Kejahatan di Sumbar Menurun

Polda Baru Tuntaskan 50 Persen Perkara


Kamis, 31 Desember 2015 - 04:39:31 WIB
Polda Baru Tuntaskan 50 Persen Perkara

Kapolda Sumbar Brigjend Pol Drs Bambang Sri Herwanto kepada Haluan menyebutkan, 49,24 persen perkara yang dituntaskan itu merupakan kasus yang sudah dituntaskan Polri dan dilimpahkan ke lembaga penegak hukum lainnya, seperti Kejaksaan dan Pengadilan. Sebagian yang jadi tunggakannya, kata Bambang, tengah menjalani proses penyi­dikan yang akan dilimpahkan ke kejaksaan dan sisanya masih diselidiki oleh jajaran Polda Sumbar.

“Ada perkara yang tengah disidik, jumlahnya memang tak diungkap dan lainnya sedang diselidiki,”kata jenderal kela­hiran Purwodadi, 53 tahun lalu lini.

Baca Juga : Positif Covid-19 di Sumbar Mencapai 26.610 Kasus

Dalam keterangan pers akhir tahunnya kepada media di  Ge­dung Shabara Polda Sumbar, Rabu (30/12) pagi sekitar pukul 09.00 WIB itu, trend tindak pidana tahun 2015 ini sebenarnya menunjukkan angka yang me­nurun jika dibanding tahun sebe­lumnya. Jika tahun 2015 ini tercatat ada 16.940 tindak pida­na, maka tahun sebelumnya tindak pidana di Sumbar men­capai 17.960 kasus.

Kapolda merinci dari 16 ribu lebih kasus tersebut, Pencurian Berat (Curat) menempati posisi tertinggi dengan jumlah kasus mencapai 2.842 kasus, diikuti oleh Pencurian Kendaraan Ber­motor (Curanmor) dengan 2.657 kasus, Penggelapan dengan 1.314 kasus, Penipuan 778 kasus, Pe­ngrusakan terhadap Fasilitas Umum (Fasum) 649 kasus, Pe­nga­niayaan Berat (Anirat) 531 kasus, Pencurian dengan Kekera­san (Curas) 456 kasus, Judi de­ngan 209 kasus, Kebakaran 152 kasus, Perkosaan 60 kasus, dan Ka­sus Pembunuhan menempati pe­ringkat terendah dengan 19 kasus.

Baca Juga : Angka Kesembuhan Covid-19 di Sumbar Mencapai 92,09 %

“Jika dibandingkan dengan Tahun 2014, pada Tahun 2015 enam kasus mengalami kenaikan, diantaranya Curat yang pada tahun ini mencapai 2.644 kasus, atau mengalami peningkatan sebanyak 198 kasus, Curas yang naik sebanyak 68 kasus dari 388 kasus meningkat di angka 388 kasus, Pembunuhan naik menjadi 19 kasus dari 6 kasus, kasus perkosaan yang naik menjadi tujuh kasus dari 53 ke 60 tindak pidana Perkosaan, Penggelapan dari 851 kasus ke 1.314 kasus dan Judi yang naik dari 177 kasus meningkat kepada 209 kasus,” papar Kapolda Sumbar, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjend Pol) Bambang Sri Herwanto.

Meningkatnya beberapa ka­sus di Sumatera Barat tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi Polda Sumbar selaku institusi kepolisian tertinggi di daeah yang terkenal dengan ‘Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah’ ini untuk menekan tingkat kri­minalitas.

Baca Juga : Ketua DW IV Jurai Kabupaten Pessel Terima Penghargaan Sebagai Penggiat Literasi

Bambang sendiri mengakui bahwa masih banyak hal yang harus dibenahi di tubuh jajaran­nya. ”Pekerjaan polisi ke depan akan semakin berat karena masih banyak kasus yang masih belum terselesaikan hingga saat ini, baik itu melibatkan oknum Polri maupun masyarakat umum,” akui Bambang yang didampingi Wakapolda Kombes Pol Dra Nur Afifa, Irwasda Kombes Pol  Drs Guntur serta para pejabat utama Polda Sumbar.

Sementara itu, terkait Pe­nyalahgunaan Narkoba yang selama ini menjadi momok di Sumatera Barat pada Tahun 2015 meningkat sebanyak 626 kasus. Jika dibandingkan dengan Tahun 2014, angka ini tentu sangatlah tinggi karena pada tahun lalu kasus penyalahgunaan Narkoba ‘hanya’ mencapai 389 kasus.

Baca Juga : Bupati Pessel Minta Masyarakat Gunakan Produk Lokal Karya UMKM

Selama tahun 2015, dari 626 kasus narkoba yang ada di seja­jaran Polda Sumbar, sebanyak 548 kasus dengan  sudah dilim­pahkan ke Pengadilan Negeri (PN) atau P-21. Sementara sisa­nya sebanyak 78 kasus masih dalam proses penyelidikan.

“Pengguna Narkoba pada tahun ini didominasi pada usia 30 tahun keatas dengan jumlah pengguna 462 kasus, diban­ding­kan Tahun 2014 hanya 242 kasus, disusul oleh usia remaja 16 hingga 19 tahun meningkat dari 34 pengguna menjadi 67 pelaku, namun usia 20-29 tahun jumlah pengguna barang haram tersebut sedikit bisa kita tekan menjadi 33 pengguna dari 225 pengguna pada tahun lalu,” ungkapnya.

Mengenai meningkatnya jum­lah pengguna pada kalangan re­ma­ja, Bambang sangat meng­kha­watirkan generasi penerus bangsa ini jauh akan meningkat di tahun-tahun mendatang.(h/mg-adl)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 28 Januari 2021 - 08:50:25 WIB

    Positif Covid-19 di Sumbar Mencapai 26.610 Kasus

    Positif Covid-19 di Sumbar Mencapai 26.610 Kasus Berdasarkan data yang dirilis Pemprov Sumbar pada Rabu (27/1/2021) terdapat 103 orang pasien terkonfirmasi positif. Sehingga total pasien yang terinfeksi mencapai 26.610 orang..
  • Kamis, 28 Januari 2021 - 08:47:11 WIB

    Angka Kesembuhan Covid-19 di Sumbar Mencapai 92,09 %

    Angka Kesembuhan Covid-19 di Sumbar Mencapai 92,09 % Berdasarkan data yang dirilis Pemprov Sumbar pada Rabu (27/1/2021) terjadi penambahan pasien yang terkonfirmasi sembuh. Penambahan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 148 orang..
  • Kamis, 28 Januari 2021 - 08:41:07 WIB

    Ketua DW IV Jurai Kabupaten Pessel Terima Penghargaan Sebagai Penggiat Literasi

    Ketua DW IV Jurai Kabupaten Pessel Terima Penghargaan Sebagai Penggiat Literasi Marhamah Betriadi menerima penghargaan sebagai Ketua Darmawanita IV Jurai Kabupaten Pessel sebagai Penggiat Literasi, dari Kepala Kantor Kementerian Agama. Berawal dari hobi membaca dan belajar menulis, serta ketertarikan den.
  • Kamis, 28 Januari 2021 - 08:39:59 WIB

    Bupati Pessel Minta Masyarakat Gunakan Produk Lokal Karya UMKM

    Bupati Pessel Minta Masyarakat Gunakan Produk Lokal Karya UMKM Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni meminta masyarakat untuk menggunakan produk lokal karya UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) sendiri. Karena dengan menggunakan produk lokal dalam keseharian akan turut mendukung pertumbuha.
  • Rabu, 27 Januari 2021 - 23:57:59 WIB

    Dirjen PPKL KLHK Tawarkan Empat Pendekatan Atasi Banjir Kalsel

    Dirjen PPKL KLHK Tawarkan Empat Pendekatan Atasi Banjir Kalsel Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), M.R. Karliansyah menawarkan empat pendekatan penanganan dan upaya pemulihan lingkungan di Kalimantan Selatan ke.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]