Ribuan Pendaki Rayakan Tahun Baru di Gunung Talang


Sabtu, 02 Januari 2016 - 06:22:07 WIB
Ribuan Pendaki Rayakan Tahun Baru di Gunung Talang Ribuan pendaki merayakan malam tahun baru 2016 di Gunung Talang, Kabupaten Solok, Kamis (31/12) hingga Jumat (1/1) pagi. Mereka mendirikan tenda dan menggelar berbagai kegiatan. (ERI SATRI)

Pendaki yang datang ti­dak saja dari wilayah Su­matera Barat, melainkan juga dari Provinsi Riau, Bengkulu  dan Jambi. Me­re­ka juga terdiri dari bera­gam usia, mulai dari anak-anak sekolah dasar  hingga bapak-bapak yang sudah berusia di atas setangah abad.

Kepala Pos pendakian Gunung Talang jalur Aie Batumbuak, Zet di Aie Batumbuak, Jumat (1/1) mengatakan, ada dua jalur  yang digunakan pendaki untuk mencapai puncak Gunung Talang ini,yaitu jalur Bukit Sileh dan jalur Aie Batumbuak. Untuk ja­lur Aie Batumbauak saja, tercatat 2040 orang  pen­daki melewati jalur ini, semen­ta­ra yang melewati jalur Bukit Sileh belum ada data pasti.

Jalur Bukit Sileh bisa dipastikan jumlah pen­daki­nya jauh lebih sedikit dari yang melalui jalur Aie Ba­tumbuak, karena jalur Bukit Sileh sangat terjal dan hanya dilalui oleh pendaki yang telah berpengalaman.

Mungkin karena jalur Aie Batumbuak jauh lebih aman dan cocok bagi pemu­la, maka pada malam tahun baru ini, kata Zet, 2040 pendaki menempuh jalur ini. Mayoritas mereka ter­diri dari kalangan remaja, baik pria maupun wanita. Bahkan banyak juga di anta­ranya  anak-anak yang ma­sih sekolah di sekolah dasar dan orang tua berusia di atas lima puluh tahun.

Banyaknya anak anak dan orang tua  ikut men­daki Gunung Talang di ma­lam pergantian tahun 2016 ini, terjadi karena malam tahun baru  bertepatan dengan liburan panjang yang berbarengan dengan liburan sekolah.

“Karena pendakian ini banyak diikuti oleh anak-anak dan orang tua, maka kami menempatkan ranger mitra di sepanjang jalur Aie Batumbuak. Para ranger ini memonitor pendaki mulai dari pintu masuk hingga puncak gunung. Mereka dipersiapkan untuk me­ngantisipasi keadaan daru­rat yang sewaktu waktu bisa saja terjadi,”kata Zet.

Lebih jau Zet mengata­kan, untuk dapat melakukan pendakian ke puncak Gu­nung Talang, setiap pendaki dikenai biaya Rp 7.000 per orang. Dan pendaki yang memiliki kendaraan, bisa memarkir kendaraannya dengan membayar Rp10. 000 untuk kendaraan roda dua dan Rp20. 000 ken­daraan roda empat.

Para pendaki juga di­ingat­kan untuk memper­siapkan peralatan penda­kian yang memadai, karena pada malam tahun baru ter­jadi hujan deras yang diringi angin kencang.( h/eri)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]