18 Kios Hangus, 13 Rusak

Pasar Padang Panjang Kembali Membara


Senin, 04 Januari 2016 - 03:34:15 WIB
Pasar Padang Panjang Kembali Membara Seorang pemilik kios mencari barang-barang berharga di antara puing-puing kios yang terbakar di pasar penampungan Padang Panjang, Minggu (3/1) pagi. (PIS)

PADANG PANJANG, HA­LUAN — Pasar Padang Pan­jang kembali membara. Si jago merah mengamuk, Ming­gu (3/1) sekitar pukul 05.10 subuh. Akibat peris­tiwa tersebut, sebanyak 18 kios penampungan yang berada di Los C Jalan Kha­tib Sulaiman itu hangus dilapap api.

Kepala Kantor Pasar Pengelolaan Pasar Rifnofen menyampaikan, akibat pe­ris­tiwa nahas tersebut, seti­dak­nya ada 18 kios penam­pungan yang terbakar, los buah 7 petak dan 6 petak kios yang kena imbas keba­karan, sehinggal total kios yang hangus dan rusak 31 unit.

Kepala UPTD Pema­dam Kebakaran Kota Pa­dang Panjang Kasi­mim, S.Sos ketika dihubungi me­nyebutkan, pihaknya mene­rima laporan kejadian di lokasi pasar Padang Panjang tersebut pada pukul 05.15 WIB dan seluruh personel yang siaga langsung diterjun­kan ke lokasi kejadian bersama 5 unit armada kebakaran.

 ”Berselang beberapa menit, beberapa unit armada kebakaran dari Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi dan Pariaman juga datang untuk memberikan ban­tuan pemadaman api. Api ber­hasil dipadamkan sekitar 40 menit kemudian,” terang Kasimin.

Dijelaskannya, meskipun selama proses pemadaman tidak ada kendala, tetapi karena lokasi kejadian yang berada di jalur yang sangat sempit, sehingga hanya satu mobil yang bisa sam­pai ke lokasi kejadian dan mobil-mobil yang lainnya memberikan suplai air, termasuk juga suplai air dari bunker di dekat kawasan Pasar.

“Alhamdulilah, selama pro­ses pemadaman kita tidak me­nga­lami kendala dan seluruh petugas bisa kembali di posko dengan selamat setelah kobaran api berhasil di­padamkan,” jelasnya.

 Dari pantauan di lapangan, seluruh kios yang terbakar, telah dipasangi police line dan peda­gang yang kiosnya terbakar telah membersihkan sisa-sisa barang dagangan mereka.

Hingga Minggu sore kemarin, belum diketahui kemana peda­gang yang menjadi korban keba­karan tersebut akan direlokasi maupun jenis bantuan yang me­reka da­patkan.  Apalagi, dari 31 kios yang terbakar tersebut, mereka adalah korban kebakaran yang terjadi pada tahun 2011 silam.

Kebakaran empat setengah tahun lalu itu menghanguskan 123 pe­tak toko di blok F, G dan los antara dua blok tersebut serta sebagian los pecah belah. Keru­gian ditaksir mencapai Rp 2 miliar lebih.

Kasi Perizinan, Pengaturan Pasar dan Ketertipan Pasar, Agung Satria  menyebutkan, bencana kebakaran yang melanda pedagang pasar khususnya peng­huni kios penampungan di los C telah menimbulkan kerugian material. 

Untuk jumlah kios yang terba­kar  setelah melakukan penyengecekan di lapangan ber­jumlah 31 unit bangunan. Di antaranya,  berjumlah 18 petak kios penampungan, 7  los mini dan 6 kios lainnya terkena imbas kebakaran hingga mengalami kerusakan.  

“Saat ini jajaran kepolian telah mengambil alih pengama­nan lokasi, dimana tidak satupun pedagang yang boleh mendekati kios. Hal itu guna untuk kelan­caran penyelidikan kepolisian,” terang Agung Satria.

Terpisah, Kasat Reskrim Pol­res Padang Panjang, Iptu Ismet mengatakan, untuk mengetahui sumber api dan penyebab dari kebakaran itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus.

Salah seorang pedagang yang terkena dampak kebakaran itu Edi menyatakan, peristiwa nahas itu diketahui setelah subuh. “Kami berharap pemerintah bisa memperhatikan korban keba­karan ini,” katanya.  (h/mg-pis)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM