Enam Rumah Tertimpa Longsor Bukit Kemuning


Senin, 04 Januari 2016 - 03:24:48 WIB
Enam Rumah Tertimpa Longsor Bukit Kemuning

Informasi yang didapat di lokasi kejadian, awalnya warga mendengar suara ge­mu­ruh dari Bukit Ke­mu­ning itu, enam unit rumah warga langsung tertimpa longsor beserta pepohonan hingga rusak parah. Bahkan saking parahnya, tanah long­sor itu masuk ke dalam rumah bahkan ke dalam kamar warga tersebut. Se­men­tara itu 2 unit rumah mengalami rusak ringan.

Beruntung dalam pe­ris­tiwa tersebut, tak ada korban jiwa, akan tetapi dari ke­jadian itu warga yang tinggal di sekitar pebukitan itu mengalami kerugian ma­terial hingga ratusan rupiah. Dalam kejadian itupun, pihak kepolisian setempat dan pihak Camat Sei Beduk dan pemerintah terkait se­perti kepala Dinas pe­ker­ja­an Umum (PU) Batam hi­ng­ga dinas sosial (Dinsos) Batam serta Badan pe­nang­gulangan bencana daerah (BPBD) Batam langsung turun kelokasi kejadian untuk membantu warga kena musibah.

Baca Juga : Asyiknya Wisata di Moosa Edufarm: Mengenal Sapi Wagyu Penghasil Daging Termahal di Dunia

Tak itu saja, warga yang menempati empat rumah itu langsung syok dan his­teris menangis melihat ru­mah­nya tertimpa longsor, karena sebagian pula ba­rang-barangnya tak bisa terselamatkan. Mereka lang­sung berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri. Namun beruntung tanah yang longsor berangsur-angsur hingga warga se­tem­pat bisa menyelamatkan barang-barangnya seperti perabot rumah tangganya.

Warga sekitar dibantu pihak kepolisian Sei Beduk dan Taruna siaga bencana (Tagana) Batam dengan sigapnya membantu warga memindahkan barang-ba­rang dari dalam rumah ke­tem­pat lebih aman seperti fasilitas umum (Fasum) diperumahan tersebut. Ak­an tetapi dalam kejadian itu, warga belum berani mem­bersihkan batang pohon yang tertimpa kerumahnya masing-masing.

Baca Juga : Lari Pagi Bersama Sandi Uno, Audy Joinaldy Bahas Strategi Pengembangan Pariwisata Sumbar

Setelah berhasil me­nye­la­matkan diri beserta ba­rang-barang warga, pihak perangkat RT dan Camat serta Kepolisian langsung mendirikan posko untuk menampung tempat tinggal warga sementara, namun ada juga warga yang kena musibah memilih tinggal dirumah keluarganya. War­ga disekitar pun dilarang tinggal dilokasi melihat ada longsor susulan,

Di lokasi, Soni Irmen, Ketua RT01/RW 22 Pe­ru­mahan Nusa Indah, ke­lu­rahan Mangsang, Sei Beduk, awalnya mendengar suara pohon sangat kuat seperti air dicampur dengan suara ge­muruh sangat kuat.

Baca Juga : Khusus Januari-Februari, Emersia Hotel Batusangkar Beri Paket Khusus Spesial Deal Rindu

Melihat tanah longsor dari Bukit Kemuning ini, dia pun langsung memukul pe­n­­tungan digerbangnya aga­r keluar warga dari ru­mah­nya masing-masing. Sesaat itu mereka masih menyaksikan kejadian itu, akan tetapi melihat longsornya berhenti mereka pun mulai me­min­dahkan barang-barangnya.

" Awalnya saya kaget mendengar suara keras dari pohon bukit itu. Kemudian saya lihat tanah longsor, sesaat itu juga saya pukul pentungan gerbang saya agar warga saya keluar dari rum­ah untuk selamatkan dirinya masing-masing," ujar Soni Irmen, saat itu dilokasi. (hk/ded)

Baca Juga : Tiket Masuk Wisata Pantai Gandoriah Bakal Mulai Gunakan Sistem Elektronik

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]