang, Medi Iswandi ke­pada Haluan mengatakan, pemalakan yang terjadi di sekitaran Pantai Padang merupakan preseden buruk bagi perwisataan Kota ‘Bingkuang’ ini. (h/mg-adl)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]