PT Liga Berencana Gelar ISL Tahun Depan


Rabu, 30 Desember 2015 - 02:28:30 WIB

Belakangan ini muncul pemberitaan yang men­ye­but­kan bahwa PT LI bakal menggulirkan turnamen jangka panjang yang bersifat independen. Disebutkan kalau turnamen itu tidak akan beraliansi kepada PSSI lantaran statusnya yang masih dibekukan oleh Ke­men­pora. Rencananya turnamen itu digelar pada Maret-November 2016.

Rumor itu dibantah Sekretaris PT LI Tigor Shalom Boboy. Dia memastikan kalau yang akan dihelat bukan turnamen, melainkan kompetisi resmi di bawah PSSI. “Bukan turnamen, tapi kompetisi. Namanya ISL, kalau bukan ISL itu mungkin independen karena bukan kompetisi resmi PSSI. Tapi ini kompetisi resmi PSSI,” ujar Tigor, Selasa (29/12).

Seperti yang sudah-sudah, syarat untuk menggelar turnamen atau kompetisi harus berkoordinasi dengan Tim Transisi. Tapi Tigor mengatakan bahwa PT LI tetap bersikap tegas bahwa tidak akan melakukan hal tersebut.”Kalau koordinasi dengan Tim Transisi, Liga tetap dalam sikap yang jelas, tidak akan berkoordinasi dengan Tim Transisi,” kata dia.

Rencana PT LI menggelar kompetisi bukan kali ini saja, namun ketika itu mereka gagal karena tidak diberikan rekomendasi lantaran tak ada koordinasi dengan Tim Transisi. Untuk kali ini Tigor tak ingin berandai-andai apabila rencana ini gagal kem­bali. ”Kami belum mau bicara gagal. Kami hanya effort agar merangkul semua pihak termasuk bertemu dengan BOPI menjelaskan rencana Liga,” tegasnya.

Kompetisi ISL ini rencananya akan diikuti oleh 18 klub ISL. Pertemuan dengan klub-klub peserta baru akan dilakukan pada pertengahan Januari mendatang. Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) sudah menerima permohonan izin rekomendasi dari PT Liga untuk menggelar kompetisi ISL pada 2016. Namun BOPI menegaskan bahwa PT LI juga harus ber­koor­dinasi dengan Tim Transisi.

Dalam surat permohonan rekomendasi tersebut, Sekjen BOPI Heru Nugroho, mengatakan bahwa PT LI tetap melakukan tembusan yang ditujukan kepada PSSI, yang artinya bukan kompetisi independen seperti yang disebut-sebut belakangan ini.”Tidak tampak in­de­pen­den, karena ada tembusan ke PSSI,” ujar Heru, Selasa (29/12).

Heru mengatakan, proses verifikasi dan re­ko­men­dasi dapat dikeluarkan asal PT LI ber­koordinasi lebih dulu dengan Tim Transisi  sebagaimana SK Menpora Nomor 0137 Tahun 2015, terkait pembekuan PSS, hingga kini belum dicabut. Jika tidak, maka reko­men­dasi tidak akan diberikan. “Kalau tidak, ya kami tidak bisa lakukan verifikasi dan keluarkan rekomendasi,” kata dia. (h/mg-san/net)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM