Rosnini Savitri Bangga

Tiga Sekolah Rebut Adiwiyata Nasional


Senin, 04 Januari 2016 - 02:51:29 WIB
Tiga Sekolah Rebut Adiwiyata Nasional Pj Bupati Padang Pariaman Rosnini Savitri bersama penerima penghargaan Adiwiyata Nasional dan pengahrgaan Proklim di Ruang kerja Bupati, di Parit Malintang, Rabu (30/12). (BUSTANUL ARIFIN)

Hal ini sesuai dengan komitmen Pemerintah Daerah Kabu­paten Padang Pariaman da­lam upaya mendorong pe­les­tarian lingkungan hidup di Sekolah dan Lingkungan masyarakat. Penjabat Bu­pati Rosnini Savitri apresiasi Kepala Sekolah dan jajaran yang concern dalam mem­bentuk sekolah yang berwa­wasan lingkungan.

“Atas nama Pemerintah dan Masyarakat Padang Pariaman, saya sampaikan selamat dan terima kasih atas prestasi yang menjadi kebanggaan daerah. Saya kira prestasi ini menjadi motivasi bagi sekolah-seko­lah yang lain,” kata Rosnini ketika bersilaturahmi de­ngan penerima peng­har­gaan di ruang kerjanya, Parit Malintang, Rabu (30/12).

Dia menjelaskan, bahwa Penghargaan adiwiyata na­sio­nal sangat mem­bang­gakan daerah sebagai ben­tuk motivasi dan apresiasi dari Pemerintah Pusat. Ada­pun salah satu strateginya adalah membentuk duta lingkungan hidup dari siswa dan siswi di tiap-tiap sekolah yang kemudian mengajak siswa yang lain untuk ber­sama-sama menjadikan se­ko­lah yang hijau dan asri.

Kepala SDN 08 Nan Sa­ba­­ris Harismaliza, S.Pd me­nga­­takan, kesadaran siswa dan masyarakat dalam upa­ya pelestarian lingkungan hi­dup sudah meningkatdan ber­tanggung jawab dengan upa­­ya penyelamatan ling­ku­ngan hidup. “Kita rangkul ma­­syarakat dan mengajak sis­­wa menjadikan sekolah yang sehat, bersih dan hijau de­­ngan tanaman,” kata Ha­ris­­ma­liza. Penghargaan Adi­wi­yata Nasional Dasar SK Menteri No 610/MENLHK-BP2­S­DM/­2015 tertanggal 8 De­sem­ber 2015 diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta pada 14 Desember 2015. “Keberhasilan ini berkat kerjasama warga sekolah dengan Kantor Ling­­kungan Hidup dan Di­nas Pendidikan,” kata Kepa­la Kantor Lingkungan Hi­dup Kabupaten Padang Pa­ria­man, Buyung Oktorizal.

Penghargaan Proklim

Prestasi yang tak kalah hebatnya yang diraih dalam program pelestarian ling­kungan hidup yaitu Peng­har­gaan Proklim yang diraih oleh masyarakat Korong Kan­dang Ampek Keca­ma­tan 2x11 Kayu Tanam. Peng­har­gaan Proklim meru­pa­kan penghargaan terhadap ma­syarakat pada lokasi mi­ni­­­mal setingkat RW/Dusun dan maksimal setingkat Ke­lu­­rahan/Desa yang secara ber­kesinambungan telah me­laksanakan aksi lokal ter­kait dengan upaya adap­tasi dan mitigasi perubahan iklim.

“Untuk Sumatera Barat yang menerima Peng­har­gaan Proklim hanya Padang Pariaman. Untuk Indonesia hanya delapan provinsi,” kata Rosnini yang didam­pingi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumnetasi (PPID) Hendra Aswara.

Dijelaskannya, terdapat delapan Aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dikembangkan dan dilaksanakan di Korong Kandang Ampek yaitu Per­tama, Pengendalian banjir, longsor dan kekeringan. Kedua, Peningkatan keta­hanan pangan. Ketiga, Pe­na­nganan kenaikan muka air laut. Keempat, Pengen­dalian penyakit terkait ik­lim. Kelima, Pengelolaan dan pemanfaatan sampah/limbah. Keenam, Budidaya pertanian rendah emisi gas rumah kaca. Ketujuh, Pe­ning­katan tutupan vegetasi dan Kedelapan, Pencegahan dan penanggulangan keba­karan hutan dan lahan. “Ke­beradaan kelompok ma­sya­rakat dan tokoh lokal sa­ngat berperan sebagai peng­gerak pelaksanaan upa­ya adaptasi dan mitigasi pe­rubahan ik­lim. Alham­du­lillah, masya­ra­kat Korong Kan­dang Ampek berhasil me­ngaplikasinya,” kata Pj Bu­p­ati yang juga menjabat Ka­dis Kesehatan Sumbar itu. (h/bus)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 20 Februari 2020 - 14:11:33 WIB

    Tiga Nagari masih Tertinggal di Limapuluh Kota

    Tiga Nagari masih Tertinggal di Limapuluh Kota LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM -- Secara bertahap, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota terus berupaya untuk mendorong nagari-nagari yang ada keluar dari status ketertinggalan. Alhasil, sampai tahun ini, dari 79 nagari yang .
  • Selasa, 11 Februari 2020 - 18:37:32 WIB

    Pesisir Selatan Raih Nilai SAKIP 'B' Tiga Kali Berturut Turut

    Pesisir Selatan Raih Nilai SAKIP 'B' Tiga Kali Berturut Turut PAINAN, HARIANHALUAN.COM -- Kabupaten Pesisir Selatan kembali meraih penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2019 dengan predikat nilai B dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refor.
  • Ahad, 19 Januari 2020 - 18:28:15 WIB

    Tiga Rumah di Bayang Pessel Rusak Diterjang Tanah Longsor

    Tiga Rumah di Bayang Pessel Rusak Diterjang Tanah Longsor PAINAN, HARIANHALUAN.COM -- Tiga rumah Warga di Kampung Luhung Kenagarian Pasar Baru, Kecematan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, tertimpah tanah longsor, Sabtu (18/1/2020). Korban yang tertimpah tanah Longsor tersebut merup.
  • Senin, 13 Januari 2020 - 17:14:43 WIB

    Pemko Payakumbuh Sampaikan Tiga Ranperda ke DPRD Kota Payakumbuh

    Pemko Payakumbuh Sampaikan Tiga Ranperda ke DPRD Kota Payakumbuh PAYAKUMBUH,HARIANHALUAN.COM--Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menyampaikan tiga rancangan peraturan daerah (Ranperda) kepada DPRD kota Payakumbuh pada rapat paripurna pertama pada tahun 2020 di Aula Gedung DPRD Kota Payaku.
  • Sabtu, 28 Desember 2019 - 21:17:17 WIB

    Tiga Puskesmas di Padang Pariaman Dapat Tambahan Gedung Baru

    Tiga Puskesmas di Padang Pariaman Dapat Tambahan  Gedung Baru PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM-Tiga Puskesmas di Kabupaten Padang Pariaman mendapat tambahan pembangunan gedung pelayanan yang baru dengan DAK 2019, kini menunggu pemanfaatanya..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM