Luka Pilkada

Walnag Ganggo Hilia Pecat Sembilan Kepala Jorong


Sabtu, 02 Januari 2016 - 03:32:55 WIB
Walnag Ganggo Hilia Pecat Sembilan Kepala Jorong

Berdasarkan  surat yang diki­rim ke Pemerintah Daerah, Bon­dan mengaku benar dalam tinda­kannya memberhentikan kepala jorong yang tidak lagi loyal kepada w­a­li nagari sebagai pimpinan jorong di tingkat pemerintahan nagari.

Selain itu, Wali Nagari Bon­dan juga melaporkan indikasi keberpihakan para jorong yang diberhentikannya itu, kepada salah satu pasangan calon pada saat proses pemilihan bupati dan wakil bupati didaerah ini digelar.

Baca Juga : Alhamdulillah! Bayi Penderita Ekstrofi Bulli Bladder di Solok Dibantu Anggota DPR

Tindakan Bondan,  dinilai sewenang-wenang oleh beberapa kepala jorong yang mengadukan nasib mereka ke Pj Bupati Pasa­man Syofyan.

“Kami  sudah surati Wali Nagari Ganggo Hilia Kecamatan Bonjol, untuk membatalkan pen­co­potan kepala jorong di nagari­nya, namun nampaknya wali nagari itu tidak mengindahkan teguran pemerintah diatasnya. Atas dasar itulah, kami  surati kembali untuk pemanggilan wali nagari ,” kata Syofyan.

Baca Juga : Alokasi Pupuk Bersubsidi di Solsel Berkurang, Tidak Cocok dengan Target Tanam

Ditambahkan Asisten I Bi­dang Pemerintahan Dalisman, benar  adanya tindakan Wali Nagari Ganggo Hilia memecat kepala jorong yang menimbulkan keresahan ditengah-tengah mas­yarakat.

“Tindakan wali nagari itu,  juga telah menimbulkan dualisme kepemimpinan jorong di nagari­nya,” katanya.

Baca Juga : Jadi Biang Kerok Banjir, DPRD Sumbar Dorong Percepatan Normalisasi Batang Lembang

Ia mengatakan, dualisme kepe­mim­pinan jorong itu, tidak hanya menimbulkan keresahan, bahkan masyarakat yang tidak terima dengan tindakan wali nagari itu, berencana melakukan aksi unjuk rasa.

“Unjuk rasa dapat kami re­dam,  dengan melakukan diskusi bersama  massa pendukung sejum­lah Kepala Jorong itu. Kami berjanji,  memanggil Wali Nagari Bondan Kusbianto, Camat Bonjol Mardianto, dan Ketua Bamus Nagari  Ganggo Hilia, pada Senin (4/1),” sebutnya.

Baca Juga : Kodim 0305 Pasaman Temukan Kesadaran Warga Patuhi Prokes Masih Rendah

Menurutnya, pemerintah nanti akan  mengambil tindakan tegas kepada Wali Nagari. Pemda Pasa­man,  bisa saja melakukan peme­rik­saan khusus kepada Wali Naga­ri. Berdasarkan UU Desa nomor 6 tahun 2014 dan Peraturan Peme­rintah nomor 43 tahun 2014,  yang mengatur tentang pemerintahan desa, tidak dibenarkannnya Wali Nagari mencopot langsung Kepala Jorong bawahannya, melainkan melalui prosedur yang dibenarkan sesuai peraturan yang berlaku.

“Sementara ini, kami  sudah pesankan kepada Sekretaris Na­gari yang bersangkutan, bahwa Kepala Jorong yang sah dan resmi masih Kepala Jorong yang lama, bukan yang baru dilantik oleh Wali Nagari. Selain itu, Pemda me­ngingatkan kepada Seknag  tidak memberikan honor kepada Ke­pala Jorong pengganti itu,” pungkasnya. (h/col).

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]