Simulasi Bencana Nagari Guguak Malalo

Rumah dan Jembatan Dilanda Banjir Bandang


Kamis, 31 Desember 2015 - 03:58:30 WIB
Rumah dan Jembatan Dilanda Banjir Bandang Proses evakuasi korban banjir bandang tengah dilakukan TNI bersama Relawan BPBD. (EMRIZAL)

Tercatat sebanyak tiga warga meninggal dunia, jenazahnya ditemukan di perairan Danau Singkarak, jenazahnya dievakuasi meng­gunakan perahu karet milik BPBD Kabupaten Tanah Datar, dibantu TNI, Polri dan Satpol PP.

Sementara puluhan war­ga yang mengalami cidera, seperti patah tulang, luka-luka dilarikan ke posko kesehatan, untuk men­da­patkan pertolongan per­tama dalam musibah banjir ban­dang yang melanda wila­yah Nagari Guguak Malalo, Ke­camatan Batipuh Sela­tan.

Demikian suasana simu­lasi bencana banjir bandang di wilayah Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, yang diseleng­gara­kan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Datar, Senin (21/12).

Berdasarkan laporan da­ri Wali Nagari Guguak Ma­la­lo ke Pusat Pengendali Ope­rasional Penang­gula­ngan Bencana (Pusdal Ops PB) BPBD Kabupaten Ta­nah Datar, sejumlah anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) yang ada di Pemkab Tanah Datar segera meluncur ke lokasi bencana.

Sejumlah elemen seperti TNI, Polri bersama instansi terkait juga merapat ke wila­yah Nagari Guguak Malalo, seperti Dinas PU, Sosnaker, Dinas Kesehatan, Pol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Pendidikan, mela­kukan pendataan sekitar dampak yang ditimbulkan darai bencana banjir ban­dang tersebut.

Pj Bupati Tanah Datar, Sudirman Gani yang juga hadir mengikuti kegiatan Gladi Posko/Simulasi pe­nang­­gulangan bencana ban­jir bandang tersebut, meng­harapkan kepada warga di daerahnya untuk senantiasa siap siaga dalam meng­ha­dapi bencana yang tidak di­inginkan keberadaannya itu.

“Bencana itu bisa saja datang setiap saat. Bisa saja pagi, siang maupun malam hari, ketika kita sedang enak-enak tertidur, mudah-muda­han kita jauh dari mala­petaka itu,” tutur Sudirman Gani di Guguak Malalu.

Sementara Kepala BP­BD Tanah Datar, Mukhlis dalam acara simulasi ben­cana banjir bandang terse­but, mengharapkan kepada semua lapisan peserta simu­lasi, untuk selalu siap siaga dalam menghadapi bencana apa saja.

Wilayah Nagari Guguak Malalo yang terdapat pada aliran anak sungai yang mengalir dari wilayah hutan yang berkemiringan cukup terjal, sangat rentan terja­dinya sejumlah bencana, seperti tanah longsor atau­pun banjir bandang.

Turut hadir sebagai pe­ser­­ta simulasi tersebut, bu­pa­­ti, anggota Muspida, dinas dan instansi terkait, camat be­serta anggota Muspika Ke­camatan Natipuh Sela­tan, wali nagari beserta pe­rang­kat, ketua KAN, BP­RN, Bundo Kanduang, ser­ta to­koh warga lainnya. (h/emz)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]