Jembatan Siti Nurbaya Jadi ‘Target’ Wisatawan untuk Habiskan Liburan


Senin, 04 Januari 2016 - 03:14:15 WIB
Jembatan Siti Nurbaya Jadi ‘Target’ Wisatawan untuk Habiskan Liburan

­Salah satu kawasan wi­sata yang tak kalah me­nariknya di Kota Padang adalah Jembatan Siti Nur­baya di sungai Batang Arau Kecamatan Padang Selatan, yang ceritanya sudah ter­kenal melegenda.

Waktu yang paling cocok untuk mengunjungi lokasi wisata ini yakni pada waktu menjelang matahari ter­benam, karena di sana pe­ngunjung dapat menyak­sikan keindahan matahari terbenam dari atas Jem­batan Siti Nurbaya.

Dari pantauan warta­wan, Sabtu(2/1) sekitar pu­kul 18.15 WIB, lokasi ini sudah ramai didatangi pe­ngunjung yang ingin menik­mati hari liburan bersama keluarga mereka sambil menikmati kuliner tra­di­sonal yakni jagung bakar serta pisang bakar yang harganya cukup bersahabat.

Yose (36) salah seorang pengunjung asal Pekanbaru Riau bersama keluarganya yang sedang menikmati su­asana liburan di Kota Pa­dang mengatakan, ia ber­sama istri dan dua orang anaknya saat ini lagi me­nikmati  liburan sekolah anak mereka. “Kunjungan kami ke Jembatan Siti Nur­baya ini baru pertama kali, namun sebelumnya lokasi kawasan wisata Jembatan Siti Nurbaya ini sudah se­ring kita dengar,” katanya.

Menurutnya, lokasi me­mang sudah bagus yang terletak di pusat kota. Apa­lagi di sini dekat dengan hotel yang memungkinkan para pengunjung untuk ke sini lebih besar.

Namun kita me­nya­yangkan sekali untuk jalur ke sini tidak ada lahan parkir khusus,sehingga ken­daraan/mobil yang datang parkirannya sembarangan saja di pinggiran jembatan.

“Saya melihat ke­ma­cetan akan terus meningkat ketika hari makin sore dan menjelang malam. Hal ini akan membuat para pe­ngunjung lain yang akan ke sini akan terjebak dalam kemacetan saja. Pengunjung hanya berputar di bawah jembatan berbalik arah dan mereka pun tidak bisa me­nikmati suasana di sini, apabila pinggir jembatan ini sudah dipenuhi kendaraan,” ujarnya.

Disarankannya, ha­rus­nya ada lahan parkir untuk wisatawan/pengunjung yang akan menikamati suasana di sini. Selain itu kebersihan di kawasan itu masih kurang.

“Harusnya para pe­da­gang menyediakan tempat khusus untuk sampah, se­hingga sampah itu tidak terlihat oleh pengunjung. Kemudian kalau bisa pe­dagang mendisain tempat/gerobak mereka lebih me­narik atau seragam seperti di daerah Batam tempat wisata yang pernah saya kunjungi,” ungkapnya.(*).

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]