Penyebaran DBD Terus Meningkat

Dinkes Solsel Lakukan Pemantauan Berkala


Senin, 04 Januari 2016 - 02:58:50 WIB
Dinkes Solsel Lakukan Pemantauan Berkala

“Kita selalu melakukan pemantauan di tingkat Pus­kesmas dengan cara mela­kukan pembersihan ling­kungan dengan melakukan pemeriksaan jentik dan me­lakukan fogging (pe­ng­asa­pan) radius 100 meter dari lokasi temuan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Solsel, Novirman pada Haluan, (31/12).

Selain itu, upaya yang tengah dilakukan yaitu de­ngan memberikan sosi­ali­sasi dan pemberitahuan tingkat Nagari hingga ting­kat Kecamatan untuk mela­kukan pembersihan ling­kungan.

Baca Juga : Selasa Depan, 1.292 Tenaga Kesehatan di Agam Jalani Vaksinasi Covid-19

 ”Pada 2015, secara garis besar kita melihat total di Solsel adalah 77 persen. Artinya, penderita sebanyak 60 orang. Namun, tidak ada korban jiwa.  Apabila pen­derita mencapai 80 orang maka masuk pada ambang beresiko,” sebutnya.

Ia mengatakan untuk dua kecamatan di Solsel melebihi target sebab dae­rah tersebut banyak pen­derita DBD. Yakni, Keca­matan KPGD sebesar 107 persen dan Kecamatan Su­ngai Pagu sebesar 269 per­sen,  tapi secara total keca­matan masih dibawah tar­get.

Baca Juga : Disdik Solsel Bahas Kelanjutan Sekolah Tatap Muka

Ditambahkan, pada 20­14 penderita DBD sebanyak 19 orang dan satu orang meninggal, sedangkan pada 2013 tercatat 89 kasus.  Mengingat kondisi musim hujan. Dinas Kesehatan Solsel mengimbau ma­sya­rakat untuk lebih waspada terhadapa penularan pe­nyakit dikarenakan DBD penyakit yang mudah me­nular dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk Ae­des Aegypti.

“Kita imbau masyarakat lebih memprioritaskan ke­bersihan lingkungan denga pola menutup, menguras dan menimbun tempat pe­nam­pungan air,” terangnya.

Baca Juga : Berikut Rincian Sumber Bantuan Bencana Banjir Bandang Solsel 2019

Sementara, Kepala Seksi Pelayanan RSUD Solsel, Rini Wirdaningsih me­nye­butkan penderita DBD yang dirawat  sebanyak enam orang pasien dewasa dan satu orang anak-anak, de­ngan kondisi grade dua atau stadium dua, (31/12). “Se­luruh pasien tersebut masih bisa ditangani, saat ini dira­wat  ruang interne RSUD,” katanya.

Dilanjutkannya, terhi­tung semenjak bulan No­vem­ber hingga Desember pihaknya telah merawat pasien penyakit DBD se­kitar 20 orang dengan ren­tang usia 15-60 tahun. “Satu orang pasien dirujuk ke RSUP Mdjamil Padang pa­da 7 Desember dikarenakan permintaan pihak keluarga. Namun,tidak ada pasien yang meninggal,” tutupnya. (h/jef)

Baca Juga : Kuota Berkurang, Disperta Solsel Sarankan Petani Manfaatkan Pupuk Organik

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]