Pelancong Keluhkan Banyak Pengemis di Objek Wisata


Senin, 04 Januari 2016 - 03:16:33 WIB
Pelancong Keluhkan Banyak Pengemis di Objek Wisata

Pantauan Haluan di beberapa objek wisata Kota Padang, kehadiran pengemis cukup banyak, sampai menggangu pengunjung yang menikmati pemandangan.

Salah seorang pengunjung di Pantai Padang Reni, mengatakan, kehadiran pengemis dalam sejam saja bisa mencapai 5 orang. Sepertinya kedatangan mereka sudah diatur.

“Mengganggu sih, ndak ya, tapi ndak enak saja rasanya kalau banyak mereka datang. Yang satu sudah dikasih, eh datang lagi,” jelas Reni.

Reni mengatakan, setiap ada keramaian selalu ada pengemis yang mengais rezeki. Baginya sebagai warga Kota Padang, hal itu tidak menjadi masalah. Tetapi, bagi pengunjung yang datang dari kota lain pasti heran melihat pengemis sangat banyak.

“Seharusnya saat musim liburan pemerintah bisa mengantisipasinya. Sebab, pengemis itu kuat, masih produktif dan tidak cacat. Kalau cacat kita mungkin kasihan,” ujar Reni.

Hal serupa juga dikatakan oleh Ahmad, warga Pasaman. Baginya berkunjung ke objek wisata di masa liburan bersama keluarga merupakan momen yang dinantikan. Karena bersamaan dengan masa liburan sekolah anak-anak.

“Kota Padang sudah berbenah di sektor wisatanya. Maka kita pilih Kota Padang menghabiskan liburan akhir tahun dan liburan sekolah,” terangnya.

Terkait dengan pembenahan objek wisata, dia menilai sudah sangat bagus. Hanya perlu ditata ketika ada lonjakan pengunjung yang cukup tinggi. Seperti parkir yang tidak terkelola dengan baik, pengemis yang meminta-minta tiada henti kepada pengunjung.

“Saran untuk Kota Padang, ketika di musim liburan lonjakan pengujung bisa dua kali lipat. Tapi Padang tidak siap sehingga parkir susah, ini yang menyebabkan macet. Selain itu, pengemis juga tidak terkontrol, masa selama kita di pantai pengemis datang sampai 10 orang,” katanya lagi.

Salah seorang pengemis yang sempat ditanya Haluan, Sabtu (2/1), Uut, mengatakan pada musim liburan ini pendapatannya bisa mencapai lima kali lipat. Biasanya dalam sehari dia hanya mendapatkan seratus ribu, sekarang bisa mencapai Rp 500 ribu kalau dia mau berjalan dari satu objek wisata ke objek yang lainnya.(h/ows)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]